Bola.net - Eks manajer Chelsea, Guus Hiddink tampak enggan menampik kemungkinan dirinya untuk kembali ke Stamford Bridge, menyusul memori indah di klub London.
Sebelum menukangi timnas Turki dan Anzhi Makhachkala di Rusia hingga saat ini, Hiddink merupakan manajer interim The Blues pada 2009. Kala itu ia didapuk oleh Roman Abramovich untuk menggantikan posisi Luiz Felipe Scolari.
Kini dengan bakal tersedianya kursi lowong di jabatan manajer Chelsea pada akhir musim, Hiddink rupanya tertarik untuk mengulang masa indahnya di Inggris. Kendati pernah mengumumkan bakal pensiun, namun opsi kembali ke Chelsea akan membuatnya berpikir ulang.
"Saya sangat menikmati masa saya di sana, selama setengah tahun dan dalam 27 atau 30 pertandingan. Kami hanya kalah dari Tottenham, dan selebihnya meraih hasil positif. Kini mereka telah banyak berubah. Saya adalah satu-satunya orang yang tidak dipecat," kisah pria asal Belanda.
"Saya berkata pada media Belanda bahwa mungkin saya akan berhenti akhir musim ini, namun kami punya opsi lain untuk melanjutkannya dengan Anzhi. Selama saya masih punya energi dan belum merasa tua, maka saya kan melanjutkannya. Saya tidak bisa memprediksi ke mana musim depan."
Saat ini Chelsea masih berada di tangan manajer asal Spanyol, Rafael Benitez. Namun situasi yang tak kunjung membaik, antara hubungannya dengan pendukung klub membuat eks manajer Liverpool mengaku akan hengkang di akhir musim. (sky/atg)
Sebelum menukangi timnas Turki dan Anzhi Makhachkala di Rusia hingga saat ini, Hiddink merupakan manajer interim The Blues pada 2009. Kala itu ia didapuk oleh Roman Abramovich untuk menggantikan posisi Luiz Felipe Scolari.
Kini dengan bakal tersedianya kursi lowong di jabatan manajer Chelsea pada akhir musim, Hiddink rupanya tertarik untuk mengulang masa indahnya di Inggris. Kendati pernah mengumumkan bakal pensiun, namun opsi kembali ke Chelsea akan membuatnya berpikir ulang.
"Saya sangat menikmati masa saya di sana, selama setengah tahun dan dalam 27 atau 30 pertandingan. Kami hanya kalah dari Tottenham, dan selebihnya meraih hasil positif. Kini mereka telah banyak berubah. Saya adalah satu-satunya orang yang tidak dipecat," kisah pria asal Belanda.
"Saya berkata pada media Belanda bahwa mungkin saya akan berhenti akhir musim ini, namun kami punya opsi lain untuk melanjutkannya dengan Anzhi. Selama saya masih punya energi dan belum merasa tua, maka saya kan melanjutkannya. Saya tidak bisa memprediksi ke mana musim depan."
Saat ini Chelsea masih berada di tangan manajer asal Spanyol, Rafael Benitez. Namun situasi yang tak kunjung membaik, antara hubungannya dengan pendukung klub membuat eks manajer Liverpool mengaku akan hengkang di akhir musim. (sky/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Wenger: Nilai Arsenal Dari Performa, Bukan Uang
Liga Inggris 3 Maret 2013, 16:00
-
Guus Hiddink Siap Kembali Tangani Chelsea
Liga Inggris 3 Maret 2013, 08:30
-
Benitez: Atmosfer Stamford Bridge Mulai Membaik
Liga Inggris 3 Maret 2013, 05:30
-
Review: Tiga Angka Chelsea Berkat Demba Ba
Liga Inggris 3 Maret 2013, 00:40
-
Raksasa Premier League Berlomba Rayu Julian Draxler
Liga Inggris 2 Maret 2013, 23:00
LATEST UPDATE
-
Kabar Baik, Lionel Messi Cuma Lelah Otot
Piala Dunia 26 Mei 2026, 11:45
-
RESMI: Arema FC Lepas Lucas Frigeri
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 11:21
-
Roy Keane Sindir Bruno Fernandes Lagi? Kali Ini Bawa-Bawa Keledai!
Liga Inggris 26 Mei 2026, 10:45
-
Jadwal Live Streaming WorldSBK Aragon 2026 di Vidio, 29-31 Mei 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 10:36
-
Maju Membela Kylian Mbappe: Dia Bukan Seorang Penipu!
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 10:15
-
Mengapa Atletico Madrid Pertimbangkan Jual Julian Alvarez?
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 10:02
-
Jadwal Lengkap R3 BLU CRU World Cup 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:56
-
Jadwal Lengkap Balapan WorldSBK 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:54
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00


























KOMENTAR