
Bola.net - Manchester United sukses meraih kemenangan vital 2-1 atas Chelsea yang meredakan tekanan besar. Namun, reaksi sang manajer, Ruben Amorim, setelah laga justru jauh dari euforia.
Kemenangan ini menjadi jawaban di atas lapangan setelah seminggu penuh kritikan pedas dari para legenda klub. Posisi Amorim yang sebelumnya di ujung tanduk kini sedikit lebih aman.
Alih-alih menggunakan kemenangan ini untuk membalas para pengkritiknya, Amorim justru menunjukkan sikap yang sangat berkelas. Ia memberikan respons yang sama sekali tidak terduga.
Pelatih asal Portugal itu secara jantan mengakui bahwa kritik yang datang sebagian besar benar. Di saat yang sama, ia langsung mengirimkan peringatan keras kepada para pemainnya agar tidak cepat puas.
Pengakuan Jujur di Hadapan Kritikus
Ketika ditanya apakah kemenangan ini adalah sebuah pesan balasan untuk para kritikus, Ruben Amorim menepisnya. Ia sama sekali tidak tertarik untuk terlibat dalam perdebatan.
Secara mengejutkan, Amorim justru membenarkan kritik yang dilontarkan oleh para legenda klub. Ia sadar bahwa performa dan hasil yang diraih timnya memang belum memuaskan.
"Saya tidak punya apa-apa untuk dikatakan kepada para kritikus," kata Amorim.
"Mereka benar hampir sepanjang waktu. Tapi kami menang, dan itu hal yang baik bagi kami," lanjutnya dengan rendah hati.
Peringatan Keras: Lupakan Kemenangan Ini!
Meskipun para pemain merayakan kemenangan penting ini dengan suka cita, Amorim langsung berusaha mendinginkan suasana. Ia tidak ingin skuadnya terbawa euforia yang berlebihan.
Secara spesifik, Amorim meminta para pemainnya untuk segera melupakan perasaan senang setelah menang. Ia justru lebih menyukai "perasaan tertekan" karena menurutnya hal itu akan memicu urgensi untuk kembali meraih kemenangan.
"Tentu saja sangat menyenangkan bisa menang, Anda bisa merasakan atmosfer di ruang ganti. Tapi lupakan perasaan itu," tegas Amorim.
"Saya lebih suka perasaan yang lain sekarang, karena itu akan membawa kami pada urgensi untuk menang lagi. Itu sangat penting," jelasnya.
Saatnya Membangun Momentum
Amorim sadar betul bahwa satu kemenangan tidak akan berarti apa-apa. Ia menantang timnya untuk menjadikan hasil ini sebagai titik awal untuk membangun momentum positif.
Menurutnya, laga melawan Chelsea memang sangat penting untuk memperbaiki atmosfer di sekitar tim. Namun, fokus harus segera dialihkan ke laga berat berikutnya melawan Brentford.
"Sekarang adalah waktunya untuk menciptakan sedikit momentum. Kami pantas menang, ini baru satu kemenangan," ujar Amorim.
"Dan kami harus memikirkan yang berikutnya. Ini sangat penting karena saya memahami lingkungan di sekitar tim dan pelatih," tambahnya.
Kritik Pedas dari Para Legenda
Pengakuan jujur dari Amorim ini tentu tidak lepas dari konteks kritikan tajam yang ia terima. Salah satu yang paling vokal adalah legenda klub, Nicky Butt.
Butt secara terbuka mengkritik level permainan para pemain United. Ia menyebut skuad saat ini tidak cukup agresif, tidak cukup cepat, dan kurang punya daya jelajah.
"Lupakan sistemnya. Para pemainnya tidak berada di level yang dibutuhkan Manchester United," kata Butt di podcast The Good, The Bad & The Football.
"Mereka tidak cukup agresif, mereka tidak cukup cepat, mereka tidak punya daya jelajah di lini tengah," kritiknya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Euforia Matheus Cunha Usai MU Kalahkan Chelsea
Liga Inggris 21 September 2025, 17:00
-
Berapa Laga yang Harus Dilewatkan Robert Sanchez Setelah Kartu Merah Lawan MU?
Liga Inggris 21 September 2025, 12:45
-
Alejandro Garnacho Jadi Bahan Ejekan Suporter MU di Old Trafford
Liga Inggris 21 September 2025, 11:37
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR