
Bola.net - Manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson memperingatkan sang seteru, Manchester City jika sampai gagal mengunci ambisi mereka menjadi kampiun musim ini, maka mereka tak akan pernah bangkit dari kekecewaan yang dihasilkannya.
City menyongsong laga terakhir musim ini dalam posisi terdepan, unggul selisih gol dari Setan Merah, dan mereka akan merangkul trofi juara liga pertama dalam 44 tahun andai bisa menumbangkan QPR di kandang sendiri.
Namun Ferguson merasa beban berat akan berada di pundak pasukan Roberto Mancini, dan itu akan memberi dampak psikologis luar biasa andai mereka gagal melakukan tugas mereka justru di hari terakhir kompetisi.
"City harus menang dan itu tantangan luar biasa besar untuk mereka, karena kekecewaan kalah dalam persaingan ini akan sukar dipercaya," tukas manajer asal Skotlandia itu.
"Itu tak bisa diceritakan saat ini, apa efek yang bisa mereka dapatkan. Itu tak akan mudah untuk mereka karena tekanan kini ada pada mereka dan fans akan menempatkan wasit dalam tekanan yang luar biasa besar."
"Jelang laga ini, Anda memperkirakan City akan menang - saya pun begitu. Tapi sepanjang manusia tetap manusia, Anda tak pernah tahu apa yang bisa terjadi. Anda berharap sesuatu yang bodoh akan terjadi."
"Mereka terlihat seolah sangat kompak di Newcastle pekan lalu. Saya tak merasa mereka menunjukkan rasa gugup apapun. Tapi situasi gugup akan muncul jika dengan 10 atau 15 menit tersisa, City tak menang. Publik mereka akan sedikit tak tenang," ucapnya menebar psy-war.
"Ini adalah laga terakhir musim ini. Ini akan fantastis untuk kubu netral, akan fantastis untuk media namun menyakitkan untuk kedua klub - meski ini akan lebih menyakitkan City jika mereka sampai gagal." (sun/row)
City menyongsong laga terakhir musim ini dalam posisi terdepan, unggul selisih gol dari Setan Merah, dan mereka akan merangkul trofi juara liga pertama dalam 44 tahun andai bisa menumbangkan QPR di kandang sendiri.
Namun Ferguson merasa beban berat akan berada di pundak pasukan Roberto Mancini, dan itu akan memberi dampak psikologis luar biasa andai mereka gagal melakukan tugas mereka justru di hari terakhir kompetisi.
"City harus menang dan itu tantangan luar biasa besar untuk mereka, karena kekecewaan kalah dalam persaingan ini akan sukar dipercaya," tukas manajer asal Skotlandia itu.
"Itu tak bisa diceritakan saat ini, apa efek yang bisa mereka dapatkan. Itu tak akan mudah untuk mereka karena tekanan kini ada pada mereka dan fans akan menempatkan wasit dalam tekanan yang luar biasa besar."
"Jelang laga ini, Anda memperkirakan City akan menang - saya pun begitu. Tapi sepanjang manusia tetap manusia, Anda tak pernah tahu apa yang bisa terjadi. Anda berharap sesuatu yang bodoh akan terjadi."
"Mereka terlihat seolah sangat kompak di Newcastle pekan lalu. Saya tak merasa mereka menunjukkan rasa gugup apapun. Tapi situasi gugup akan muncul jika dengan 10 atau 15 menit tersisa, City tak menang. Publik mereka akan sedikit tak tenang," ucapnya menebar psy-war.
"Ini adalah laga terakhir musim ini. Ini akan fantastis untuk kubu netral, akan fantastis untuk media namun menyakitkan untuk kedua klub - meski ini akan lebih menyakitkan City jika mereka sampai gagal." (sun/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Preview: Manchester City vs QPR, Kini Saatnya!
Liga Inggris 12 Mei 2012, 22:00
-
Evra: United Sudah Membunuh Diri Sendiri
Liga Inggris 12 Mei 2012, 20:00
-
Ferguson: Gagal, dan City Bakal Sulit Bangkit
Liga Inggris 12 Mei 2012, 18:00
-
Joe Hart Menangi Golden Glove Award
Liga Inggris 12 Mei 2012, 14:15
-
Mancini: City Tim Terbaik di Inggris
Liga Inggris 12 Mei 2012, 12:00
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Pesan Haru Gavi Setelah Masuk Skuad Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 01:00
-
Juventus dan AC Milan Buang Tiket Liga Champions karena Tim Kecil
Liga Italia 25 Mei 2026, 23:34
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
-
Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026: Barcelona 8, Real Madrid 0
Piala Dunia 25 Mei 2026, 18:24
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00

























KOMENTAR