Bola.net - Penjaga gawang Tottenham, Hugo Lloris mengakui bahwa legenda Manchester United, Eric Cantona adalah sosok yang diidolainya saat tumbuh sebagai pemain junior.
Karnena pengaruh Cantona itulah Lloris pada awalnya bermain sebagai penyerang, bukan kiper seperti sekarang. Tidak hanya itu, berkat pengaruh Cantona pula lah Lloris kecil tumbuh sebagai seorang fans The Red Devils.
"Cantona adalah pemain pertama yang saya kagumi, karena dialah saya sempat bermain sebagai striker saat saya mulai bermain di usia tujuh tahun," kenang penjaga gawang nomor satu Timnas Prancis ini.
"Saya adalah fans Manchester United dan memiliki scarf mereka, oleh-oleh dari ibu saya saat ia melakukan perjalanan ke Inggris."
Selain Cantona, kiper 26 tahun ini juga mengaku mengidolai legenda United lainnya, Peter Schmeichel.
"Saya lantas ingin menjadi seorang kiper seperti Schmeichel, postur dan kepribadiannya sangat saya kagumi."
"Baru kemudian saya juga meneladani sejumlah kiper lain seperti Fabien Barthez, Iker Casillas, Oliver Kahn, dan Gianluigi Buffon. Mereka sangat mendominasi di dalam kotak penalti," tutup eks penggawa Olympique Lyon ini. [initial]
(dym/mri)
Karnena pengaruh Cantona itulah Lloris pada awalnya bermain sebagai penyerang, bukan kiper seperti sekarang. Tidak hanya itu, berkat pengaruh Cantona pula lah Lloris kecil tumbuh sebagai seorang fans The Red Devils.
"Cantona adalah pemain pertama yang saya kagumi, karena dialah saya sempat bermain sebagai striker saat saya mulai bermain di usia tujuh tahun," kenang penjaga gawang nomor satu Timnas Prancis ini.
"Saya adalah fans Manchester United dan memiliki scarf mereka, oleh-oleh dari ibu saya saat ia melakukan perjalanan ke Inggris."
Selain Cantona, kiper 26 tahun ini juga mengaku mengidolai legenda United lainnya, Peter Schmeichel.
"Saya lantas ingin menjadi seorang kiper seperti Schmeichel, postur dan kepribadiannya sangat saya kagumi."
"Baru kemudian saya juga meneladani sejumlah kiper lain seperti Fabien Barthez, Iker Casillas, Oliver Kahn, dan Gianluigi Buffon. Mereka sangat mendominasi di dalam kotak penalti," tutup eks penggawa Olympique Lyon ini. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Neville: Moyes Bakal Sukses, Tapi Tidak Sekarang
Liga Inggris 21 Oktober 2013, 22:49
-
Penyesalan Yang Paling Diingat Fergie
Liga Inggris 21 Oktober 2013, 21:43
-
Taktik Negatifnya Dihujat, Moyes Berkelit
Liga Inggris 21 Oktober 2013, 16:20
-
Januzaj Kalahkan Gaji Rooney dan Ronaldo?
Liga Inggris 21 Oktober 2013, 15:15
-
Hina Legenda Prancis, Evra Dapat Panggilan FFF
Piala Dunia 21 Oktober 2013, 14:44
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Pesan Haru Gavi Setelah Masuk Skuad Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 01:00
-
Juventus dan AC Milan Buang Tiket Liga Champions karena Tim Kecil
Liga Italia 25 Mei 2026, 23:34
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00





















KOMENTAR