
Bola.net - Chelsea bakal menghadapi pertandingan sulit akhir pekan ini. Sabtu (22/2/2020) mendatang, The Blues disambangi Tottenham Hotspur pada laga lanjutan Premier League 2019/20.
Pertandingan itu penting bagi pasukan Frank Lampard, empat besar dipertaruhkan. Jika kalah, Chelsea harus rela digusur Spurs yang saat ini mengintai dari peringkat kelima.
Terakhir kali Chelsea menghadapi Tottenham, di London Utara akhir tahun lalu, Lampard membuktikan kegeniusannya dalam meramu taktik. Dia memilih menurunkan barisan tiga bek yang mengejutkan Jose Mourinho dan pemain-pemain Spurs.
Chelsea pun berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 2-0. Tottenham tidak bisa menemukan cara yang tepat untuk menghadapi perubahan taktik Lampard.
Akankah hal yang sama terulang lagi akhir pekan ini?
Justru Merosot
Bagi para pemain dan pelatih, kemenangan atas Spurs tahun lalu merupakan cara membuktikan kualitas mereka pada pertandingan besar. Ini merupakan kemenangan atas tim the big six dengan eksekusi taktik yang jitu.
Sayangnya, menurut Football London, Chelsea justru tidak bisa menyamai level permainan yang sama setelah mengalahkan Tottenham. Performa skuad Lampard terus merosot, bahkan sampai saat ini.
Tercatat, Chelsea hanya memetik dua kemenangan dari delapan pertandingan terakhir di Premier League. Jika hanya menghitung delapan laga ini, Chelsea seharusnya menghuni papan bawah klasemen sementara.
Selebrasi pemain Tottenham saat melawan West Ham, Sabtu (23/11/2019) malam WIB. (c) AP Photo
Spurs, di sisi lain, terus berkembang sejak dikalahkan Chelsea. Mourinho mampu merangkai kemenangan demi kemenangan, yang sayangnya disulitkan dengan cedera sejumlah pemain pilar.
Akhir pekan ini, Lampard boleh jadi menerapkan perubahan taktik yang sama, tapi jelas berisiko. Mourinho sepertinya bukanlah pelatih yang bisa ditipu dua kali oleh trik yang sama.
Taktik tiga bek ala Lampard ini juga tidak sempurna. Dia pernah mencoba taktik serupa ketika menghadapi Arsenal, yang ternyata gagal total.
"Ini bukan soal tiga bek tetapi Mikel Arteta tidak bodoh. Dia melihat kami bermain baik di Tottenham dan menemukan cara untuk menyulitkan pemain belakang kami," tutur Lampard beberapa pekan lalu.
Sama-Sama Bermasalah
Akhir pekan ini, entah Lampard menerapkan perubahan taktik yang sama atau tidak, duel Chelsea vs Spurs diyakini menarik.
Kedua tim sama-sama bermasalah. Kekuatan Spurs merosot drastis karena cedera panjang Harry Kane dan ternyar Son Heung-Min. Chelsea pun tidak terlalu meyakinkan beberapa pertandingan terakhir.
Adu taktik Lampard dan Mourinho bisa jadi menentukan hasil akhir. Meski bukan formasi tiga bek, Lampard harus menyiapkan kejutan lainnya.
Sumber: Football London
Baca ini juga ya!
- Tottenham Kalah dan Jose Mourinho Cemas karena 3 Pemainnya 'Tewas'
- Nestapa 2 Klub Inggris di Leg Pertama Babak 16 Besar Liga Champions
- Fakta Julian Nagelsmann, 'Baby Mourinho' yang Kalahkan Jose Mourinho
- Highlights Liga Champions: Tottenham 0-1 RB Leipzig
- Hasil Pertandingan Tottenham vs RB Leipzig: Skor 0-1
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Abaikan Chelsea, Moussa Dembele Pilih Gabung Manchester United
Liga Inggris 20 Februari 2020, 20:40
-
Inter Milan Saingi Juventus untuk Transfer Emerson Palmieri
Liga Italia 20 Februari 2020, 18:40
-
Mau Marcos Alonso, Inter Milan Diminta Siapkan Uang Segini
Liga Italia 20 Februari 2020, 18:20
-
Setelah Dikalahkan Manchester United, Apakah Chelsea Masih Punya Peluang 4 Besar?
Liga Inggris 20 Februari 2020, 13:37
-
Chelsea vs Tottenham: Adu Taktik, Bisakah Frank Lampard Kejutkan Mourinho Lagi?
Liga Inggris 20 Februari 2020, 13:30
LATEST UPDATE
-
Marc Marquez Curhat Soal Sulitnya Lawan Alex Marquez, Harus Lupakan Status Saudara
Otomotif 8 Januari 2026, 13:21
-
Meski Cetak Dua Gol, Benjamin Sesko Dinilai Tak Layak Bela Man Utd
Liga Inggris 8 Januari 2026, 12:23
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 12:03
-
Kesempatan Emas Arsenal Perlebar Jarak Setelah Man City dan Villa Terpeleset
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:49
-
Ini Alasan Liam Rosenior Tak Pimpin Chelsea Saat Lawan Fulham
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:29
-
Tiga Pemain Muda Persija Siap Asah Jam Terbang di Klub Baru
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 11:09
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR