Bola.net - Musim 2019/2020 dinilai bakal menjadi momen yang sulit bagi Chelsea. Bahkan, pengamat sepak bola Inggris, Chris Sutton, menyebut Chelsea ibarat bermain dayung tetapi memakai sampan.
Chelsea mengakhiri musim 2018/19 dengan cukup apik. Mereka mampu berada di empat besar klasemen akhir Premier League. The Blues juga meraih juara di pentas Liga Europa.
Akan tetapi, petaka datang satu per satu. Dimulai dari sanksi larangan membeli pemain baru di bursa transfer musim panas 2019. Chelsea kemudian kehilangan Eden Hazard.
Tak cukup, manajer Maurizio Sarri juga dilepas ke Juventus. Kondisi tim benar-benar tidak ideal untuk The Blues. Simak komentar lengkap Chris Sutton di bawah ini ya Bolaneters.
Kondisi Tidak Ideal Chelsea
Dengan kondisi yang tidak ideal, Chelsea langsung bertemu Manchester United di pekan pertama Premier League. Laga pun digelar di Old Trafford. Hasilnya, Chelsea kalah dengan skor 4-0.
"Ini ibarat bermain di final dayung Olimpiade dan diminta untuk bertanding dengan sebuah sampan," ucap Chris Sutton dikutip dari BBC Sport.
"Dan, Anda juga kehilangan Steve Redgrave [atlet dayung legendaris Inggris]," sambung Chris Sutton untuk menggambarkan kepergian Eden Hazard yang pindah ke Real Madrid.
Menurut Chris Sutton, sosok Eden Hazard tidak dipungkiri lagi punya peran yang begitu krusial di Chelsea. "Dia sudah memimpin klub selama bertahun-tahun. Dia pindah dan klub tidak membeli pemain baru," paparnya.
Tugas Maha Sulit bagi Frank Lampard
Chris Sutton melanjutkan, musim 2019/2020 akan menjadi momen yang sangat berat bagi Frank Lampard. Meskipun di awal musim dia mendapat dukungan dari fans, belum tentu itu akan bertahan sampai akhir musim.
"Yang pasti Lampard butuh waktu, tetapi sang pemilik klub [Roman Abramovich] tidak memberi waktu pada manajer sebelumnya. Jika Chelsea finis di posisi ke-8 atau ke-10, Lampard tidak akan di Chelsea musim depan," ulas Chris Sutton.
Setelah kalah dari Manchester United, Chelsea akan berjumpa Liverpool pada laga terdekat. Kedua tim berjumpa pada Piala Super Eropa, Kamis (15/8/2019) dini hari WIB.
Sumber: BBC Sport
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lampard: Tak Ada yang Bisa Menggantikan Hazard
Liga Inggris 13 Agustus 2019, 22:54
-
Liverpool vs Chelsea, Lampard Tak Akan Banyak Ubah Taktiknya
Lain Lain 13 Agustus 2019, 22:25
-
Dapat Peluang Emas, Tammy Abraham Dituntut Berikan yang Terbaik di Chelsea
Liga Inggris 13 Agustus 2019, 22:00
-
Lampard Sudah Petik Pelajaran dari Laga Lawan Manchester United
Liga Inggris 13 Agustus 2019, 21:52
-
Liverpool vs Chelsea, Kante Terancam Absen
Lain Lain 13 Agustus 2019, 20:51
LATEST UPDATE
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR