Bola.net - Kiper Chelsea, Thibaut Courtois menegaskan kembali bahwa ia masih seorang pemain muda yang masih butuh banyak belajar dan berkembang. Secara terbuka, ia mengaku tak ingin menjadi sosok yang sempurna.
Hal tersebut dikarenakan sikap merasa puas akan kesempurnaan dianggap Courtois akan menjadi awal matinya karir seorang pesepakbola. Pemain asal Belgia ini mengaku ingin terus mengembangkan kemampuan dan tak puas dengan apa yang dimilikinya.
"Saya masih muda, baru 22 tahun, dan masih bisa banyak berkembang. Saya tak boleh merasa sempurna dan tak ingin berada dalam posisi untuk berkata bahwa saya tak punya apa-apa lagi yang perlu diperbaiki," ungkap Courtois seperti dilansir London Evening Standard.
"Saya saat ini masih beradaptasi dengan permainan Premier League, terutama dengan banyaknya jumlah umpan silang. Di sini, wasit tidak meniup peluit untuk beberapa jenis benturan, dan tim lawan akan terus melambungkan bola ke kotak penalti. Jika saya bisa keluar sarang dan mengamankan bola udara, itu akan sangat membantu rekan setim."[initial]
(les/mri)
Hal tersebut dikarenakan sikap merasa puas akan kesempurnaan dianggap Courtois akan menjadi awal matinya karir seorang pesepakbola. Pemain asal Belgia ini mengaku ingin terus mengembangkan kemampuan dan tak puas dengan apa yang dimilikinya.
"Saya masih muda, baru 22 tahun, dan masih bisa banyak berkembang. Saya tak boleh merasa sempurna dan tak ingin berada dalam posisi untuk berkata bahwa saya tak punya apa-apa lagi yang perlu diperbaiki," ungkap Courtois seperti dilansir London Evening Standard.
"Saya saat ini masih beradaptasi dengan permainan Premier League, terutama dengan banyaknya jumlah umpan silang. Di sini, wasit tidak meniup peluit untuk beberapa jenis benturan, dan tim lawan akan terus melambungkan bola ke kotak penalti. Jika saya bisa keluar sarang dan mengamankan bola udara, itu akan sangat membantu rekan setim."[initial]
Baca Juga
- Terkait Tekel Brutal Terhadap Matic, Bos Burnley Bela Barnes
- Lebih Brutal Dari Costa, Mourinho Tuntut Barnes Dihukum 6 Laga
- Scholes Anggap Serangan Chelsea Tak Sedahsyat Madrid & Barca
- Courtois: Meski Irit Bicara, Mourinho Efektif Dalam Memotivasi
- Ramsey: Fans Rasis Bukan Salah Chelsea
- Terus Dikasari, Sportivitas Hazard Dipuji Mourinho
- 'Hazard Tak Perlu Merasa Inferior di Hadapan Messi'
- Mourinho: Ivanovic Spesialis Pencetak Gol di Laga Besar
- Gary Cahill Tak Senang 'Nguping' Penonton di Bangku Cadangan
- Silva Akui PSG Sempat Remehkan Chelsea
- James Wilson Anggap John Terry Defender Terbaik
- Thiago Silva Berharap Hazard Gabung PSG
- Zouma: Benci Kekalahan, Mourinho Pelatih Terbaik Dunia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ditahan Burnley, Filipe Luis Tak Ingin Ikut Salahkan Wasit
Liga Inggris 23 Februari 2015, 22:32
-
Ini Cara Fans West Ham Sindir Aksi Rasisme Fans Chelsea
Open Play 23 Februari 2015, 18:04
-
Usai Barca Kalah, Messi Hang Out Bareng Fabregas
Bolatainment 23 Februari 2015, 17:17
-
Courtois Tak Ingin Menjadi Sempurna
Liga Inggris 23 Februari 2015, 15:53
-
5 Matador Tertajam di Eropa Musim Ini
Editorial 23 Februari 2015, 14:54
LATEST UPDATE
-
Scudetto? Napoli Tetap Realistis
Liga Italia 7 April 2026, 17:00
-
Sporting dan Keyakinan Bahwa Selalu Ada yang Pertama untuk Segalanya
Liga Champions 7 April 2026, 15:24
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32


























KOMENTAR