- Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp memiliki sebuah pesan kepada Mohamed Salah untuk mengakhiri periode sulitnya. Klopp menilai tidak ada cara lain bagi Salah untuk kembali mencetak banyak gol selain bekerja lebih keras.
Musim lalu, Salah bisa dikatakan menjadi sorotan para pecinta sepakbola di seluruh dunia. Pemain asal Mesir itu tampil cemerlang di musim perdananya di Liverpool di mana ia mengemas total 42 gol bagi The Reds musim lalu.
Usai musim debut yang gemilang, Salah cenderung kesulitan di musim keduanya di Liverpool. Ia baru mencetak 3 gol bagi The Reds di ajang EPL, di mana ia beberapa kali melewatkan peluang-peluang matang yang didapatkannya.
Klopp sendiri percaya bahwa satu-satunya cara Salah kembali ke bentuk terbaiknya hanya dengan berusaha lebih keras. "Untuk situasi seperti yang tengah ia [Salah] alami, saya rasa tidak ada saran yang bisa saya berikan," buka Klopp seperti yang dilansir Sportsmole.
Baca pemaparan lengkap pelatih asal Jerman itu di bawah ini.
Bentuk Kepribadian
Klopp sendiri percaya periode buruk ini malah bagus untuk Salah karena sang pemain bisa berkembang lebih baik lagi jika ia berhasil mengatasi situasi ini.
"Saya rasa saya tidak bisa memberikan saran apa-apa karena situasi ini akan menjadi pengalaman yang bagus untuk membentuk diri mereka sendiri. Mereka tahu bahwa 'Hari ini saya tidak mencetak gol, jadi untuk kesempatan berikutnya lebih baik saya mengumpan' tetapi ini lebih kepada bagaimana mereka membawa keadaan seperti 'Apakah saya bisa menembak? Jika ia maka saya akan mencetak gol'."
"Sejauh ini tidak ada pembicaraan yang terlalu serius mengenai situasinya saat ini, segalanya berjalan seperti situasi yang normal. Saya rasa kritikan yang masuk kepada Mo saat ini bisa dimengerti karena orang-orang menuntutnya mencetak 10 gol di tujuh pertandingan seperti yang ia lakukan musim lalu."
Harus Kerja Keras
Meski tidak memberikan saran yang spesifik, Klopp menilai Salah harus bekerja lebih keras agar naluri golnya kembali tercipta.
"Jika anda seorang pemain menyerang, maka anda harus menjadi ancaman yang nyata bagi lawan anda, dan itu hanya bisa dicapai dengan bekerja keras."
"Di akhir musim, anda bisa dibilang sukses tergantung seberapa sukses tim anda bermain musim ini. Saya rasa tidak ada yang namanya kesuksesan pribadi, karena ketika anda mendapatkan kesuksesan seluruh tim juga berperan dalam kesuksesan itu. Kami harus melakukan yang terbaik yang kami bisa." tandasnya.
Laga Berikutnya
Liverpool akan menghadapi sebuah laga berat di mana mereka harus berhadapan dengan Napoli di pertandingan kedua grup C Liga Champions musim ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sturridge Ingin Raih Setidaknya Satu Trofi Bersama Liverpool
Liga Inggris 3 Oktober 2018, 21:54
-
2018 Ganti Peran, Sturridge Enjoy Saja
Liga Inggris 3 Oktober 2018, 18:47
-
Lawan Napoli, Liverpool Diminta Rapatkan Barisan
Liga Champions 3 Oktober 2018, 15:47
-
Tolak Liverpool, Nicolo Barella Lebih Pilih Gabung Inter Milan
Liga Italia 3 Oktober 2018, 14:50
-
Ini Petuah Jurgen Klopp Agar Mohamed Salah Moncer Kembali
Liga Inggris 3 Oktober 2018, 13:30
LATEST UPDATE
-
AC Milan Rugi Besar: Belanja Rp10 Triliun dan Gagal ke Liga Champions
Liga Italia 27 Mei 2026, 01:19
-
Bek Ini Siap Tinggalkan Real Madrid setelah Minim Menit Bermain
Liga Spanyol 27 Mei 2026, 00:46
-
Bruno Fernandes Gak Kemana-mana! Tetap di MU Musim Depan!
Liga Inggris 26 Mei 2026, 22:07
-
Belum Menyerah, Barcelona Nego MU Sekali Lagi untuk Marcus Rashford
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 21:56
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
























KOMENTAR