
Bola.net - Chelsea kembali menjadi sorotan setelah memutuskan memecat pelatih Liam Rosenior secara mendadak. Keputusan ini menambah panjang daftar ketidakstabilan yang dialami klub asal London tersebut.
Pemecatan ini terjadi usai kekalahan telak 0-3 dari Brighton & Hove Albion. Hasil tersebut memperpanjang catatan buruk tanpa gol dalam lima laga liga berturut-turut.
Rosenior sebenarnya baru menjabat sejak Januari setelah menggantikan Enzo Maresca. Namun, ia hanya bertahan 106 hari dari kontrak jangka panjang yang telah disepakati.
Situasi ini memunculkan pertanyaan besar mengenai arah Chelsea ke depan. Selain itu, masa depan Rosenior juga menjadi bahan spekulasi setelah pemecatan tersebut.
Chelsea Terancam Gagal ke Kompetisi Eropa

Chelsea kini berada di peringkat kedelapan klasemen Premier League dengan 48 poin. Posisi mereka bahkan sudah disalip Bournemouth dalam perebutan tiket kompetisi Eropa.
Jarak tujuh poin dari posisi kelima yang ditempati Liverpool membuat peluang ke Liga Champions semakin kecil. Dengan hanya empat laga tersisa, situasi ini menjadi sangat sulit dibalikkan.
Skenario lolos ke Liga Champions masih ada, tetapi sangat rumit. Chelsea harus finis keenam sambil berharap kombinasi hasil tim lain berjalan sesuai harapan.
Jika gagal ke Eropa, ini akan menjadi kemunduran besar bagi klub. Mereka berpotensi mencatatkan kegagalan tampil di Liga Champions untuk ketiga kalinya dalam empat musim terakhir.
Dampak Finansial dan Nilai Klub

Kegagalan lolos ke Liga Champions juga berdampak besar secara finansial. Chelsea berisiko kehilangan pemasukan dari hadiah UEFA dan pendapatan hari pertandingan.
Nilai skuad mereka yang mencapai 1,2 miliar euro berpotensi menjadi yang tertinggi tanpa partisipasi Liga Champions. Angka ini setara sekitar Rp28 triliun.
Situasi ini mengingatkan pada musim 2022-2023 ketika mereka juga gagal ke kompetisi elite Eropa. Saat itu, nilai klub mencapai 1 miliar euro atau sekitar Rp23 triliun.
Tanpa kompetisi Eropa, Chelsea bahkan bisa absen total dari semua turnamen kontinental. Hal ini hanya terjadi dua kali sejak era modern klub dimulai pada akhir 1990-an.
Kompensasi Besar untuk Liam Rosenior

Pemecatan Rosenior juga berpotensi menimbulkan beban finansial tambahan bagi klub. Ia sebelumnya menandatangani kontrak hingga 2032 dengan durasi enam setengah tahun.
Dengan gaji sekitar 4 juta pounds per tahun, kompensasi yang harus dibayar bisa sangat besar. Nilainya diperkirakan mencapai lebih dari 24 juta pounds atau sekitar Rp560 miliar.
Namun, laporan menyebut adanya klausul pemutusan kontrak dalam kesepakatan tersebut. Hal ini memungkinkan Chelsea membayar kompensasi lebih rendah dari angka maksimal.
Meski demikian, pengeluaran ini tetap menambah daftar biaya besar yang sudah dikeluarkan klub dalam beberapa tahun terakhir. Termasuk kompensasi untuk pelatih sebelumnya seperti Graham Potter dan Thomas Tuchel.
Siapa Pengganti Rosenior?

Untuk sementara, Chelsea menunjuk pelatih interim hingga akhir musim. Namun, klub tentu membutuhkan solusi jangka panjang untuk mengembalikan stabilitas tim.
Beberapa nama mulai dikaitkan sebagai kandidat pelatih baru. Di antaranya Xabi Alonso dan Filipe Luis yang dinilai memiliki potensi besar.
Keputusan berikutnya akan sangat krusial bagi masa depan klub. Kesalahan dalam memilih pelatih bisa memperpanjang periode sulit yang sedang mereka alami.
Chelsea membutuhkan arah yang jelas untuk kembali bersaing di level tertinggi. Tanpa langkah tepat, mereka berisiko semakin tertinggal dari rival-rivalnya.
Sumber: FotMob
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid vs Manchester City dalam Perburuan Enzo Fernandez
Liga Spanyol 23 April 2026, 23:04
-
Siapa Calum McFarlane? Pelatih Sementara Chelsea Saat Ini
Liga Inggris 23 April 2026, 13:53
-
Chelsea Janji Evaluasi Internal Usai Pecat Liam Rosenior
Liga Inggris 23 April 2026, 12:22
-
Legenda Chelsea Terkejut Liam Rosenior Dipecat
Liga Inggris 23 April 2026, 12:20
LATEST UPDATE
-
Baru Pekan ke-2, Bek Asing Bali United Cedera Parah dan Absen Hingga Akhir Musim
Bola Indonesia 11 September 2026, 22:36
-
Janji Shin Tae-yong: Persija Dapat 3 Poin Lawan Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:50
-
Hasil BRI Super League: Duel Dewa United vs Bhayangkara Berakhir Imbang 2-2
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:14
-
Prediksi Madrid vs Rayo 13 September 2026
Liga Spanyol 11 September 2026, 21:10
-
Menpora Erick Thohir Minta Olahraga Dianggap Sebagai Investasi, Bukan Beban Biaya
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:30
-
Prediksi Sunderland vs Arsenal 13 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 20:09
-
Balsa Sekulic Tertantang Bobol Gawang Persija Lagi
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:02
-
Teja Paku Alam Siap Tampil di Laga Persija vs Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:36
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Isenmulang FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Borneo FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:16
-
Prediksi Lazio vs Milan 12 September 2026
Liga Italia 11 September 2026, 19:07
-
Hasil BRI Super League: Dwigol Jose Enrique Bawa Persik Tenggelamkan Garudayaksa
Bola Indonesia 11 September 2026, 17:31
-
Prediksi BRI Super League: PSS Sleman vs Madura United 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 16:56
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
























KOMENTAR