Chelsea menjalani partai yang bisa menjadi penentu gelar juara Premier League. The Blues menjamu klub sekota Crystal Palace di Stamford Bridge pada Minggu (03/05).
Bintang terbaik Chelsea musim ini, Eden Hazard, menjadi penentu kemenangan. Hazard mendapat penalti, namun eksekusinya bisa ditepis. Untungnya, bola muntah ditanduk Hazard untuk membawa Chelsea menang tipis 1-0.
Begitu pertandingan dimulai, Chelsea yang butuh kemenangan untuk mengangkat trofi juara segera melancarkan serangan. Duet Willian dan Juan Cuadrado di masing-masing sayap membuat serangan Chelsea bisa mencapai jantung pertahanan Palace dengan cepat.
Palace menanggapi agresivitas Chesea ini dengan memperketat pertahanan mereka. Jika bisa melumpuhkan serangan Chelsea, Palace segera mengirim bola jauh ke depan untuk dikejar Puncheon, Bolasie dan Zaha.
Pertarungan kemudian berjalan keras menjurus kasar sejak pertengahan babak pertama. Wasit Kevin Friend harus mengeluarkan beberapa kartu kuning untuk menjaga pertandingan tetap terkendali.
Chelsea memiliki banyak peluang, baik dari kreasi sendiri maupun buah kesalahan lawan. Namun penyelesaian akhir Chelsea masih belum cukup bagus untuk menaklukkan Speroni yang sebenarnya tampil kurang meyakinkan.
Palace juga bukannya tanpa peluang. Jason Puncheon mendapat bola liar di depan kotak penalti dalam posisi tak terjaga. Namun Puncheon mengambil waktu terlalu lama sehingga saat ia melepas tembakan, John Terry dan Cesar Azpilicueta sudah bisa melompat dan menghalanginya.
Chelsea baru bisa unggul menjelang babak pertama usai. Willian mengirim umpan backheel kepada Eden Hazard di kotak penalti Palace. Penetrasi Hazard dihentikan dengan ganjalan oleh McArthur dan wasit pun menunjuk titik putih.
Eden Hazard menjadi algojo penalti itu. Tembakan Hazard cukup pelan dan arahnya juga gampang dijangkau. Untung bagi Hazard, Speroni tidak melakukan penyelamatan dengan baik dan bola muntah disundul Hazard lagi untuk membawa Chelsea unggul hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Mourinho langsung melakukan perubahan taktis. Juan Cuadrado ditarik keluar untuk digantikan oleh John Obi Mikel. Pergantian ini memberikan kestabilan di lini tengah The Blues karena unggul jumlah pemain dalam pertarungan di sektor gelandang.
Chelsea pun bisa mendominasi ball possession, mengendalikan tempo dan mendikte permainan. Chelsea sukses meredam ancaman serangan balik cepat Palace dengan strategi ini.
Unggul di lapangan tengah, Chelsea pun leluasa menciptakan banyak peluang. Hanya saja, Chelsea seperti kehilangan ketajamannya dalam pertandingan ini. The Blues tak mampu memaksimalkan peluang yang mereka miliki untuk mencetak gol tambahan.
Beberapa menit menjelang pertandingan usai, Jose Mourinho kembali melakukan pergantian taktis. Kali ini Mou mempertebal pertahanannya setelah beberapa menit diserang habis-habisan oleh Palace.
Chelsea akhirnya mampu mempertahankan keunggulan tipis mereka. dengan kemenangan ini, Chelsea dipastikan menjadi juara Premier League musim 2014-15.
Statistik Chelsea vs Crystal Palace
Penguasaan bola: 63% - 37%
Shot (on goal): 16 (7) - 6 (1)
Corner: 3 - 3
Pelanggaran: 10 - 13
Kartu kuning: 2 - 2
Kartu merah: 0 - 0
Susunan pemain Chelsea: Courtois; Ivanovic, Cahill, Terry, Azpilicueta; Fabregas, Matic; Cuadrado (Mikel, 46'), Willian (Zouma, 85'), Hazard; Drogba.
Susunan pemain Crystal Palace: Speroni; Mariappa (Kelly, 60'), Delaney, Dann, Ward; McArthur, Ledley, Mutch (Murray, 61'); Puncheon (Sanogo, 71'), Bolasie, Zaha. (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Pertandingan: Inter 0 vs 0 Chievo
Liga Italia 3 Mei 2015, 22:17
-
Hasil Pertandingan: Chelsea 1 vs 0 Palace
Liga Inggris 3 Mei 2015, 21:37
-
Hasil Pertandingan: AS Roma 2 vs 0 Genoa
Liga Italia 3 Mei 2015, 19:31
-
Hasil Pertandingan: Sevilla 2 vs 3 Real Madrid
Liga Spanyol 3 Mei 2015, 03:03
-
Hasil Pertandingan: Manchester United 0 vs 1 West Brom
Liga Inggris 3 Mei 2015, 01:24
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 22 Februari 2026
Voli 22 Februari 2026, 04:00
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR