Bola.net - - Eden Hazard mengungkapkan bahwa Antonio Conte dan Jose Mourinho memiliki metode berbeda dalam menangani Chelsea. Conte dinilai sangat handal dalam urusan taktik permainan.
Hazard pernah bermain di bawah asuhan Mourinho dan menyabet gelar Premier League pada musim 2014/15. Pada saat itu, Hazard dinobatkan sebagai PFA Player of the Year.
Hazard dan Mourinho kemudian berpisah pada akhir 2015, ketika laju Chelsea tengah mengecewakan. Chelsea sedang terancam degradasi saat itu, lalu Mourinho disingkirkan dari bangku pelatih. Hazard tak banyak memberikan kontribusi sepanjang musim sehingga The Blues hanya bisa finis di peringkat 10 bersama pelatih sementara Guus Hiddink.
Hazard kembali menemukan performa terbaiknya musim ini di bawah asuhan Antonio Conte. Dari 30 penampilan di Premier League, pemain 26 tersebut telah mengumpulkan 14 gol dan memberikan lima assist. Dan Chelsea sekarang masih berada di puncak klasemen di enam laga tersisa.
Hazard dan sejumlah rekannya diduga melakukan makar pada Mourinho sehingga pelatihnya tersebut tersingkir dari Stamford Bridge. Hazard tak membenarkan kabar tersebut dan ia menyatakan tetap memiliki hubungan dekat dengan Mourinho.
Mourinho vs Conte
Lalu membicarakan soal perbedaan antara Mourinho dan Conte, Hazard mengatakan bahwa bosnya sekarang lebih unggul dalam hal taktik. Namun demikian, Hazard tetap mendapat pelajar penting dari kedua pelatih tersebut.
"Mereka punya metode berbeda. Conte sangat bagus dalam urusan taktik tapi Mourinho membiarkan begitu saja," jelas Hazard pada Telefoot.
"Saya sendiri memiliki saat-saat menyenangkan dengan Mourinho selama dua tahun dan tahun ini bersama Conte segala sesuatunya berjalan dengan baik. Saya selalu mengambil hal positif dari pelatih."
"Dua pelatih ini berbeda. Mereka selalu menyabet gelar, di sini dan di masa yang dulu. Banyak orang mengatakan saya tak mendengar kata Mourinho, tak seperti itu. Saya sangat hormat padanya," paparnya.
Penampilan impresif Hazard musim ini membuatnya menjadi nominasi PFA Player of the Year yang kesekian kalinya. Ia akan bersaing dengan rekannya sendiri, N'Golo Kante.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hazard: Metode Conte dan Mourinho Beda
Liga Inggris 20 April 2017, 23:43
-
Hazard: Saya Selalu Dekat dengan Mourinho
Liga Inggris 20 April 2017, 22:21
-
Lukaku Bantah Isu Ingin Gabung Chelsea
Liga Inggris 20 April 2017, 18:25
-
Tak Ada Ibrahimovic di Tim Terbaik Premier League 2016/17
Liga Inggris 20 April 2017, 17:06
-
Prediksi Chelsea vs Tottenham Hotspur 22 April 2017
Liga Inggris 20 April 2017, 15:45
LATEST UPDATE
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR