
Bola.net - Chelsea memasuki fase krusial musim dengan tekanan besar di bawah pelatih anyar Liam Rosenior. Kekalahan 0-3 dari Everton di Premier League akhir pekan kemarin memperpanjang tren negatif yang memicu pertanyaan soal arah tim.
Posisi Chelsea kini berada di peringkat keenam Liga Inggris dengan peluang finis lima besar masih terbuka. Namun, jarak dengan zona empat besar mulai melebar dan menyisakan ruang kesalahan yang semakin kecil.
Di tengah situasi ini, manajemen klub tetap memberikan dukungan penuh kepada Rosenior. Akan tetapi, performa di lapangan menunjukkan inkonsistensi yang perlu segera diperbaiki.
Awal Menjanjikan, Laju Mulai Tersendat

Rosenior memulai kariernya di Chelsea dengan impresif melalui empat kemenangan beruntun di Liga Inggris. Saat itu, tim berhasil naik ke zona Liga Champions dan meredam keraguan awal.
Namun, performa Chelsea menurun dengan hanya satu kemenangan dari enam laga terakhir. Hasil ini membuat mereka kembali turun ke posisi keenam klasemen sementara.
Adaptasi Taktik Jadi Tantangan

Pada bulan pertama, Rosenior masih mengandalkan pendekatan taktik peninggalan Enzo Maresca. Hal ini dilakukan karena minimnya waktu latihan sejak kedatangannya di pertengahan musim.
Namun, setelah mulai menerapkan filosofi sendiri, performa tim justru mengalami penurunan. Intensitas permainan dan konsistensi menjadi masalah yang terus muncul di setiap pertandingan.
Jadwal Padat dan Rotasi Berlebihan

Chelsea menghadapi beban pertandingan yang sangat tinggi dalam dua musim terakhir. Total 113 laga sejak awal musim lalu membuat kondisi fisik pemain menjadi perhatian utama.
Untuk mengatasinya, Rosenior melakukan 99 perubahan susunan pemain di Liga Inggris musim ini. Akan tetapi, rotasi masif ini berdampak pada kurangnya kestabilan permainan tim.
Tekanan Internal dan Eksternal

Kritik tidak hanya datang dari luar, tetapi juga muncul dari dalam tim. Wakil kapten Enzo Fernandez mengungkapkan kekecewaan atas perubahan arah tim setelah pergantian pelatih.
Rosenior merespons dengan menegaskan bahwa sang gelandang tetap berkomitmen. Namun, situasi ini menunjukkan adanya ketegangan yang perlu dikelola dengan hati-hati.
Chelsea juga menghadapi tekanan dari suporter yang mulai menunjukkan ketidakpuasan terhadap kepemilikan klub. Di sisi lain, target lolos ke Liga Champions tetap menjadi prioritas utama yang menentukan masa depan banyak pihak.
Rosenior masih memiliki waktu untuk membuktikan kapasitasnya bersama Chelsea. Namun, hasil dalam beberapa pekan ke depan akan sangat menentukan apakah proyek ini benar-benar menunjukkan progres atau justru berjalan di tempat.
Sumber: BBC Sport
Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nasib Liam Rosenior di Chelsea Ditentukan Tiket Liga Champions
Liga Inggris 24 Maret 2026, 22:07
-
Strahinja Pavlovic Curi Perhatian Chelsea Usai Tampil Gemilang Bersama Milan
Liga Italia 24 Maret 2026, 12:42
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR