
pesta gol 1-6 ketika bertamu ke St Mary's Stadium untuk menghadapi Southampton di perempat final Capital One Cup, Kamis (03/12).
Southampton gagal bermain dominan walau tampil di hadapan para pendukungnya sendiri. Sementara itu Liverpool tampil taktis, efisien, dan sabar. Walau sempat tertinggal dari gol Sadio Mane, The Reds bisa membalas melalui Daniel Sturridge (dua gol), Divock Origi (tiga gol) dan Jordon Ibe.
Sebagai tuan rumah, Southampton langsung tampil menggebrak di awal pertandingan ini. Liverpool pun keteteran menghadapi serangan mereka.
Hasilnya pun langsung terlihat pada detik ke-41. Umpan crossing Ryan Bertrand meluncul mulus ke dalam kotak 16 meter. Umpan matang itu langsung disambar dengan tandukan Sadio Mane yang lolos dari pengawalan Alberto Moreno. 1-0.
Liverpool ternyata tak panik walau tertinggal satu gol. Mereka berusaha bermain dengan tenang sembari menurunkan tempo permainan. Sedikit demi sedikit, mereka mulai bisa menguasai jalannya pertandingan dan berhasil mengalirkan bola sampai kotak penalti lawan.
Taktik tersebut berbuah manis pada menit ke-26. Umpan dari Joe Allen membuat Daniel Sturridge hanya tinggal berhadapan dengan satu bek lawan. Walau demikian, dari sudut yang cukup sempit, ia melepas tendangan keras dengan kaki kirinya ke tiang jauh. Gol! 1-1.
Performa apik Liverpool terus berlanjut setelah berhasil menyamakan kedudukan. Emre Can memberikan umpan matang nan cantik ke dalam kotak penalti Soton di menit ke-29. Umpan itu langsung disambar dengan tendangan kaki kanan Sturridge. The Reds kini berbalik unggul 1-2.
Liverpool terus bermain cukup dominan setelah membalikkan keadaan. Pertahanan mereka sangat solid dan nampak tajam ketika menyerang. Dan sekali lagi, kesabaran pasukan Jurgen Klopp tersebut membuahkan hasil bagus. Di menit ke-45, tendangan keras Alberto Moreno sedikit menyentuh Divock Origi dan bola pun masuk dengan mulus ke gawang Stekelenburg.
Liverpool akhirnya mengakhiri laga babak pertama dengan skor 1-3.
Di babak kedua, Ronald Koeman mengubah taktiknya. Soton dibuatnya bermain lebih agresif. Dusan Tadic cs diinstruksikan untuk mengejar bola sampai ke lini belakang Liverpool.
Permainan itu sempat membuat The Reds kerepotan selama beberapa saat. Mereka pun akhirnya mengandalkan strategi counter attack saja. Ternyata skema tersebut terbukti manjur.
Di menit ke-68, Ibe memberikan umpan matang pada Origi ke dalam kotak penalti Soton. Dengan sekali tendang, gawang Stekelenburg kembali jebol. Skor kini menjadi 1-4 bagi keunggulan Liverpool.
Gol ini rupanya membuat mental Soton goyah. Mereka nampak tak lagi cukup bersemangat mengejar ketertinggalannya. Alhasil, kesempatan itu kembali dimanfaatkan oleh The Reds untuk menambah pundi-pundi golnya.
Kali ini, mereka berhasil mencetak gol melalui Jordon Ibe di menit ke-72. Winger muda Liverpool itu menendang bola dengan keras ke sudut kiri gawang Soton setelah mendapat umpan crossing dari Alberto Moreno.
Liverpool tak mengendurkan permainannya walau sudah unggul dengan telak. Di menit ke-86, The Reds melancarkan serangan dari sisi kiri. Sang pemain pengganti, Brad Smith, mengirim umpan crossing matang ke tengah kotak penalti. Umpan tersebut langsung disantap dengan tandukan Origi. Ia pun mencetak hattrick perdananya bagi klub Merseyside tersebut.
Gol dari Origi tersebut menutup jalannya pertandingan ini. Liverpool pulang dengan bekal kemenangan 1-6 dan lolos ke babak semifinal.
Statistik Southampton vs Liverpool:
Penguasaan bola: 46% - 54%
Shot (on goal): 12 (3) - 14 (7)
Pelanggaran: 10 - 10
Offside: 01- 1
Kartu kuning: 0 - 2
Kartu merah: 0 - 0
Susunan Pemain:
Southampton (4-2-3-1): Stekelenburg; Cedric (Ward-Prowse 64'), Caulker, Van Dijk, Bertrand; Clasie (Long 63'), Wanyama; Mane, Davis (c) (Vidal 77'), Tadic; Pelle.
Liverpool (4-3-2-1): Bogdan; Randall, Skrtel, Lovren, Moreno (Smith 77'); Allen (Henderson 74'), Lucas (c), Can; Origi, Lallana; Sturridge (Ibe 59'). (bola/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klopp Incar Gelandang Muda Rubin Kazan?
Liga Inggris 3 Desember 2015, 22:12
-
7 Alasan Mengapa Harus Takut Dengan Liverpool Saat Ini
Editorial 3 Desember 2015, 15:15
-
Penyihir itu Bernama Jurgen Klopp
Liga Inggris 3 Desember 2015, 14:01
-
Redknapp: Cuma Aguero Lebih Hebat dari Sturridge
Liga Inggris 3 Desember 2015, 14:00
-
Redknapp: Liverpool Pantang Lepas Sturridge
Liga Inggris 3 Desember 2015, 13:56
LATEST UPDATE
-
Rodrygo Bangkit di Real Madrid: Dari Terpinggirkan Jadi Andalan Xabi Alonso
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 17:59
-
Arsenal vs Liverpool: Ibarat Misi Mustahil untuk The Reds
Liga Inggris 8 Januari 2026, 17:28
-
Satu Sentuhan Darren Fletcher, Kesalahan Fatal Amorim di MU Langsung Terbongkar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 17:16
-
Prediksi Susunan Pemain Milan vs Genoa: Allegri Turunkan Kekuatan Terbaik?
Liga Italia 8 Januari 2026, 17:12
-
Raphinha Lempar Peringatan ke Real Madrid dan Atletico: Barcelona Siap!
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 16:59
-
Arsenal vs Liverpool: Saka Kembali Starter, Ini Prediksi Line-up The Gunners
Liga Inggris 8 Januari 2026, 16:57
-
Jadwal Lengkap Piala Super Spanyol 2026, 8-12 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 16:40
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 7-9 Januari 2026
Liga Inggris 8 Januari 2026, 16:37
-
Pemain yang Bikin Chelsea Kelabakan, Harry Wilson Punya Sentuhan Magis!
Liga Inggris 8 Januari 2026, 16:27
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR