
Bola.net - Pierre-Emerick Aubameyang sedang tidak seperti biasanya. Sejak meneken kontrak baru di Arsenal beberapa waktu lalu, performa sang striker masih belum sesuai harapan.
Aubameyang mencetak gol kemenangan Arsenal atas Rapid Vienna di Liga Europa beberapa hari lalu. Faktanya, itu baru gol kedua Auba untuk The Gunners musim ini.
Tentu mengejutkan, Aubameyang terakhir mencetak gol di laga pembuka musim baru, membantu Arsenal mengalahkan Fulham 3-0. Setelahnya, dia melewati empat pertandingan tanpa gol.
Untuk striker kelas menengah, catatan itu tidak sampai disebut paceklik gol, tapi bagi Aubameyang, tentu layak dipandang sebagai krisis kecil.
Apa yang terjadi pada Aubameyang? Mengutip Goal internasional, scroll ke bawah ya, Bolaneters!
Karena kontrak?
Pierre-Emerick Aubameyang meneken kontrak baru di Arsenal. (c) twitter.com/Arsenal
Kritik mulai menyerang Aubameyang. Muncul dugaan bahwa striker Gabon ini hilang fokus setelah meneken kontrak baru, yakni hanya beberapa hari setelah duel kontra Fulham itu.
"Ini bukan hanya soal fakta dia belum mencetak gol, ini soal performanya," ungkap mantan striker Tottenham, Darrent Bent, kepada talkSPORT.
"Sebelum meneken kontrak, dia ada di mana-mana di lapangan -- berlari mundur, menekel lawan, menyerang. Ada intensitas tinggi dalam permainannya."
"Sekarang Anda bisa melihat levelnya jauh menurun," imbuhnya.
Menunggu pembuktikan
Meski tengah kesulitan, Aubameyang diyakini mampu melewatinya. Dia begitu akrab dengan gol, terbukti dia adalah top scorer Premier LEague dua musim terakhir.
Gol kontra Rapid Vienna kemarin mungkin jauh lebih penting dari yang terlihat. Aubameyang harus kembali ke level terbaiknya untuk Arsenal.
"Ekspektasi terhadapnya adalah untuk mencetak gol di setiap pertandingan. Itu karena dia pemain top, karena apa yang sudah dia lakukan dahulu," ujar pelatih Arsenal, Mikel Arteta.
"Jadi, kami akan membantu dia untuk itu. Kami akan mendukung dia ketika waktunya tiba."
Baru 6 tembakan
Alexandre Lacazette dan Pierre-Emerick Aubameyang merayakan gol ke gawang West Ham di pekan kedua Premier League 2020/2021 (c) AP Photo
Bicara statistik, Aubameyang sebenarnya tidak tampil buruk di luar paceklik gol itu. Dia adalah salah satu pemain Arsenal yang paling banyak bergerak, dengan jarak tempuh terbilang tinggi.
Jadi, bukan etos kerja Aubameyang yang perlu dipertanyakan, melainkan minimnya peluang untuknya. Sehebat apa pun Auba, dia tidak akan bisa mencetak gol tanpa servis memuaskan.
Aubameyang baru melepas 6 tembakan dari 5 pertandingan Premier League sejauh ini, jauh di bawah striker lain -- katakanlah ada Harry kane dan Mohamed Salah dengan 25 tembakan.
Inilah letak masalah sebenarnya. Aubameyang tidak bisa menembak karena tidak ada peluang, dan tugas Arteta untuk menyelesaikan ini.
Arsenal bakal menjamu Leicester City pada duel pekan ke-6, Senin (26/10/2020) dini hari WIB nanti. Bisakah Aubameyang mencetak gol dan menghentikan momentum buruknya?
Sumber: Goal
Baca ini juga ya!
- Ada yang Aneh dengan Bahasa Tubuh Bruno Fernandes, Frustrasi Salah Posisi?
- Merasa MU Pantas Menang, Begini Pujian Luke Shaw untuk Edouard Mendy
- Kontroversi Harry Maguire 'Rangkul' Azpilicueta: Harusnya Chelsea Dapat Penalti?
- MU vs Chelsea Berakhir Imbang, Ini yang Dikatakan Lampard pada Solskjaer di Tengah Pertandingan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hanya 6 Tembakan dari 5 Pertandingan, Ada Apa dengan Aubameyang?
Liga Inggris 25 Oktober 2020, 20:30
-
Jelang Arsenal vs Leicester City: Apa Kabar Dani Ceballos dan Willian?
Liga Inggris 25 Oktober 2020, 13:40
-
Pelatih Leicester City Dukung Keputusan Mikel Arteta 'Mendepak' Mesut Ozil
Liga Inggris 25 Oktober 2020, 10:07
-
Jadwal dan Siaran Arsenal vs Leicester Dini Hari, 26 Oktober 2020
Liga Inggris 25 Oktober 2020, 08:06
-
Jorginho Akui Sempat Nyaris Gabung Arsenal
Liga Inggris 25 Oktober 2020, 07:00
LATEST UPDATE
-
5 Fakta Spektakuler di Balik Podium Aldi Satya Mahendra di WorldSSP Australia 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 12:14
-
Aldi Satya Mahendra Masuk Top 5 Klasemen WorldSSP 2026 Usai Podium di Race 2 Seri Australia
Otomotif 22 Februari 2026, 11:35
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 11:20
-
Bekuk Lecce, Inter Milan Kian Percaya Diri untuk Hadapi Bodo/Glimt
Liga Italia 22 Februari 2026, 11:08
-
Juventus Tumbang Lawan Como, Begini Kata Luciano Spalletti
Liga Italia 22 Februari 2026, 10:55
-
Tottenham vs Arsenal: Ini 4 Alasan Spurs Bisa Jegal The Gunners di Derby London Utara
Liga Inggris 22 Februari 2026, 10:47
-
Tidak Cari-cari Alasan, Arbeloa akui Real Madrid Layak Kalah dari Osasuna
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 10:28
-
Kalah dari Osasuna, Alvaro Arbeloa Yakin Real Madrid Masih Bisa Juara La Liga
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 10:04
-
Terpeleset Lagi, Liam Rosenior Sebut Chelsea Harus Segera Berbenah
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:52
-
Chelsea Gagal Menang Lawan Burnley karena Blunder Pemain Sendiri
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:41
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 09:32
-
James Milner Ukir Sejarah, Pecahkan Rekor Penampilan di Premier League
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:28
-
Hasil Superpole Race WorldSBK Australia 2026: Nicolo Bulega Menang Lagi, Ungguli Duet Bimota
Otomotif 22 Februari 2026, 09:23
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR