Bola.net - - Bek Chelsea, Marcos Alonso mendapati beberapa perbedaan antara pelatih Chelsea saat ini, Maurizio Sarri dengan mantan pelatih The Blues musim lalu, Antonio Conte. Menurut Alonso, gaya bermain keduanya sangat berbeda.
Conte sebenarnya tak buruk. Dia mampu membawa Chelsea menjuarai Premier League di musim pertamanya. Saat itu, taktik tiga bek Conte membuat gebrakan di Premier league dan membuat banyak tim lawan kesulitan.
Kini, Sarri pun demikian. Taktik Sarri dinilai sebagai salah satu sepak bola terbaik di Premier League. Meski belum mendatangkan trofi, Sarri tetap membuat publik Chelsae optimistis.
Salah satu pemain yang menyadari betul perbedaan dua pelatih itu adalah Alonso. Baca pengakuan selengkapnya di bawah ini:
Kembali
Saat masih dilatih Conte, Alonso memainkan peran sebagai left wing-back dalam unit lima pemain bertahan. Kini, dia kembali ke posisi favoritnya, sebagai left-back di bawah bimbingan Sarri.
"Lebih sulit bagi saya ketika saya pergi ke Italia dan mulai bermain sebagai wing-back karena itu pengalaman baru bagi saya, tetapi sekarang saya hanya kembali ke posisi yang saya mainkan sebelum saya pergi ke Italia," ujar Alonso di laman resmi chelseafc.
"Itulah posisi yang selalu saya mainkan dan saya merasa bagus main di sana. Bermain sebagai wing-back membuat saya lebih dekat dengan gawang dan membantu tim dalam penyerangan."
"Sekarang berbeda, saya harus memilih kapan waktunya maju dan fokus bertahan," sambungnya.
Sarri dan Conte

Lebih lanjut, Alonso juga tak mau memperkeruh perdebatan soal siapa pelatih yang lebih baik. Menurutnya, Conte dan Alonso sama baiknya. Kedua taktik mereka berbeda dan tak ada yang salah.
"Maurizio dan Antonio adalah dua pelatih yang sangat bagus tetapi dengan gaya bermain yang sangat berbeda. Sekarang kami coba mengontrol pertandingan dengan penguasaan bola."
"Kami coba menemukan ruang untuk mendekati gawang lawan dan menciptakan peluang. Saya pikir kami semua merasa senang bermain dengan cara ini dan kami harus memastikan hasil positif terus kami dapatkan," tutup dia.
Berita Video
Berita video insiden Direktur Teknik PSSI, Danurwindo, mendadak pingsan pada saat latihan Timnas Indonesia persiapan untuk Piala AFF 2018 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat, Sabtu (3/11/2018).
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Buka-bukaan, Sarri Anggap Dua Pemain Chelsea Ini Tak Cocok dengan 'Sarriball'
Liga Inggris 4 November 2018, 19:30
-
Selain Perokok Berat, Maurizio Sarri Juga Punya Ritual Khusus
Liga Inggris 4 November 2018, 18:30
-
Ini Perbedaan Antonio Conte dan Maurizio Sarri Menurut Alonso
Liga Inggris 4 November 2018, 15:30
-
Chelsea Belum Terkalahkan, Alonso: Kami Masih Bisa Berkembang
Liga Inggris 4 November 2018, 14:30
-
Kedalaman Skuat Chelsea Mumpuni, Sarri Siap Lakukan Rotasi
Liga Inggris 4 November 2018, 11:00
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR