Bola.net - - Mantan bek Groningen Kees Kwakman mengaku ia tak pernah mengira Virgil Van Dijk akan bertransformasi menjadi bek termahal di dunia.
Van Dijk adalah pemain didikan akademi Groningen. Setelah membela klub asal Belanda itu, ia pindah ke Celtic pada tahun 2013.
Setelah itu pada tahun 2015, ia pindah ke Southampton. Lalu pada musim dingin alias Januari 2018, ia pindah ke Liverpool dengan bandrol 75 juta pounds.
Bandrol ini menjadikannya defender termahal di dunia. Ia mengalahkan rekor pembelian Benjamin Mendy dari AS Monaco ke Manchester City dengan harga 52 juta pounds.
Tak Menduga
Kwakman adalah mantan rekan setim Van Dijk. Ia mengaku ketika pertama kali melihat Van Dijk, ia tak mengira penggawa timnas Belanda itu akan sanggup memecahkan rekor bek termahal di dunia.
"Apakah kita kemudian melihat bahwa ia akan menjadi bek paling mahal di dunia? Jika saya menjawab ya, saya akan berbohong," akunya pada Goal International.
"Itu berjalan selangkah demi selangkah," sambung Kwakman.
"Pada awalnya, kami pikir 'OK ini adalah pemain berbakat'. Setelah beberapa pekan, itu seperti 'baiklah, ia mendapat tempatnya di starting line-up', dan kemudian setelah enam bulan 'ia tidak ada hubungannya bersama kami di Groningen '. Jadi, itu bersifat progresif," tuturnya.
Beda Level
Kwakman kemudian mengenang momen di awal-awal pertemuannya dengan Van Dijk. Dikatakannya, saat itu dalam waktu singkat bisa terlihat bahwa Van Dijk memiliki level yang berbeda dengan para pemain muda lainnya.
"Ketika saya tiba, ia masih sangat muda. Ia belum menjadi bagian reguler dari tim pertama. Tapi dari pekan pertama, Anda bisa melihat ia adalah pemain yang berbeda," serunya.
"Bek yang hebat, tentu saja, tapi ia juga sangat baik dan nyaman dengan bola di kakinya. Jelas bahwa ia adalah bakat nyata, dan ia dengan cepat mendapatkan tempatnya di starting line up. Dan itu tidak butuh waktu terlalu lama untuk melihat bahwa ia adalah pemain hebat," tuturnya.
"Dengan bola, ia sangat tenang dan mengesankan, terutama karena perawakannya. Dan ia juga seorang pejuang sejati," pujinya.
Berita Video
Berita video vlog Bola.com kali ini hadir di Thailand menjelang Timnas Indonesia melawan Thailand pada pertandingan ketiga Piala AFF 2018.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mohamed Salah Diklaim Masih Sama Bagus Seperti Musim Lalu
Liga Inggris 16 November 2018, 22:00
-
Milan Ternyata sempat Mengendus Bakat Van Dijk
Liga Italia 16 November 2018, 20:34
-
Eks Groningen: Saya Tak Mengira Van Dijk Akan Jadi Bek Termahal Dunia
Liga Inggris 16 November 2018, 19:53
-
Alisson: Premier League Buat Kiper Cepat Berevolusi
Liga Inggris 16 November 2018, 19:20
-
Alisson Merasa Semakin Berkembang di Liverpool
Liga Inggris 16 November 2018, 19:00
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Inter vs Monza: Pio Esposito
Liga Italia 23 Agustus 2026, 01:32
-
Hasil Inter vs Monza: Juara Bertahan Terlalu Perkasa!
Liga Italia 23 Agustus 2026, 01:25
-
Hasil Leg 1 Final Piala AFF 2026: Vietnam Menang di Kandang Thailand
Tim Nasional 22 Agustus 2026, 22:36
-
Link Streaming Inter vs Monza di Liga Italia, Sabtu 22 Agustus 2026
Liga Italia 22 Agustus 2026, 22:29
-
Bruno Fernandes Kesal MU Kalah dari Hull City: Gini Aja Terus!
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 22:00
-
5 Biang Kerok Kekalahan Manchester United dari Hull City
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 21:30
-
Kalah dari Hull City, Manchester United Catatkan Dua Rekor yang Memalukan
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 20:50
-
Man of the Match Hull vs Man United: Konstantinos Tzolakis
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 20:39
-
Hasil Hull vs Man United: Setan Merah Dipermalukan Tim Promosi!
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 20:24
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59





















KOMENTAR