Bola.net - Manajer Manchester United, Erik Ten Hag buka suara terkait alasannya memilih Manchester United sebagai klub barunya. Ia mengaku tertantang untuk membangkitkan Manchester United menjadi raksasa Eropa.
Ten Hag bisa dikatakan salah satu pelatih yang sukses dalam beberapa tahun terakhir. Di bawah asuhan tangan dinginnya, Ajax kembali berprestasi baik di level domestik maupun Eropa.
Di musim panas ini Ten Hag sebenarnya mendapatkan banyak tawaran untuk melatih klub-klub top Eropa. Namun pelatih 52 tahun itu akhirnya memilih pinangan Manchester United yang sedang terpuruk.
Ketika ditanya alasannya memilih Manchester United, begini jawaban sang manajer. "Ya, saya sebenarnya punya kesempatan untuk bekerja di klub lain dengan kondisi yang lebih bagus dari United," ujar Ten Hag kepada De Telegraaf.
Baca komentar lengkap sang manajer di bawah ini.
Tertantang
Ten Hag tidak menampik bahwa kondisi Manchester United saat ini jauh dari kata ideal. Namun ia justru tertantang untuk membangkitkan sang raksasa yang sedang terlelap.
"Meski begitu, saya tetap memilih United. Ada banyak hal yang harus dibereskan di klub ini dan itu jadi tantangan tersendiri bagi saya,"
"Pihak klub dan saya memiliki jalan pikiran yang sama terkait apa yang ingin saya lakukan. Jadi saya menerima tantangan ini,"
Tekanan Lebih Besar
Ten Hag mengakui bahwa pekerjaannya di MU semakin menantang karena adanya tekanan yang besar. Namun ia tidak gentar dengan itu semua dan siap menghadapi itu.
"Ya, kritikan di Inggris memang lebih kejam. Klub ini memiliki fanbase yang lebih besar dari Ajax, karena Inggris lebih besar dari Belanda, Premier League-pun demikian dan segalanya memang lebih besar,"
"Saya merasa beruntung karena bisa berada dalam situasi ini. Namun saya memiliki bekal yang bagus untuk menghadapi situasi ini," ujarnya.
Segera ke Inggris
Ten Hag mengonfirmasi bahwa saat ini statusnya sebagai manajer Manchester United sudah aktif. Ia sudah menangani Setan Merah sejak awal pekan kemarin.
Ia dilaporkan akan cuss ke Inggris pada pekan depan, sementara saat ini ia memilih WFH dari Belanda dulu.
Klasemen Premier League
(De Telegraaf)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diincar Manchester United, Richarlison Siap Cabut dari Everton
Liga Inggris 18 Mei 2022, 18:22
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR