
Bola.net - Jamie Carragher melontarkan kritik keras terhadap performa Chelsea setelah kekalahan dari Nottingham Forest. Hasil tersebut membuat The Blues kembali mendapat sorotan di Premier League.
Kekalahan itu menjadi yang keenam secara beruntun bagi Chelsea di liga. Situasi ini semakin memperburuk posisi mereka di klasemen sementara.
Chelsea tampil tidak maksimal sejak awal pertandingan dan kesulitan menghadapi permainan lawan. Nottingham Forest justru mampu mengontrol jalannya laga meski melakukan banyak perubahan skuad.
Carragher menilai kondisi Chelsea saat ini menunjukkan masalah yang lebih dalam dari sekadar hasil di lapangan. Ia menyebut ada krisis yang terjadi di tubuh klub.
Chelsea Dinilai Kehilangan Arah

Performa Chelsea terus menurun dalam beberapa pertandingan terakhir di Premier League. Kekalahan dari Nottingham Forest menjadi bagian dari tren negatif yang belum terputus.
Hasil tersebut juga membuat posisi Chelsea semakin jauh dari zona kompetisi Eropa. Tekanan terhadap tim semakin besar menjelang akhir musim.
“Saya pikir ini sangat buruk, dan itu berasal dari atas,” ujar Carragher kepada Sky Sports.
“Ada lima atau enam pemain top di lapangan, dan mereka dikalahkan oleh tim cadangan Nottingham Forest,” kata Carragher.
Kritik Tajam Carragher terhadap Struktur Chelsea

Carragher menilai masalah Chelsea tidak hanya terjadi di dalam lapangan, tetapi juga di struktur klub secara keseluruhan. Ia menyoroti kurangnya koneksi antara pemain, staf, dan suporter.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu penyebab utama inkonsistensi performa Chelsea. Ia juga menyebut klub kehilangan kebersamaan yang menjadi fondasi tim besar.
“Kurang dari 12 bulan yang lalu mereka menghancurkan PSG di final Piala Dunia Antarklub,” ucap Carragher.
“Tidak ada koneksi antara pemain dan staf, pemain dan para penggemar,” tutur Carragher.
Krisis di Kubu Chelsea

Kekalahan dari Nottingham Forest membuat peluang Chelsea untuk finis di posisi lima besar semakin menipis. Situasi ini membuat mereka berada dalam tekanan besar di sisa musim.
Carragher kemudian menyoroti bahwa masalah Chelsea tidak hanya soal hasil pertandingan. Ia menilai ada persoalan lebih dalam terkait kondisi internal klub.
“Dalam beberapa hal ini bagus karena menunjukkan bahwa sepak bola bukan hanya tentang menghabiskan uang,” jelas Carragher.
“Ini tentang menciptakan kebersamaan, dan di sana tidak ada itu. Mereka terlihat seperti klub yang hancur saat ini,” kata Carragher.
Sumber: FotMob
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Ditawari Wesley Fofana, Chelsea Sudah Tetapkan Harga
Liga Spanyol 6 Mei 2026, 23:50
-
Tanpa Pelatih dan Tanpa Harapan? Chelsea Terpuruk di Akhir Musim
Liga Inggris 6 Mei 2026, 17:47
-
Chelsea Cari Pelatih Permanen, Xavi Jadi Kandidat Kuat
Liga Inggris 6 Mei 2026, 00:30
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Tampilan Man of the Match Diubah untuk 8 Pemain Muslim
Piala Dunia 21 Juni 2026, 21:48
-
Jude Bellingham Bersinar, Debat Nomor 10 Inggris Mereda
Piala Dunia 21 Juni 2026, 20:49
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kolombia vs RD Kongo 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:23
-
Laga Ke-1000 Piala Dunia dan Kemenangan Telak Jepang
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:18
-
Piala Dunia 2026: Tiga Tim Tersingkir Lebih Cepat Akibat Aturan Baru FIFA
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:11
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Panama vs Kroasia 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:54
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Inggris vs Ghana 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:28
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Portugal vs Uzbekistan 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:56
-
Selandia Baru dan Mesir Berburu Kemenangan Perdana
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:24
-
Uruguay Berusaha Bangkit, Cape Verde Ingin Melanjutkan Kejutan
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:57
-
Diincar Real Madrid dan Tottenham, Hati Mateus Fernandes Hanya untuk MU
Liga Inggris 21 Juni 2026, 16:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28

























KOMENTAR