Bola.net - Bek sayap Chelsea, Ashley Cole berada dalam dilema terkait dengan kasus yang menimpa kedua sahabatnya, John Terry dan Anton Ferdinand. Meski begitu, Cole beranggapan jika seharusnya kasus pelecehan rasial yang dituduhkan kepada Terry tidak seharusnya dibawa ke pengadilan.
"Ini seharusnya bukan masalah besar, kita semua seharusnya tidak duduk disini," ucap Cole ketika bersaksi meringankan Terry di pengadilan.
Terry dituding mengatakan kalimat berbau rasis kepada bek QPR, Anton Ferdinand, saat Chelsea takluk 0-1 di Loftus Road. Saat bersaksi untuk Terry di persidangan, Cole dengan gamblang menyebut Anton yang terlebih dahulu melakukan provokasi kepada Terry.
Cole mengaku melihat Anton mengolok-olok Terry dengan mengingatkan kepada kasus perselingkuhan dengan tunangan Wayne Bridge, Vanessa Perroncel. Anton sendiri sudah mengakui jika dirinya memang memprovokasi Terry sesuai dengan kesaksian Cole.
Bek berusia 31 tahun ini kemudian melanjutkan jika usai pertandingan dirinya menghampiri Anton dan menanyakan apakah Terry sudah mengatakan hal rasis. Menurut kesaksian Cole, saat itu Anton berkata: "Tidak, tidak, semuanya baik-baik saja."
Sementara jaksa penuntut meragukan kesaksian Cole dengan mengatakan: "Anda tidak bisa membantu kami dengan apa yang dikatakan Terry yang saat itu berjarak dekat. Tetapi Anda bisa mengerti apa yang diucapkan Anton dari jarak lebih dari 20 meter."
Cole saat itu menimpali pertanyaan jaksa penuntut dengan berkata: "Saya tidak bisa mendengar semua hal."
Selain Cole, dukungan untuk Terry juga datang dari mantan Manajer Chelsea, Jose Mourinho dan juga 19 bintang Chelsea lainnya. (sun/mac)
"Ini seharusnya bukan masalah besar, kita semua seharusnya tidak duduk disini," ucap Cole ketika bersaksi meringankan Terry di pengadilan.
Terry dituding mengatakan kalimat berbau rasis kepada bek QPR, Anton Ferdinand, saat Chelsea takluk 0-1 di Loftus Road. Saat bersaksi untuk Terry di persidangan, Cole dengan gamblang menyebut Anton yang terlebih dahulu melakukan provokasi kepada Terry.
Cole mengaku melihat Anton mengolok-olok Terry dengan mengingatkan kepada kasus perselingkuhan dengan tunangan Wayne Bridge, Vanessa Perroncel. Anton sendiri sudah mengakui jika dirinya memang memprovokasi Terry sesuai dengan kesaksian Cole.
Bek berusia 31 tahun ini kemudian melanjutkan jika usai pertandingan dirinya menghampiri Anton dan menanyakan apakah Terry sudah mengatakan hal rasis. Menurut kesaksian Cole, saat itu Anton berkata: "Tidak, tidak, semuanya baik-baik saja."
Sementara jaksa penuntut meragukan kesaksian Cole dengan mengatakan: "Anda tidak bisa membantu kami dengan apa yang dikatakan Terry yang saat itu berjarak dekat. Tetapi Anda bisa mengerti apa yang diucapkan Anton dari jarak lebih dari 20 meter."
Cole saat itu menimpali pertanyaan jaksa penuntut dengan berkata: "Saya tidak bisa mendengar semua hal."
Selain Cole, dukungan untuk Terry juga datang dari mantan Manajer Chelsea, Jose Mourinho dan juga 19 bintang Chelsea lainnya. (sun/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cole Bela Terry: Anton Yang Terlebih Dahulu Provokasi
Liga Inggris 12 Juli 2012, 14:43
-
Villas-Boas Masih Tak Terima Dipecat Chelsea
Liga Inggris 12 Juli 2012, 14:31
-
Negosiasi Maicon dan Chelsea Terganjal
Liga Inggris 12 Juli 2012, 13:23
-
Benayoun Ragukan Masa Depannya di Chelsea
Liga Inggris 12 Juli 2012, 12:48
-
Mourinho dan Chelsea Dukung John Terry
Liga Inggris 12 Juli 2012, 08:01
LATEST UPDATE
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:14
-
Man of the Match Portugal vs Spanyol: Rodri
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:13
-
Meksiko Kalah, tapi Masa Depannya Menjanjikan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 01:58
-
Alasan Sandro Tonali Pakai Nomor 16 di Tottenham
Liga Inggris 7 Juli 2026, 01:04
-
Tempat Menonton Siaran Langsung Piala Dunia 2026: Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 6 Juli 2026, 23:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR