
Bola.net - Winger Manchester City, Jeremy Doku mengaku punya campur aduk setelah laga dramatis melawan Everton di laga lanjutan Premier League, Selasa (5/5/2026). Ia memang jadi pahlawan lewat gol penyeimbang di menit akhir. Namun, ia merasa timnya melakukan kesalahan fatal.
The Citizens sebenarnya mendominasi sejak menit awal. Sayang, kegagalan memanfaatkan peluang di babak pertama menjadi petaka bagi juara bertahan itu. Everton pun memberi perlawanan sengit di hadapan pendukungnya sendiri.
Situasi berubah drastis saat lini belakang Man City kehilangan fokus di paruh kedua. Dua gol cepat tuan rumah membuat skuat asuhan Pep Guardiola berada di ujung tanduk. Untungnya, mentalitas pantang menyerah masih tersisa sehingga mereka mencuri satu poin dari Merseyside.
Doku pun mengakui hasil imbang ini terasa menyakitkan bagi seluruh elemen tim. Kehilangan dua poin di saat genting tentu merugikan perburuan gelar juara. Namun, ia tetap berusaha melihat sisi positif dari perjuangan keras rekan-rekannya.
Keluhan Doku Soal Tembok Kokoh The Toffees

Bermain melawan Everton di Goodison Park tidak pernah mudah bagi tim mana pun. Tuan rumah menerapkan garis pertahanan rendah dan rapat untuk meredam agresivitas City. Doku mengakui hal itu membuat para penyerang City frustrasi sepanjang laga.
Jeremy Doku menjelaskan sulitnya mencari ruang tembak di kotak penalti lawan yang padat. Setiap kali pemain City mencoba penetrasi, barisan bek Everton sudah siap menghadang. Celah baru terbuka setelah City berhasil memecah kebuntuan di babak pertama.
"Sulit karena mereka menempatkan banyak pemain di dalam kotak penalti. Kapanpun kami sampai di garis gawang, itu sulit karena ada banyak sekali pemain di sana. Kami mencetak gol, lalu permainan menjadi lebih terbuka. Babak kedua kami terlalu ceroboh," kata Jeremy Doku.
"Saya rasa karena kami sedang unggul, jadi mereka mulai melakukan pressing lebih banyak, dan mereka juga lebih agresif, dan kemudian tergantung pada kami untuk tetap tenang dalam situasi tersebut," tambah pemain asal Belgia itu.
Penyesalan Atas Performa Ceroboh di Babak Kedua

Penampilan Manchester City di babak kedua terlihat kontras dengan babak pertama. Mereka yang tadinya memegang kendali justru sering kehilangan bola di area berbahaya. Doku merasa timnya seolah memberikan kemenangan secara cuma-cuma kepada lawan.
Everton memanfaatkan setiap celah dan kesalahan lini belakang City. Atmosfer stadion yang bergemuruh turut meningkatkan motivasi tuan rumah membalikkan keadaan. Beruntung, aksi individu Doku di menit akhir menggagalkan kemenangan Everton.
"Babak pertama kami bermain bagus dan menciptakan banyak peluang. Kami tahu jika kami tidak mencetak gol dari peluang-peluang itu, maka keadaan akan menjadi sulit di akhir laga," tutur Doku kepada Sky Sports.
"Jelas, mereka berada di stadion mereka sendiri, mereka menciptakan peluang, dan mereka berbahaya, dan mereka mencetak dua gol, tapi menurut saya kami memberikan pertandingan itu kepada mereka. Bagus bahwa kami bangkit karena satu poin tidaklah buruk dalam pertandingan seperti ini," lanjutnya.
Janji Terus Berjuang Hingga Akhir Musim
Kehilangan dua poin di markas Everton tentu perih bagi seluruh penggawa City. Posisi mereka di klasemen kini terancam rival yang terus menguntit. Namun, Doku menegaskan timnya tidak akan menyerah dalam perburuan mahkota juara.
Satu poin yang didapat susah payah ini diharapkan bisa menjadi pembeda di akhir musim. Fokus tim kini memperbaiki performa agar kesalahan serupa tidak terulang. Dukungan suporter setia menjadi energi tambahan untuk segera bangkit.
"Kami akan lihat nanti. Rasanya menyakitkan sekarang. Masih banyak pertandingan yang harus dilalui. Kami kehilangan dua poin hari ini. Kami akan terus berjuang - kami berhutang pada diri kami sendiri dan kepada para penggemar kami," tegas Doku.
"Kami tahu bahwa satu poin bisa menjadi penting di akhir nanti. Senang bisa mencetak gol dan senang bisa membantu tim," pungkasnya dengan nada optimis meski raut kecewa masih tersirat.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
13 Menit yang Mengguncang Manchester City
Liga Inggris 5 Mei 2026, 22:30
-
Phil Foden Sepakat Perpanjang Kontrak di Manchester City
Liga Inggris 5 Mei 2026, 20:14
LATEST UPDATE
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Raphinha Diproyeksikan Jadi Kapten Utama Barcelona
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:32
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
-
Manchester United, Bruno Fernandes, dan Sebuah Tawaran dari Galatasaray
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:33
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR