Hal tersebut terjadi setelah Chelsea tak kunjung memasukkan dokumen pembelaan sesuai dengan tenggat waktu yang ditentukan pada Kamis (17/16). Hal ini membuat Chelsea kemungkinan besar akan kalah pada proses persidangan.
Dalam tuntutannya, Eva mengharuskan Chelsea membayar kompensasi pemecatannya dengan nilai 25 persen lebih banyak dari nilai kontraknya. Hanya saja, hal tersebut baru dilakukan Chelsea andai mereka tidak memenuhi tuntutan utama Eva yakni kembali dikontrak sebagai dokter tim saat Jose Mourinho dipecat.
Dilansir oleh Mirror, dalam tuntutan tersebut Eva memakai beberapa pasal yang dikenakan kepada Chelsea seperti pemutusan hubungan kerja sepihak, pelanggaran kontrak serta diskriminasi gender.
Masih berdasarkan pada sumber yang sama, persidangan perdana tentang kasus ini baru akan digelar pada 6 Januari mendatang. Dengan kondisi Chelsea tidak melakukan pembelaan, besar kemungkinan Eva akan memenangkan tuntutannya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sutton: Mourinho Kecewakan Dirinya Sendiri
Liga Inggris 18 Desember 2015, 23:14
-
Didier Drogba Dipanggil Kembali ke Chelsea
Liga Inggris 18 Desember 2015, 23:01
-
Eva Carneiro Kalahkan Chelsea dan Mourinho
Liga Inggris 18 Desember 2015, 22:55 -
Liga Inggris 18 Desember 2015, 21:40

-
Guus Hiddink Konfirmasi Soal Chelsea
Liga Inggris 18 Desember 2015, 21:19
LATEST UPDATE
-
Tidak Usah Ragu, Gavi Memang Layak Masuk Skuad Timnas Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 15:32
-
Rekap Daftar Klub yang Sudah Lolos Liga Champions 2026/2027
Liga Champions 26 Mei 2026, 15:02
-
Update Ranking BWF 2026 Setelah Malaysia Masters 2026
Bulu Tangkis 26 Mei 2026, 15:00
-
Bek Tengah Terbaik Versi Jose Mourinho, Ada 2 Nama Ini!
Liga Champions 26 Mei 2026, 14:41
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00























KOMENTAR