
Bola.net - Eks gelandang Manchester United Kleberson menyebut Paul Pogba belum mencapai potensinya secara penuh dan Premier League sepertinya kurang cocok dengan gaya mainnya.
Pogba dibeli dengan bandrol sekitar 89 juta pounds pada musim panas 2016 lalu dari Juventus. Sebelumnya, gelandang asal Prancis ini meninggalkan Old Trafford dan pindah ke Turin pada tahun 2012 secara gratis.
Pogba pun diharap bisa mengangkat dan membawa MU kembali ke jalur kemenangan. Akan tetapi ekspektasi itu hanya bertepuk sebelah tangan.
Pogba tak bisa tampil secara konsisten. Ia pun kerap mendapat kritikan pedas dari fans maupun pada pandit dan legenda klub sendiri.
Alhasil banyak kabar yang menyebut bahwa Pogba bisa saja hengkang dari MU. Ia pun sering disebut bisa gabung Real Madrid atau balik lagi ke Juventus.
Dalam tiga musim di MU, Pogba telah tampil sebanyak 135 kali di semua ajang kompetisi plus mencetak 31 gol. Ia juga membantu United memenangi satu trofi EFL Cup dan Liga Europa.
Pembelaan Kleberson
Kleberson memberikan sedikit pembelaan pada Pogba. Ia menyebut gelandang berusia 26 tahun itu sebenarnya pemain yang sangat bagus.
Saat ini di MU ia belum tampil maksimal. Menurutnya hal itu terjadi karena gaya main Pogba kurang pas jika diterapkan di Premier League.
"Pogba adalah pemain yang sangat bagus. Kita melihat kualitasnya di Piala Dunia tahun lalu," kata Kleberson pada betoclock.
"Tetapi gaya permainannya sedikit berbeda untuk Premier League, ia memiliki gaya yang berbeda. Untuk mengendalikan dan berlari dengan bola, untuk menemukan umpan sempurna, ini sulit dilakukan di Premier League," cetusnya.
"Saya bermain di sana selama dua tahun dan saya tahu betapa sulitnya liga itu. Ia pemain yang sangat bagus, tetapi ia masih harus mencapai top gear-nya di Manchester United," serunya.
Kleberson membela Manchester United dari tahun 2003 hingga tahun 2005. Ia tak mendapat banyak kesempatan membela skuat utama Setan Merah namun sempat membantu klub itu memenangkan FA Cup edisi 2003-04.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bukan Manchester United, Adrien Rabiot Pilih Juventus
Liga Italia 18 Juni 2019, 22:30
-
Target Diogo Dalot Musim Depan: Jadi Bek Inti MU
Liga Inggris 18 Juni 2019, 21:22
-
West Ham Tolak Tawaran Perdana MU untuk Issa Diop
Liga Inggris 18 Juni 2019, 21:20
-
Mau Kostas Manolas, MU Diminta Siapkan Uang Segini
Liga Inggris 18 Juni 2019, 20:00
-
Tanpa UCL, Manchester United Tidak Menarik di Mata Matthijs De Ligt
Liga Inggris 18 Juni 2019, 19:20
LATEST UPDATE
-
Update Jurgen Klopp Sebagai Pelatih Baru Jerman: Sudah, tapi Belum
Piala Dunia 11 Juli 2026, 23:27
-
Neco Williams Masuk Radar Transfer MU, Disiapkan untuk Saingi Luke Shaw
Liga Inggris 11 Juli 2026, 22:12
-
Gelandang Afrika Selatan Jayden Adams Meninggal Dunia
Piala Dunia 11 Juli 2026, 21:08
-
Jalan Menuju AS Roma untuk Alejandro Garnacho
Liga Italia 11 Juli 2026, 19:31
-
Alasan Romantis Sandy Walsh Pilih Nomor Punggung 6 di Persib
Bola Indonesia 11 Juli 2026, 17:49
-
Momen Emas Ole Romeny untuk Bangkit Bersama Fortuna Sittard
Piala Dunia 11 Juli 2026, 17:35
-
Jose Mourinho Blokir Kepindahan Federico Valverde ke Manchester United
Liga Spanyol 11 Juli 2026, 17:00
-
Mau Kalahkan Norwegia, Inggris Harus Bisa 'Matikan' Erling Haaland
Piala Dunia 11 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR