
Bola.net - Manchester United kembali berada di persimpangan setelah keputusan memecat Ruben Amorim pekan lalu, menyusul 14 bulan periode yang dinilai mengecewakan dan penuh ketegangan. Perubahan ini memaksa klub mengambil langkah cepat demi menjaga stabilitas hingga akhir musim.
Michael Carrick kemudian ditunjuk sebagai pelatih kepala sementara untuk sisa kompetisi. Penunjukan ini datang di tengah jadwal krusial, termasuk laga terdekat menghadapi Manchester City, sekaligus target besar mengamankan tiket Liga Champions.
Namun, keputusan tersebut langsung memicu perdebatan. Dua mantan kapten Setan Merah, Gary Neville dan Roy Keane, secara terbuka menyampaikan pandangan mereka soal arah yang seharusnya diambil klub terkait kursi pelatih permanen.
Neville: Carrick Tak Boleh Dipertimbangkan Jangka Panjang

Gary Neville menilai Manchester United tidak bisa mempertimbangkan Michael Carrick sebagai pelatih kepala lebih dari satu musim. Menurutnya, keputusan itu harus berdiri terpisah dari hasil apa pun yang mungkin diraih Carrick hingga akhir kompetisi.
“Saya harap dia melakukannya dengan sangat baik. Tidak boleh ada pertimbangan bahwa Michael mengambil pekerjaan ini melewati musim ini, demi Michael dan demi klub,” kata Neville dalam podcast Stick to Football.
Neville menegaskan bahkan jika Carrick mampu membawa United meraih kemenangan beruntun dan finis di zona Liga Champions, klub tetap harus berpikir lebih luas. Ia menilai situasi seperti itu bisa menggoda, tetapi tidak boleh mengaburkan rencana jangka panjang.
“Jika dia memenangkan setiap pertandingan, kita bisa saja duduk di sini di akhir musim dengan hasil luar biasa, para fans bersemangat, berada di posisi Liga Champions. Itu bisa terjadi dan kita semua bisa terbawa suasana,” ujarnya.
Neville menyebut nama-nama pelatih elite sebagai pembanding yang seharusnya masuk radar United. Ia secara khusus menyinggung Mauricio Pochettino, Thomas Tuchel, dan Carlo Ancelotti sebagai opsi yang patut dipertimbangkan di akhir musim.
Keane Dorong United Bidik Best of the Best
Roy Keane sejalan dengan Neville soal ambisi klub, namun menyoroti kecenderungan terlalu cepat menutup kemungkinan. Ia menyebut pelatih Atletico Madrid Diego Simeone dan pelatih Paris Saint-Germain Luis Enrique sebagai contoh figur yang layak dipertimbangkan.
“Bukankah itu aneh? Kita bicara soal opsi tapi Anda langsung mencoret orang-orang. United seharusnya berpikir, ‘ayo coba dapatkan yang terbaik dari yang terbaik’,” kata Keane.
Selain soal pelatih, Keane juga menyinggung mentalitas pemain dan staf di tengah tekanan besar yang menyertai Manchester United. Ia menekankan bahwa tuntutan klub tidak pernah berubah, terlepas dari siapa yang berada di kursi pelatih.
Keane menambahkan Carrick kini berada dalam posisi untuk merangkul tantangan tersebut. Ia menilai fokus seharusnya tertuju pada keberanian menghadapi ekspektasi, tanpa terus dibayangi masa lalu klub.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Man United vs Man City 17 Januari 2026
Liga Inggris 16 Januari 2026, 19:30
-
Live Streaming Man United vs Man City: Derby Panas Penentu Nasib
Liga Inggris 16 Januari 2026, 16:30
-
Atas Permintaan Carrick, MU Bakal Belanja Pemain di Januari 2026?
Liga Inggris 16 Januari 2026, 16:20
-
Roy Keane Pertanyakan Keputusan MU Pekerjakan Michael Carrick Sebagai Caretaker
Liga Inggris 16 Januari 2026, 16:03
LATEST UPDATE
-
Patrice Evra Sebut Sosok Manajer Ideal untuk Manchester United
Liga Inggris 10 Maret 2026, 00:19
-
Xavi Ungkap Alasan Tak Akan Pernah Kembali ke Barcelona
Liga Spanyol 9 Maret 2026, 20:33
-
Prediksi Jumlah Trofi yang Bisa Diraih Arsenal Musim Ini
Liga Inggris 9 Maret 2026, 18:30



















KOMENTAR