
Bola.net - Manchester United sukses menahan imbang Chelsea pada laga pekan ke-13 Premier League 2021/2022. Dalam laga yang dihelat di Stamford Bridge, Minggu (28/11) malam WIB, Setan Merah memaksa tuan rumah berbagi angka 1-1.
United unggul dulu melalui sepakan Jadon Sancho. Kemudian, Chelsea membalas melalui eksekusi penalti Jorginho.
Setan Merah memang sukses meraih satu angka pada laga tersebut. Namun, hasil imbang ini sama sekali tak menggambarkan jalannya pertandingan.
Secara statistik, skuad besutan Michael Carrick ini layak dibilang sekadar beruntung tak menelan kekalahan pada laga ini. Ada sejumlah catatan yang menunjukkan betapa United tampil inferior kala menghadapi Chelsea.
Apa saja catatan-catatan tersebut? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Kalah Permainan

Secara permainan, tak ada hal yang menunjukkan Manchester United layak menang pada laga ini. Secara statistik, Setan Merah kalah segalanya dari Chelsea pada laga tersebut.
Dari segi penguasaan bola, United harus mengakui keunggulan Chelsea. Pada laga ini, menurut laman Whoscored, United hanya menguasai bola sebanyak 34,4%. Sementara, menurut laman statistik tersebut, Chelsea mendominasi dengan penguasaan bola sebanyak 65,6%.
Dari catatan pass allowed per defensive action (PPDA), Chelsea pun unggul. Mereka hanya memberi kesempatan para penggawa United melakukan rata-rata 5,38 umpan sebelum kehilangan bola. Sebaliknya, para penggawa Chelsea rata-rata mampu melepas 16,7 umpan sebelum kehilangan bola.
Kalah Gencar Bombardir Lawan

Kalah urusan penguasaan bola, United juga kalah dalam menciptakan peluang. Catatan peluang United dan Chelsea pada laga ini sangatlah jomplang.
Menurut laman Whoscored, pada laga ini, United hanya tiga kali melepas tembakan. Itupun hanya dua dari tiga tembakan mereka yang menyasar gawang Edouard Mendy.
Sebaliknya, Chelsea melepas 24 tembakan ke gawang Manchester United. Enam di antara 24 tembakan tersebut, termasuk satu sepakan penalti, mengarah ke gawang David De Gea.
Kalah Kualitas Peluang

Tak hanya soal kuantitas, perkara kualitas peluang pun United harus mengakui keunggulan Chelsea. Laman Understat mencatat bahwa kualitas peluang Chelsea lebih dari empat kali lipat dibanding kualitas peluang Setan Merah.
Pada laga ini, menurut laman Understat, Chelsea memiliki nilai expected goals (xG) sebesar 2,35. Sementara, nilai xG United hanya berada di angka 0,56.
Nilai xG sendiri adalah nilai yang lazim dipakai mengukur kualitas dari sebuah peluang. Ada sejumlah parameter yang dipakai untuk mengukur nilai xG, salah satunya adalah posisi dari peluang tersebut.
Menang Beruntung

Tak salah jika United disebut sangat dinaungi dewi fortuna pada laga ini. Dari sebuah skema serangan balik, yang dilanjutkan kesalahan pemain Chelsea, Jadon Sancho mampu membobol gawang Mendy. Nilai xG peluang Sancho tersebut ada di angka 0,51, lebih dari 90% nilai xG United pada laga tersebut.
Tak hanya beruntung mampu mencetak gol, United beruntung hanya kebobolan satu gol pada laga tersebut. Keberuntungan ini datang dalam wujud buruknya penyelesaian akhir para penggawa Chelsea.
Dari 24 peluang yang mereka miliki, ada sepuluh peluang Chelsea yang melenceng dari sasaran. Secara statistik, nilai xG sepuluh peluang tersebut mencapai 0,57, lebih besar dibanding seluruh nilai xG United pada laga ini.
Timo Werner merupakan pemain Chelsea yang peluang melesetnya memiliki nilai terbesar. Peluang Werner pada menit ke-24 tersebut memiliki nilai xG 0,14.
De Gea Pahlawan

Selain itu, keberuntungan United juga datang dalam wujud David De Gea. Kiper asal Spanyol ini tampil apik pada laga tersebut untuk menghalau peluang demi peluang Chelsea.
Dalam catatan Whoscored, ada lima peluang Chelsea yang diselamatkan De Gea pada laga ini. Nilai xG lima peluang ini mencapai 0,59, lebih besar dari nilai xG seluruh peluang United pada laga tersebut.
Klasemen Premier League
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Carrick Puji Habis-habiskan Trio McTominay, Matic, dan Fred: Mereka Fantastis!
- Ronaldo Saat Lawan Chelsea: Cadangan, Kontribusi Minim, Nyelonong ke Ruang Ganti, dan Marah?
- Peringatan untuk Rangnick: Melatih MU Itu Susah Lho!
- Tuchel Jelaskan Alasan Timo Werner Gak Maksimal Lawan MU
- Bikin Blunder Kontra Manchester United, Jorginho Dicap Arogan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Imbang Lawan Chelsea Diprediksi Bakal Ubah Nasib Manchester United
Liga Inggris 29 November 2021, 20:42
-
Kesalnya Michael Carrick Lihat Chelsea Dapat Penalti
Liga Inggris 29 November 2021, 19:01
-
Diincar Chelsea dan Bayern Munchen, Federico Chiesa Pilih Setia di Juventus
Liga Italia 29 November 2021, 18:07
-
Tahan Imbang Chelsea, Evaluasi Michael Carrick: Pertahanan MU Semakin Oke!
Liga Inggris 29 November 2021, 17:10
-
Chelsea 1-1 Manchester United: Setan Merah Cuma Beruntung
Liga Inggris 29 November 2021, 11:52
LATEST UPDATE
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
-
Hasil Race 1 WorldSBK Australia 2026: Ducati Sapu Bersih 3 Podium, Nicolo Bulega Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 12:43
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR