Bola.net - Gelandang Chelsea, Cesc Fabregas secara terbuka mengakui bahwa membuat assist merupakan tujuan utamanya dalam bermain sepakbola. Pemain asal Spanyol ini bahkan mengakui bahwa ia jauh lebih menikmati sensasi membukukan assist yang dikonversi rekannya menjadi sebuah gol, alih-alih ia mencetak gol dengan kakinya sendiri.
Fabregas tidak asal bicara, karena statistik pun membuktikan betapa gemarnya ia menyumbang assist. Musim ini Fabregas telah mencetak 12 assist bagi rekan-rekannya dalam 17 laga, jumlah tertinggi di Premier League sejauh ini.
"Dalam tiap wawancara, saat saya disuruh memilih antara mencetak gol atau membukukan assist, saya selalu menjawab saya lebih suka membuat assist," ungkap Fabregas seperti dilansir Champions Magazine.
"Memang, sensasi mencetak gol memang luar biasa, salah satu momen paling indah dalam sepakbola. Namun saya selalu lebih menikmati saat-saat mengirimkan umpan terakhir kepada rekan untuk ditembakkan ke gawang. Hanya orang-orang yang memang gemar mengirim assist yang akan memahami nikmatnya melihat rekan setim mencetak gol dari hasil umpan mereka. Terutama saat berhasil membebaskan striker dengan umpan yang membuat mereka berhadapan satu lawan satu dengan penjaga gawang, rasanya sungguh memuaskan."[initial]
(cm/mri)
Fabregas tidak asal bicara, karena statistik pun membuktikan betapa gemarnya ia menyumbang assist. Musim ini Fabregas telah mencetak 12 assist bagi rekan-rekannya dalam 17 laga, jumlah tertinggi di Premier League sejauh ini.
"Dalam tiap wawancara, saat saya disuruh memilih antara mencetak gol atau membukukan assist, saya selalu menjawab saya lebih suka membuat assist," ungkap Fabregas seperti dilansir Champions Magazine.
"Memang, sensasi mencetak gol memang luar biasa, salah satu momen paling indah dalam sepakbola. Namun saya selalu lebih menikmati saat-saat mengirimkan umpan terakhir kepada rekan untuk ditembakkan ke gawang. Hanya orang-orang yang memang gemar mengirim assist yang akan memahami nikmatnya melihat rekan setim mencetak gol dari hasil umpan mereka. Terutama saat berhasil membebaskan striker dengan umpan yang membuat mereka berhadapan satu lawan satu dengan penjaga gawang, rasanya sungguh memuaskan."[initial]
Baca Juga
- Mourinho Sebut Performa Terry Masih Seganas Sepuluh Tahun Lalu
- Mourinho Sanjung Sportivitas Hazard Terhadap Bardsley
- Inilah 'Titah' Dari Mourinho Untuk Fabregas Musim Ini
- Ivanovic: Costa Ingin Jadi Bintang dan Suka Bercanda
- Moura: Chelsea Berevolusi Jauh Lebih Kuat Dari Musim Lalu
- Cech: Untung Chelsea Punya Banyak Striker Hebat
- Filipe Luis: Mourinho Dicintai Sekaligus Dibenci
- Fabregas Paling 'Sehati' Dengan Messi dan Silva
- Fergie: Mourinho Adalah Teladan Bagi Mereka Yang Ingin Sukses
- Tinggalkan Barca, Fabregas Merasa Terlahir Kembali
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mourinho: Perjamuan Pertama Dengan Fergie Mengecewakan
Liga Inggris 24 Desember 2014, 20:57
-
Dipuji Fergie, Ini Balasan Mourinho
Liga Inggris 24 Desember 2014, 20:32
-
Preview: Chelsea vs West Ham, Awas Hantaman Palu
Liga Inggris 24 Desember 2014, 19:30
-
'Sam Allardyce Tahu Cara Kalahkan Chelsea'
Liga Inggris 24 Desember 2014, 18:39
-
Katalog Kado Natal Klub-klub Premier League
Bolatainment 24 Desember 2014, 18:04
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia 11 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:01
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR