
Bola.net - Eva Carneiro kembali angkat bicara setelah kontroversi yang melibatkannya dengan Jose Mourinho dan John Terry di Chelsea kembali dibahas dalam dokumenter Netflix. Perselisihan tersebut bermula pada Agustus 2015 ketika Carneiro masuk ke lapangan untuk memberikan perawatan kepada Eden Hazard dalam laga melawan Swansea City.
Mourinho dalam dokumenter tersebut mempertahankan pandangannya bahwa Hazard tidak mengalami cedera serius ketika tim medis masuk ke lapangan. Pelatih asal Portugal itu juga menegaskan bahwa jenis kelamin Carneiro tidak memengaruhi reaksinya terhadap kejadian tersebut.
Carneiro kemudian merespons melalui media sosial dengan mempertanyakan kembali versi kejadian yang disampaikan Mourinho dan Terry. Ia menegaskan bahwa sebagai tenaga medis, dirinya terikat kewajiban profesional untuk memeriksa pemain ketika diminta wasit.
Kontroversi Lama Kembali Muncul
🚨🔵 𝐁𝐑𝐄𝐀𝐊𝐈𝐍𝐆: Eva Carneiro has HIT BACK at José Mourinho and John Terry after the infamous 2015 Chelsea incident was revisited in Mourinho’s new Netflix documentary.
— MR.CFC 𓃭🏌️♂️ (@mahmoud_rassim) August 13, 2026
Eva Carneiro insists she had NO CHOICE but to enter the pitch to treat Eden Hazard after the referee… pic.twitter.com/5a0qNPrxwb
Insiden terjadi ketika Chelsea bermain imbang 2-2 melawan Swansea pada awal musim 2015/2016. Carneiro dan fisioterapis Jon Fearn masuk lapangan untuk menangani Hazard sehingga Chelsea harus bermain dengan sembilan pemain untuk sementara karena Thibaut Courtois sebelumnya sudah mendapat kartu merah.
Mourinho kemudian mengkritik keputusan tim medis tersebut dan Carneiro kehilangan tugasnya bersama tim utama sebelum akhirnya meninggalkan Chelsea. Ia juga mengajukan gugatan terkait pemecatan konstruktif dan perlakuan tidak adil, yang kemudian berakhir melalui penyelesaian di pengadilan.
Respons Tegas Carneiro
Carneiro menanggapi kemunculan kembali kisah tersebut dengan unggahan di X. "11 tahun kemudian dan di sinilah kita, menghidupkan kembali yang terburuk. Semoga mereka mendapatkan uang dari itu," tulisnya.
Dalam unggahan berikutnya, Carneiro menegaskan bahwa dirinya terikat kode etik medis. "Kami terikat oleh kode etik medico-legal. Sungguh, akan baik bagi John Terry untuk mempelajari aturan permainan. Sudah cukup lama, kawan."
Carneiro juga membagikan pernyataan British Association of Sport and Exercise Medicine mengenai kewajiban tim medis terhadap pemain. Dalam pedoman tersebut, tenaga medis wajib memeriksa pemain ketika wasit meminta mereka memberikan penanganan dan keputusan medis tidak boleh dipengaruhi pejabat klub.
Versi Mourinho dan Terry Berbeda
Mourinho tetap memiliki pandangan berbeda mengenai kejadian tersebut dalam dokumenter Netflix. "Saya bukan dokter, tetapi mata saya tahu kapan seorang pemain cedera dan kapan seorang pemain tidak cedera," ujar Mourinho dalam film tersebut.
John Terry juga memberikan dukungan terhadap sudut pandang mantan pelatihnya. "Secara medis, Jose akan mengatakan bahwa kecuali cederanya benar-benar parah, mereka tidak akan masuk," ujar Terry dalam dokumenter tersebut.
Carneiro kemudian memberikan penjelasan lebih rinci mengenai keputusan masuk lapangan. "Wasit Michael Oliver memanggil kami DUA KALI, pemain Eden Hazard meminta bantuan medis, kemudian kami melakukan kontak mata dari pinggir lapangan dan dia memastikan membutuhkan bantuan medis, DUA KALI," tulisnya.
Menurut Carneiro, kondisi tersebut membuat dirinya tidak memiliki pilihan sebagai tenaga medis. "Pada saat itu, tangan saya terikat sebagai seorang profesional medis," tegasnya.
Kontroversi yang telah berlalu selama lebih dari satu dekade kini kembali menjadi perbincangan setelah dokumenter tersebut tayang.
Sumber: The Mirror
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Setelah Chalobah, Como Ingin Comot Pemain Chelsea Ini Lagi?
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 23:30
-
Bos Manchester City Kibarkan Bendera Putih untuk Transfer Enzo Fernandez?
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 18:26
-
Eva Carneiro Tanggapi Jose Mourinho dan John Terry soal Kontroversi Chelsea 2015
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 11:04
-
Napoli Capai Kesepakatan untuk Rekrut Bek Chelsea
Liga Italia 14 Agustus 2026, 09:45
LATEST UPDATE
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR