
Bola.net - Chelsea semakin mendekati kegagalan lolos ke Liga Champions musim depan. Performa buruk dalam beberapa pekan terakhir membuat posisi mereka di klasemen semakin terancam.
Kekalahan 0-3 dari Everton menjadi pukulan terbaru bagi tim asuhan Liam Rosenior. Hasil tersebut membuat mereka tertinggal dalam perebutan posisi lima besar.
Rentetan hasil negatif ini bukan kejadian yang berdiri sendiri. Chelsea juga mengalami kekalahan telak dari PSG di Liga Champions dengan agregat mencolok 2-8.
Tekanan terhadap Rosenior semakin besar di tengah situasi sulit ini. Namun, menyalahkan pelatih sepenuhnya dinilai tidak adil.
Performa Buruk yang Terus Berlanjut

Chelsea mencatatkan empat kekalahan beruntun di semua kompetisi. Mereka bahkan gagal mencetak gol dalam tiga pertandingan terakhir.
Selama periode tersebut, lini pertahanan mereka sangat rapuh. Sebanyak 12 gol bersarang ke gawang Chelsea.
Hasil buruk ini membuat peluang ke Liga Champions semakin menipis. Tim terlihat kehilangan arah dalam permainan.
Performa yang tidak konsisten menjadi masalah utama. Chelsea kesulitan bangkit dari tekanan yang terus meningkat.
Rosenior Bukan Akar Masalah

Liam Rosenior memang berada dalam sorotan tajam. Namun, ia dinilai lebih sebagai korban daripada penyebab masalah.
Pelatih berusia 41 tahun itu mewarisi tim dengan struktur yang tidak seimbang. Keputusan manajemen sebelumnya turut memengaruhi kondisi saat ini.
Rosenior sendiri dianggap sebagai pelatih potensial. Namun, tanggung jawab besar di Chelsea datang terlalu cepat baginya.
Kurangnya pengalaman di level tertinggi menjadi kendala. Hal ini terlihat dari beberapa keputusan yang menuai kritik.
Kebijakan Transfer yang Dipertanyakan

Chelsea telah mengeluarkan dana besar dalam beberapa tahun terakhir. Namun, hasilnya tidak sebanding dengan investasi tersebut.
Klub lebih banyak mendatangkan pemain muda berpotensi. Sementara posisi penting seperti kiper justru kurang diperhatikan.
Beberapa nama seperti Jamie Gittens, Alejandro Garnacho, dan Estevao didatangkan dengan biaya besar. Namun, kebutuhan mendesak di sektor lain belum terpenuhi.
Keputusan untuk tidak merekrut kiper berpengalaman juga menjadi sorotan. Hal ini berdampak langsung pada performa tim di lapangan.
Masalah Kiper dan Lini Belakang

Posisi penjaga gawang menjadi titik lemah Chelsea. Robert Sanchez dan Filip Jorgensen belum mampu memberikan rasa aman.
Keduanya kerap melakukan kesalahan krusial. Hal ini membuat lini belakang semakin tidak stabil.
Pergantian kiper yang terus terjadi juga memengaruhi koordinasi tim. Pertahanan Chelsea menjadi mudah ditembus lawan.
Situasi ini menunjukkan kurangnya perencanaan matang. Chelsea masih mencari solusi di posisi yang sangat vital.
Kurangnya Pengalaman di Kursi Pelatih

Chelsea kini menerapkan pendekatan baru dalam memilih pelatih. Mereka lebih memilih sosok muda dibandingkan pelatih berpengalaman.
Pendekatan ini berbeda dengan era sebelumnya. Saat itu, klub mendatangkan pelatih besar dengan rekam jejak kuat.
Nama-nama seperti Jose Mourinho, Carlo Ancelotti, Antonio Conte, dan Thomas Tuchel pernah membawa stabilitas. Kini, pendekatan tersebut tidak lagi digunakan.
Rosenior menjadi simbol dari perubahan tersebut. Namun, tanpa dukungan struktur yang kuat, ia dan tim kesulitan berkembang.
Sumber: ESPN
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nasib Liam Rosenior di Chelsea Ditentukan Tiket Liga Champions
Liga Inggris 24 Maret 2026, 22:07
-
Strahinja Pavlovic Curi Perhatian Chelsea Usai Tampil Gemilang Bersama Milan
Liga Italia 24 Maret 2026, 12:42
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR