Erling Haaland Kini Berambut Cepak, Ada Makna Besar di Balik Perubahannya

Erling Haaland Kini Berambut Cepak, Ada Makna Besar di Balik Perubahannya
Striker Manchester City, Erling Haaland (c) AP Photo/Dave Thompson

Bola.net - Erling Haaland mengejutkan penggemar dengan keputusan mencukur rambut panjang khasnya. Penyerang Manchester City itu kini tampil dengan gaya rambut cepak menjelang dimulainya musim baru.

Haaland menjelaskan bahwa perubahan tersebut merupakan bagian dari keinginannya untuk memulai lembaran baru setelah Piala Dunia 2026. Dalam vlog YouTube terbarunya, ia mengatakan, "Rambut pirang indah ini... waktunya untuk melepaskannya."

Keputusan itu langsung memancing reaksi dari sejumlah tokoh terkenal, termasuk Zlatan Ibrahimovic yang sebelumnya pernah meminta Haaland mempertahankan rambut panjangnya. Namun, kegagalan Haaland mencetak gol dalam kemenangan 2-1 Manchester City pada laga pertama musim baru membuat perubahan tersebut semakin menarik untuk dibicarakan.

1 dari 4 halaman

Bukan Sekadar Perubahan Gaya

Haaland mengabadikan proses mencukur rambutnya melalui vlog yang telah ditonton lebih dari empat juta kali. Setelah rambutnya dipangkas, ia bahkan bercanda bahwa penampilannya kini mirip Kevin dalam film Home Alone.

Penyerang Norwegia itu kemudian menghubungi beberapa sosok terkenal melalui FaceTime untuk mengetahui reaksi mereka. Noel Gallagher, Pep Guardiola, dan Ibrahimovic menjadi beberapa orang yang menerima panggilan tersebut.

Ibrahimovic memberikan reaksi paling heboh ketika melihat gaya rambut baru Haaland. "Apa yang kau lakukan? Blokir aku dan hapus nomorku!" ujar mantan bintang Swedia tersebut dengan nada bercanda.

2 dari 4 halaman

Mengapa Rambut Atlet Jadi Perhatian?

Perubahan gaya rambut atlet sering terasa lebih besar daripada sekadar urusan penampilan. Dennis Rodman, David Beckham, Allen Iverson, Shaun White, dan Megan Rapinoe pernah mengalami hal serupa ketika perubahan rambut mereka menjadi bagian dari identitas olahraga masing-masing.

Menurut psikolog olahraga Zeynep Atha dari Sheffield Hallam University, ritual pribadi dan takhayul dapat memberikan kenyamanan psikologis serta meningkatkan kepercayaan diri atlet. Konsistensi dalam rutinitas juga dapat membantu atlet menghadapi ketidakpastian yang tidak bisa mereka kendalikan.

Oleh karena itu, perubahan rambut kadang dikaitkan dengan performa meski tidak ada bukti bahwa potongan rambut secara langsung menentukan kemampuan seorang atlet. Penggemar juga cenderung mencari hubungan sederhana ketika seorang pemain tampil buruk setelah mengubah penampilannya.

3 dari 4 halaman

Awal Baru untuk Haaland

Dalam kasus Haaland, keputusan mencukur rambut justru dapat memiliki dampak positif jika membuatnya merasa lebih percaya diri. Ia sendiri memilih perubahan tersebut karena musim baru telah dimulai dan ingin mendapatkan suasana yang lebih segar.

Secara ilmiah, terdapat pula penelitian yang mengaitkan penampilan dengan peningkatan rasa percaya diri dan produktivitas. Prinsip "look good, feel good, play good" yang populer dalam olahraga dapat menjadi gambaran sederhana mengenai hubungan antara penampilan dan kondisi psikologis.

Haaland memang gagal mencetak gol pada laga pertama setelah mengubah gaya rambutnya. Namun, satu pertandingan jelas tidak cukup untuk membuktikan bahwa rambut panjang merupakan sumber ketajamannya.

Pada akhirnya, rambut baru Haaland lebih tepat dipandang sebagai simbol perubahan daripada pertanda buruk. Jika sang striker kembali mencetak banyak gol musim ini, gaya cepaknya justru bisa menjadi bagian baru dari identitas penyerang paling ditakuti Manchester City tersebut.

Sumber: Sports Illustrated

4 dari 4 halaman

Klasemen


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL