
Bola.net - Manchester City meraih sebuah kemenangan krusial di pekan ke-27 EPL ini. Berhadapan dengan Leicester City di King Power Stadium, The Citizens berhasil menumbangkan tuan rumah dengan skor tipis 1-0.
Adalah pemain pengganti, Gabriel Jesus yang menjadi pahlawan kemenangan The Citizens berkat gol semata wayangnya ke gawang Kasper Schmeichel.
Pertandingan yang digelar di King Power Stadium ini dimulai dengan tempo sedang. Kedua tim sama-sama berhati-hati untuk membangun serangan mereka ke gawang lawan.
Ketika laga baru berjalan sembilan menit, skuat Manchester City dibuat deg-degan ketika Jamie Vardy berhasil berhadapan satu lawan satu dengan Ederson Moraes. Sang striker berhasil mengelabuhi penjaga gawang City itu dengan tembakannya, namun sayang bola malah mengenai tiang gawang.
Di 15 menit pertama, Manchester City yang mendikte jalannya pertandingan kesulitan untuk menembus permainan rapat Leicester City. Sementara The Foxes mencari-cari celah untuk melakukan serangan balik cepat.
Di menit 17, Gundogan nyaris membuka keunggulan City setelah ia berhasil mengonversi umpan terukur Kevin De Bruyne menjadi tembakan tepat sasaran. Di sini, Kasper Schmeichel berhasil menunjukkan kemampuannya dan menggagalkan tembakan itu dengan kakinya.
Kubu The Foxes sendiri memiliki sejumlah peluang berbahaya dari bola-bola mati. Salah satunya terjadi di menit 37, di mana James Maddison berhasil melepaskan tembakan melengkung yang sempurna, namun bola berhasil ditepis oleh Ederson.
Jual beli serangan terus berlanjut, namun tidak ada gol yang tercipta setelah wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya babak pertama.
Baca jalannya pertandingan di babak kedua di bawah ini.
Babak Kedua
Di awal babak kedua ini, Brendan Rodgers menarik keluar Kelechi Iheanacho dan digantikan oleh Harvey Barnes, setelah sang striker mengalami tabrakan dengan Ederson di akhir babak pertama.
Tempo permainan di babak kedua tidak menurun. Kedua tim sama-sama melancarkan serangan demi serangan, di mana Leicester sedikit lebih dominan di awal.
Di menit 54, City mengancam gawang Leicester melalui tembakan keras mendatar Kevin De Bruyne, namun bola berhasil ditepis oleh Schmeichel.
Petaka malah datang ke kubu tuan rumah di menit 60, setelah tembakan keras Gundogan mengenai tangan Fuchs. Wasit pada awalnya melanjutkan pertandingan, namun VAR kemudian menyatakan bahwa Fuchs melakukan handsball sehingga City mendapatkan penalti. Aguero yang diplot menjadi algojo gagal mengonversi peluang emas ini setelah Kasper Schmeichel membaca arah bola dengan baik lalu mematahkannya. Skor tetap bertahan 0-0.
Kegagalan penalti itu membuat City semakin bernafsu menyerang. Mereka mulai mengurung Leicester di area pertahanan mereka sendiri, di mana The Foxes memang mengandalkan serangan balik untuk mengancam City.
Melihat kondisi yang deadlock, Guardiola memutuskan mengganti penyerangnya. Sergio Aguero ditarik keluar dan digantikan oleh Gabriel Jesus.
Keputusan memasukkan Jesus terbukti menjadi keputusan yang tepat. Di menit 80, sang striker berhasil membuka keunggulan memanfaatkan umpan terukur dari Riyad Mahrez. Wasit sempat mengecek VAR karena posisi Jesus dinilai sedikit offside, namun gol itu tetap disahkan karena sang striker tidak offside.
Gol tersebut membuat City semakin intens untuk menyerang pertahanan The Foxes. Bernardo Silva sempat mencoba peruntungannya melalui tembakan mendatar dari luar kotak penalti, namun bola masih melebar dari gawang City.
Duel sengit antara kedua tim terus bertahan hingga akhir laga. Namun skor 1-0 bertahan untuk keunggulan City, sehingga The Citizens berhak membawa pulang tiga angka.
Berkat kemenangan ini, City semakin menjauh dari kejaran Leicester City dengan raihan 57 poin. Sementara The Foxes tertahan di peringkat ketiga dengan raihan 50 poin.
Susunan Pemain Kedua Tim
Leicester City (3-5-2): Schmeichel; Fuchs (Perez 90'), Evans, Soyuncu; Chilwell, Praet, Tielemans, Maddison, Pereira; Vardy, Iheanacho (Barnes 46')
Manchester City (4-1-4-1): Ederson; Mendy, Laporte (Otamendi 58'), Fernandinho, Walker; Rodri; Silva, De Bruyne, Mahrez; Aguero (Jesus 77')
Statistik Pertandingan
Leicester City - Manchester City
Gol: 0 - 1
Total Shots: 10 - 28
Shots on Target: 3 - 7
Posession: 32% - 68%
Foul: 14 - 10
Offside: 1 -1
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Pertandingan Leicester City vs Manchester City: 0-1
Liga Inggris 23 Februari 2020, 02:23
-
Hasil Pertandingan SPAL vs Juventus: 1-2
Liga Italia 23 Februari 2020, 01:53
-
Hasil Pertandingan Southampton vs Aston Villa: Skor 2-0
Liga Inggris 23 Februari 2020, 00:09
-
Hasil Pertandingan Barcelona vs Eibar: 5-0
Liga Spanyol 22 Februari 2020, 23:58
-
Hasil Pertandingan Chelsea vs Tottenham: Skor 2-1
Liga Inggris 22 Februari 2020, 21:25
LATEST UPDATE
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
-
Hasil Race 1 WorldSBK Australia 2026: Ducati Sapu Bersih 3 Podium, Nicolo Bulega Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 12:43
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 11:25
-
Hasil Race 1 WorldSSP Australia 2026: Aldi Satya Mahendra Sabet Poin, Jaume Masia Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 11:13
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR