Bola.net - Keputusan FA 'membebaskan' Callum McManaman untuk tekel horornya terhadap Massadio Haidara membuat kubu Newcastle sangat marah. The Magpies lalu membandingkan tekel forward Wigan Athletic itu dengan pelanggaran-pelanggaran lain yang pernah terjadi sebelumnya.
Terjangan McManaman ke lutut Haidara di DW Stadium akhir pekan kemarin itu bahkan memaksa sang bek Newcastle ditandu ke luar lapangan. Insiden itu sendiri luput dari pengamatan wasit Mark Hasley karena pandangannya terhalang sehingga tidak ada tendangan bebas untuk The Magpies maupun kartu untuk McManaman.

McManaman sendiri lolos dari ancaman sanksi karena FA telah memutuskan tidak akan melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan menggunakan rekaman pertandingan. Pasalnya, ada satu ofisial yang menyaksikan insiden tersebut. Berdasarkan peraturan yang ada, tindakan retrospeksi pun tidak bisa dilakukan.
Lewat situs resmi Newcastle, managing director Derek Llambias menyebut bahwa peraturan FA banyak celahnya.
"Dengan keputusan itu, jelas bahwa prosedur yang sekarang kurang sempurna," kata Llambias seperti dikutip Sky Sports.
"Pemain Newcastle United dan klub-klub lain sudah pernah dijatuhi sanksi untuk insiden-insiden yang di-review setelah pertandingan, padahal menurut kami tingkat bahayanya masih bawah tekel Callum McManaman terhadap Haidara," lanjutnya.
Lolosnya pelanggaran berat seperti ini dari penyelidikan lanjutan menggunakan rekaman pertandingan hanya karena ada ofisial yang melihat kejadiannya dinilai Llambias tidak tepat. Menurut Llambias, peraturan yang ada harus segera direvisi demi kebaikan bersama. (dai/sky/gia)
Terjangan McManaman ke lutut Haidara di DW Stadium akhir pekan kemarin itu bahkan memaksa sang bek Newcastle ditandu ke luar lapangan. Insiden itu sendiri luput dari pengamatan wasit Mark Hasley karena pandangannya terhalang sehingga tidak ada tendangan bebas untuk The Magpies maupun kartu untuk McManaman.

McManaman sendiri lolos dari ancaman sanksi karena FA telah memutuskan tidak akan melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan menggunakan rekaman pertandingan. Pasalnya, ada satu ofisial yang menyaksikan insiden tersebut. Berdasarkan peraturan yang ada, tindakan retrospeksi pun tidak bisa dilakukan.
Lewat situs resmi Newcastle, managing director Derek Llambias menyebut bahwa peraturan FA banyak celahnya.
"Dengan keputusan itu, jelas bahwa prosedur yang sekarang kurang sempurna," kata Llambias seperti dikutip Sky Sports.
"Pemain Newcastle United dan klub-klub lain sudah pernah dijatuhi sanksi untuk insiden-insiden yang di-review setelah pertandingan, padahal menurut kami tingkat bahayanya masih bawah tekel Callum McManaman terhadap Haidara," lanjutnya.
Lolosnya pelanggaran berat seperti ini dari penyelidikan lanjutan menggunakan rekaman pertandingan hanya karena ada ofisial yang melihat kejadiannya dinilai Llambias tidak tepat. Menurut Llambias, peraturan yang ada harus segera direvisi demi kebaikan bersama. (dai/sky/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
FA 'Bebaskan' McManaman, Newcastle Marah
Liga Inggris 20 Maret 2013, 01:51
-
Tekel Horor McManaman Lolos Sanksi FA
Liga Inggris 20 Maret 2013, 00:02
-
11 Tackling Paling 'Horror' di Sepakbola
Open Play 19 Maret 2013, 15:26
-
Kualifikasi Piala Dunia, Prancis Minus Debuchy
Piala Dunia 19 Maret 2013, 06:33
-
Tekel Horor McManaman Dibela Pemilik Wigan
Liga Inggris 19 Maret 2013, 00:57
LATEST UPDATE
-
Baru Cetak Satu Gol di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal: Bodo Amat!
Piala Dunia 11 Juli 2026, 11:00
-
Arsenal Capai Kesepakatan Pribadi dengan Bintang Timnas Brasil Ini
Liga Inggris 11 Juli 2026, 09:30
-
Ederson Batal, Manchester United Incar Gelandang Brasil Lainnya!
Liga Inggris 11 Juli 2026, 08:30
-
Here We Go! Barcelona Kunci Transfer Karim Adeyemi dari Dortmund!
Liga Spanyol 11 Juli 2026, 07:27
-
Loh! Manchester United Putuskan Batal Rekrut Ederson!
Piala Dunia 11 Juli 2026, 05:20
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR