
Bola.net - Bek Chelsea, Malo Gusto, mendapat sorotan tajam usai menerima kartu merah saat melawan Nottingham Forest di lanjutan Premier League. Tekelnya di penghujung laga bahkan dicap sebagai yang 'terbodoh di dunia' oleh mantan pemain Everton, Leon Osman.
Gusto diusir oleh wasit pada menit ke-87 dalam laga yang dimenangkan Chelsea dengan skor 3-0 itu. Kartu merah ini menambah panjang daftar masalah indisipliner yang sedang dialami oleh The Blues.
Namun, muncul dua pandangan yang sangat kontras dan bertolak belakang terkait insiden ini. Seorang pandit mengecam keras tindakan tersebut, sementara pelatih Enzo Maresca justru memberikan pembelaan.
Maresca secara mengejutkan mengaku sama sekali tidak khawatir dengan kartu merah tersebut. Ia justru melihat ada sebuah sisi positif dari pelanggaran yang dilakukan oleh bek mudanya itu.
Dicap 'Tekel Terbodoh di Dunia'
Mantan gelandang Everton yang kini menjadi pandit, Leon Osman, tidak bisa menahan diri untuk mengkritik Malo Gusto. Ia tanpa ragu melabeli pelanggaran tersebut dengan sebutan yang sangat keras dan menohok.
Osman meyakini bahwa manajer Chelsea, Enzo Maresca, pasti akan sangat marah dengan tindakan ceroboh pemainnya itu. Apalagi kartu merah tersebut diterima saat tim sudah unggul dengan nyaman.
"Pelatih akan sangat marah dengan kartu merah itu," ujar Osman kepada BBC Radio 5 Live.
"Jika dilihat kembali, itu adalah tekel terbodoh di dunia untuk dilakukan," lanjutnya.
Pembelaan Tak Terduga dari Maresca
Berbeda 180 derajat dengan prediksi yang dilontarkan oleh Osman, Enzo Maresca justru menunjukkan sikap yang sangat tenang. Ia secara terbuka mengaku sama sekali tidak khawatir dengan kartu merah yang diterima Gusto.
Meskipun ia mengakui bahwa tindakan ceroboh seperti itu seharusnya bisa dihindari, Maresca melihat ada hal lain yang lebih penting. Ia lebih memilih untuk menyoroti hasrat dan keinginan besar yang ditunjukkan oleh sang pemain.
"Tetapi saya tidak khawatir. Ada beberapa dari Anda yang bertanya mengapa saya tidak khawatir," kata Maresca dalam konferensi pers pasca-laga.
"Kita bisa menghindarinya, tentu saja, tetapi bagi saya, hasrat dari para pemain itu penting," jelasnya.
Tentang Hasrat dan Keseimbangan
Maresca kemudian menjelaskan lebih lanjut tentang filosofi yang ia anut. Menurutnya, sebuah pelanggaran yang berbuah kartu kuning kedua seperti yang dilakukan Gusto memang tidak ada gunanya sama sekali.
Namun, di balik tindakan ceroboh itu, ia melihat Gusto menunjukkan hasrat yang membara untuk timnya. Kunci utamanya sekarang adalah bagaimana menemukan keseimbangan antara agresi dan kontrol diri.
"Tidak ada gunanya membuat pelanggaran untuk kartu kuning kedua," ungkap Maresca.
"Tetapi Malo menunjukkan hasratnya. Ini soal keseimbangan, tetapi kami bisa menghindari itu, tentu saja," tambahnya.
Pentingnya Gairah di Lini Belakang
Hasrat yang disebut-sebut oleh Maresca tidak hanya terlihat dari tekel yang dilakukan oleh Gusto. Ia juga melihat gairah serupa dari seluruh pemainnya di menit-menit akhir pertandingan tersebut.
Sang manajer mengaku sangat senang saat mendengar para pemainnya saling berteriak satu sama lain. Mereka menunjukkan tekad yang kuat untuk tidak kebobolan dan menjaga clean sheet hingga akhir laga.
"Hasrat para pemain untuk tidak kebobolan itu penting," kata Maresca.
"Mereka saling berteriak satu sama lain untuk tidak kebobolan di beberapa menit terakhir. Itu penting," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Enzo Maresca Ungkap Simpati untuk Ange Postecoglou Usai Dipecat Nottingham Forest
Liga Inggris 19 Oktober 2025, 21:58
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 18-21 Oktober 2025
Liga Inggris 19 Oktober 2025, 18:21
-
Rekap Liga Inggris tadi Malam: Chelsea, Man City, dan Arsenal Menang!
Liga Inggris 19 Oktober 2025, 16:56
LATEST UPDATE
-
Raphinha Sepakati Kontrak Baru di Barcelona, Begini Detailnya!
Liga Spanyol 20 September 2026, 09:30
-
Mantap! Seraf Naro Siregar Persembahkan Medali Pertama Indonesia di Asian Games 2026
Bola Indonesia 20 September 2026, 09:23
-
Manchester United Diprediksi Terpeleset Lagi di Kandang Fulham
Liga Inggris 20 September 2026, 09:00
-
Rodri Angkat Topi untuk Sevilla: Mereka Lawan Paling Menyusahkan untuk Barcelona Sejauh ini!
Liga Spanyol 20 September 2026, 08:30
-
Raphinha Cetak Hattrick Lagi, Hansi Flick: Gak Kaget Tuh!
Liga Spanyol 20 September 2026, 08:00
-
Roma Kena Comeback Inter, Gasperini: Hasil yang Adil!
Liga Italia 20 September 2026, 07:30
-
Comeback Lawan Roma, Chivu Puji Mental Baja Inter Milan
Liga Italia 20 September 2026, 07:00
-
Futsal Super Cup 2026: Bintang Timur Surabaya ke Final Usai Tekuk Cosmo JNE 3-1
Bola Indonesia 20 September 2026, 06:53
-
Unggul FC Malang ke Final Futsal Super Cup 2026, Singkirkan Pangsuma FC Lewat Adu Penalti
Bola Indonesia 20 September 2026, 06:42
-
Kalah 3-0 di Kandang Brighton, Arsenal Memang Bermain di Bawah Standard!
Liga Inggris 20 September 2026, 06:30
-
Dipermalukan Brighton, Mikel Arteta: Ini Pelajaran Berharga Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 September 2026, 06:00
-
Rapor Pemain Barcelona saat Comeback Lawan Sevilla: Raphina Maut, Yamal Ngeri!
Liga Spanyol 20 September 2026, 05:45
-
Ada Baleba, Michael Carrick Bawa 23 Pemain MU ke Kandang Fulham
Liga Inggris 20 September 2026, 05:30
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

























KOMENTAR