
Bola.net - - Eks defender Manchester United Paul Parker menyebut Jose Mourinho tidak berevolusi secepat rivalnya yang menangani skuat Manchester City Josep Guardiola.
rivalitas antara Mourinho dan Guardiola tercipta saat keduanya sama-sama berkarir di La Liga Spanyol. Mourinho menangani Real Madrid sementara Guardiola bersama dengan Barcelona.
Setelah sempat berpisah selama beberapa saat, keduanya bereuni lagi di Premier League. Kali ini keduanya terlibat dalam derby Manchester.
Keduanya juga memiliki tugas yang sama di klubnya masing-masing. Mereka ditugasi untuk bisa membangun ulang tim asuhannya jadi tim pemenang.
Jose Mourinho dan Josep Guardiola
Kedua manajer itu sama-sama sudah menghamburkan banyak duit untuk membangun timnya. Namun di musim keduanya, jelas terlihat bahwa City bisa melangkah lebih maju ketimbang MU. Menurut Parker, ada jarak yang lebar antara kedua klub itu lantaran Guardiola mampu berevolusi dengan baik sementara Mourinho masih terjebak dengan gaya mainnya di masa lalu.
“Ketika Anda melihat jurang poin dan cara semua itu dilakukan, itu tidak baik untuk Manchester United. City telah melakukannya dengan cara yang bagus dan cara yang sangat diinginkan setiap tim. Semua orang benar-benar menikmati menontonnya dan hal itu membuat situasinya lebih buruk bagi United," cetusnya pada 888Sport.
“Permainan modern tidak memungkinkan Anda untuk menjadi pemain yang mengandalkan fisik dan hal itu membuat City mampu untuk bermain seperti yang mereka lakukan. Sejauh yang saya ketahui itu seperti menonton Barcelona di Premier League. Tanpa ragu permainan modern cocok untuk Pep Guardiola lebih dari Jose Mourinho. Gaya itu. Kurangnya permainan fisik. Ketika Anda melihat Pep dan Jose Anda harus mengatakan ada kesenjangan besar," klaimnya.
“Pep berevolusi dan ia menyadari bahwa pertandingan-pertandingan itu menawarkan dirinya lebih banyak ruang lingkup sekarang dengan apa yang ingin ia lakukan karena melihat bagaimana jalannya permainannya. Sebagai pelatih, Mourinho belum benar-benar berevolusi dan ia masih melakukan apa yang ia lakukan di Porto dan Inter Milan. Anda harus move on. Sir Alex move on dan mendapatkan pelatih berbeda yang memiliki pelatih berbeda dan karena itu United masih memenangkan gelar dan masih mendominasi."
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liverpool Diingatkan Bahwa Tugasnya di Perempat Final UCL Belum Usai
Liga Champions 5 April 2018, 22:21
-
Fans Serang Bus City, Liverpool Bakal Kena Sanksi dari UEFA
Liga Champions 5 April 2018, 21:48
-
Arti Penting Raihan Cleansheet Liverpool Lawan City
Liga Champions 5 April 2018, 21:14
-
Rasakan Atmosfer UCL Anfield, Van Dijk Pun Takjub
Liga Champions 5 April 2018, 20:11
-
Van Dijk Minta Liverpool Bersiap Hadapi Pembalasan City
Liga Champions 5 April 2018, 19:42
LATEST UPDATE
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR