
Bola.net - Coventry City menjalani awal musim yang sangat buruk setelah kembali ke Premier League 2026/2027. Tim asuhan Frank Lampard menelan empat kekalahan beruntun tanpa sekalipun mencetak gol.
Status sebagai juara Divisi Championship musim lalu belum mampu menjadi modal positif bagi Coventry di kasta tertinggi. Dari empat pertandingan, mereka gagal meraih poin dan gawangnya sudah 10 kali bergetar.
Kondisi tersebut semakin memprihatinkan setelah Coventry dihantam Brighton dengan skor 0-5 di kandang sendiri pada pekan ke-4. Hasil itu menjadi gambaran betapa berat tantangan yang harus mereka hadapi setelah menunggu 25 tahun untuk kembali ke Premier League.
Sejumlah catatan negatif pun mulai muncul pada awal perjalanan Coventry. Bahkan, start mereka kini tercatat sebagai yang terburuk sejak musim 1919-20.
Rekor Buruk Mulai Menghantui Coventry

Coventry menjadi tim kelima dalam sejarah kasta tertinggi sepak bola Inggris yang kalah dalam empat pertandingan pembuka musim tanpa mencetak satu gol pun. Mereka menyamai catatan Derby County pada 1899-1900, Stoke City 1906-07, Preston North End 1924-25, dan Crystal Palace 2017-18.
Situasi tersebut menunjukkan persoalan utama Coventry pada awal musim, yakni ketidakmampuan menghasilkan gol. Dalam empat laga, lini depan mereka belum mampu memecah kebuntuan, sementara pertahanan sudah kebobolan 10 kali.
Jadwal awal musim juga memberikan ujian berat bagi Coventry. Mereka harus menghadapi Arsenal dan Manchester City di laga tandang, selain menjalani pertandingan berat lainnya pada periode awal kompetisi.
Namun, kekalahan telak dari Brighton di kandang sendiri menjadi alarm bagi Lampard dan timnya. Coventry perlu segera menemukan solusi agar start buruk ini tidak berkembang menjadi masalah yang lebih besar sepanjang musim.
Coventry Rasakan Tekanan Lebih Besar di Premier League

Lampard menyadari Premier League menghadirkan tekanan yang berbeda dibandingkan kompetisi yang mereka jalani musim lalu. Pelatih Coventry itu meminta para pemain tetap bekerja keras meski hasil awal sangat mengecewakan.
"Kami harus terus bekerja keras. Kami baru menjalani empat pertandingan musim ini, termasuk dua laga tersulit . Anda harus selalu terus bekerja, dan atmosfer di Premier League memang berbeda," ucap Lampard kepada Sky Sports.
Lampard juga menyadari sebagian pemainnya belum terbiasa menghadapi tekanan di kasta tertinggi. Karena itu, ia meminta skuadnya tidak larut dalam hasil buruk dan terus berusaha memperbaiki performa.
"Tekanannya lebih besar, dan banyak pemain yang belum pernah menghadapi situasi seperti ini sebelumnya. Kami tidak akan mengasihani diri sendiri; mereka harus terus bekerja keras tanpa henti. Saya sudah berkali-kali berada dalam situasi seperti ini," imbuh Lampard.
Sumber: BBC Sport
Klasemen Premier League 2026/2027
Baca Ini Juga
- MU Merasa Diperlakukan Secara Zalim
- Michael Carrick Salah Taktik Saat MU Kalah dari Man City di Old Trafford?
- Erling Haaland Pecahkan Rekor Gol Derby Manchester di Premier League
- Alasan Michael Carrick Tak Mau Salahkan Pemain MU Usai Kalah dari Man City
- Penjelasan Aturan Offside yang Dipersoalkan pada Gol Kontroversial Erling Haaland ke Gawang MU
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Ngidam Super-sub Arsenal Ini?
Liga Italia 14 September 2026, 23:42
-
Kalah di Derby Manchester, MU Janji Bakal Lekas Bangkit!
Liga Inggris 14 September 2026, 23:30
-
Baru Menang Sekali di EPL 2026/2027, Nasib Michael Carrick di MU Masih Aman?
Liga Inggris 14 September 2026, 23:08
-
Bukan Haaland, Dua Pemain Ini Dinilai Berjasa Besar Hantarkan Man City Kalahkan MU!
Liga Inggris 14 September 2026, 20:40
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR