
Bola.net - Erik ten Hag mengungkapkan bahwa ia harus lebih "lembut" dalam menangani skuad Manchester United, menyalahkan media sosial sebagai penyebab pemain masa kini kurang memiliki "mental tangguh".
Ten Hag, yang menghabiskan 13 tahun sebagai pemain profesional sebelum beralih ke dunia kepelatihan pada 2012, membagikan pandangannya tentang bagaimana era modern telah mengubah ketangguhan mental pemain.
Merefleksikan pengalamannya sendiri, ia menyebutkan bahwa paparan konstan terhadap media sosial telah membuat pemain sepak bola saat ini lebih sensitif terhadap opini luar, terutama kritik.
Pengaruh Media Sosial pada Mental Pemain
Dalam wawancaranya di SEG Stories, Ten Hag mengatakan, "Anda harus mempertimbangkan kesejahteraan pemain. Bagaimana dia menghadapi media? Bagaimana dia menghadapi reaksi fans?"
"Bagaimana dia menghadapi media sosial di dunia ini? Semua itu memengaruhi pemain. Terkadang secara positif, terkadang negatif."
"Generasi ini, misalnya, biasanya kesulitan menghadapi kritik. Kritik benar-benar memengaruhi mereka. Generasi tempat saya tumbuh memiliki mental yang jauh lebih tangguh."
"Anda bisa bersikap lebih langsung dengan generasi itu. Saya dulu diperlakukan dengan cara yang lebih langsung."
"Jika saya melakukan hal yang sama dengan kelompok pemain saat ini, saya justru akan membuat mereka kehilangan motivasi," tambahnya.
Tantangan Melatih di Era Modern
Ten Hag juga membahas tantangan melatih di era modern, terutama kesulitan menyampaikan poin-poin taktis kepada pemain di dunia yang serba cepat ini.
Ia menekankan bahwa rentang perhatian pemain yang pendek, dipengaruhi oleh media sosial dan platform seperti TikTok, telah membuat metode pelatihan tradisional menjadi lebih rumit.
Masa jabatan Ten Hag di Manchester United diwarnai dengan ketidakkonsistenan, yang pada akhirnya berujung pada pemecatannya pada Oktober lalu.
Saat ia diberhentikan, United berada di posisi ke-14 Premier League, hanya meraih tiga kemenangan dalam sembilan pertandingan liga pertama musim ini. Meski ia membawa beberapa kesuksesan ke Old Trafford, termasuk dua gelar piala, performa timnya di liga tidak memenuhi harapan.
Ten Hag menegaskan bahwa melatih generasi pemain saat ini membutuhkan pendekatan yang lebih hati-hati dan penuh pertimbangan, terutama dalam menghadapi tekanan dari media sosial dan ekspektasi yang tinggi dari fans.
Klasemen Liga Inggris 2024/2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bruno Fernandes Dikritik Roy Keane, Ruben Amorim Membela
Liga Inggris 28 Februari 2025, 21:12
-
Lah? MU Ternyata Gak Terlalu Minat dengan Victor Osimhen?
Liga Inggris 28 Februari 2025, 20:26
-
Debut di Tim Utama MU, Chido Obi Ingin Segera Cetak Gol untuk Setan Merah
Liga Inggris 28 Februari 2025, 20:08
-
Man United Bidik Osimhen, Siapkan Dana Segar + Hojlund
Liga Inggris 28 Februari 2025, 19:43
LATEST UPDATE
-
Bintang Muda Bosnia, Kerim Alajbegovic Masuk Radar Manchester United?
Liga Inggris 6 April 2026, 06:35
-
Chelsea Temukan Solusi untuk Lini Belakang jelang Lawan Manchester City
Liga Inggris 6 April 2026, 06:28
-
Berapa Harga Manuel Ugarte, MU? Juventus Mau Beli
Liga Inggris 6 April 2026, 06:13
-
Chelsea Harus Gigit Jari, Zidane Punya Rencana Sendiri
Liga Inggris 6 April 2026, 05:50
-
Apa Rahasia Inter Milan Bisa Hancurkan Roma 5-2?
Liga Italia 6 April 2026, 05:34
-
AS Roma Kena Mental di Markas Inter Milan
Liga Italia 6 April 2026, 05:28
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13




















KOMENTAR