Bola.net - - Mantan bek tengah Premier League, Sylvain Distin, membongkar penyebab setiap pemain belakang kesulitan menghentikan Mohamed Salah jika berhadapan dengan pemain berdarah Mesir tersebut.
Sejauh ini salah sudah mencetak 31 gol bagi Liverpool di semua kompetisi. Torehan ini membuktikan ketajamannya saat berada di daerah pertahanan lawan.
Distin menjelaskan, Salah selalu menjadi masalah bagi pemain bertahan karena gaya bermainnya yang terus berlari. Salah tidak pernah diam di satu titik terlalu lama, dan ini mengakibatkan lelahnya pemain bertahan jika terus mengikuti Salah.
Dia menambahkan, cara menghentikan salah adalah kerja sama seluruh pemain belakang dan memberi ruang sedikit mungkin bagi Salah.
"Setiap dia mengumpan bola, dia terus bergerak, karenanya sangat sulit terus menjaga dia," ujar Distin dikutip dari express.
"Masalahnya adalah dia bermain sangat baik saat menguasai bola, tetapi dia juga menjadi masalah saat tidak membawa bola."
"Cara menghentikan dia adalah dengan komunikasi yang baik antar pemain. Hal ini perlu dilakukan untuk mengurangi ruang kosong di belakang," sambungnya.
Sementara itu, William Gallas pun menyanjung Salah dan meyakini penyerang Liverpool tersebut akan memenangkan sepatu emas musim ini.
"Saya yakin dia dapat mencetak lebih banyak gol lagi karena sekarang dia sedang dalam performa terbaiknya. Pasti dia dapat mengakhiri musim ini sebagai top skor Premier League," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menurut Mourinho, Liverpool Tetap Lawan Yang Spesial
Liga Inggris 26 Februari 2018, 22:51
-
Jika Ingin Bebas Kritikan, Lukaku Harus Dengarkan Saran Carragher
Liga Inggris 26 Februari 2018, 22:17
-
Tandang ke Anfield, Kaki Evra Alami Cedera Mengerikan
Liga Inggris 26 Februari 2018, 21:52
-
Pujian Zabaleta Untuk Trio Lini Serang Liverpool
Liga Inggris 26 Februari 2018, 17:56
-
Zabaleta Akui Keperkasaan Liverpool
Liga Inggris 26 Februari 2018, 17:30
LATEST UPDATE
-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR