Jelang Man City vs Arsenal, Josep Guardiola Cemas: Kalah, Game Over!

Jelang Man City vs Arsenal, Josep Guardiola Cemas: Kalah, Game Over!
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola. (c) AP Photo/Jon Super

Bola.net - Manchester City akan menghadapi laga krusial saat menjamu Arsenal pada pekan ke-33 Liga Inggris 2025/2026. Duel panas ini dijadwalkan berlangsung di Etihad Stadium, Minggu (19/04/2026) malam WIB.

Pertandingan ini menjadi salah satu penentu dalam perburuan gelar juara musim ini. Selisih poin yang tipis membuat kedua tim berada dalam tekanan besar.

City saat ini masih tertinggal enam poin dari Arsenal yang memimpin klasemen sementara. Namun, The Citizens masih memiliki satu pertandingan tunda yang bisa menjadi penentu nasib mereka.

Sorotan tajam pun tertuju pada duel dua tim terbaik musim ini. Banyak pihak menilai laga ini akan menjadi titik balik dalam perebutan trofi Premier League.

1 dari 4 halaman

Peringatan Guardiola: Kekalahan Bisa Jadi Akhir Segalanya

Viktor Gyokeres mempertahankan bola dari gangguan Rodri dalam laga final Piala Liga Inggris antara Arsenal vs Manchester City di Wembley Stadium, 23 Maret 2026 (c) AP Photo/Maja Smiejkowska

Viktor Gyokeres mempertahankan bola dari gangguan Rodri dalam laga final Piala Liga Inggris antara Arsenal vs Manchester City di Wembley Stadium, 23 Maret 2026 (c) AP Photo/Maja Smiejkowska

Manajer Manchester City, Josep Guardiola, tidak menutupi besarnya tekanan jelang laga ini. Ia bahkan menyebut pertandingan melawan Arsenal sebagai momen hidup-mati bagi timnya.

Guardiola secara tegas menyatakan bahwa peluang City untuk menjadi juara bisa langsung game over alias tamat jika kalah. Pernyataan ini menegaskan betapa pentingnya laga tersebut dalam konteks perebutan gelar.

City memang dikenal berpengalaman dalam menghadapi laga besar penuh tekanan. Namun, Guardiola menilai Arsenal musim ini memiliki kualitas yang sangat komplet di semua lini.

"Jika kami kalah, semuanya akan berakhir. Mereka sangat kuat di semua lini. Duel, fisik, jika Anda membiarkan mereka melakukan proses yang baik dengan tidak agresif, mereka akan membangun serangan yang bagus. Raya luar biasa. Tidak perlu membicarakan bola mati. Itulah mengapa mereka seperti sekarang. Puncak klasemen Liga Premier sepanjang musim, dan itulah mengapa saya bangga berada di sana dan menantang mereka," serunya, dilansir dari Goal.

2 dari 4 halaman

Menang pun Belum Aman, Guardiola Tolak Status Favorit

Erling Haaland mencoba melewati William Saliba dalam laga final Piala Liga Inggris antara Arsenal vs Manchester City di Wembley Stadium, 23 Maret 2026 (c) AP Photo/Maja Smiejkowska

Erling Haaland mencoba melewati William Saliba dalam laga final Piala Liga Inggris antara Arsenal vs Manchester City di Wembley Stadium, 23 Maret 2026 (c) AP Photo/Maja Smiejkowska

Meski kemenangan akan memangkas jarak menjadi tiga poin, Guardiola enggan menganggap timnya sebagai favorit juara. Ia menilai perjalanan menuju akhir musim masih sangat panjang dan penuh rintangan.

Menurutnya, jadwal pertandingan yang padat berpotensi membuat City kembali kehilangan poin. Situasi ini membuat peluang juara tetap terbuka lebar bagi beberapa tim.

Guardiola juga menyoroti laga tandang sulit yang harus dihadapi timnya dalam waktu dekat. Ia menilai setiap pertandingan sisa akan menjadi ujian berat bagi konsistensi tim.

"Kalender kami mengerikan dengan pertandingan tandang melawan Everton dan Bournemouth, dan pertandingan terakhir melawan Aston Villa di kandang. Burnley, Crystal Palace, dan Brentford di kandang. Crystal Palace dan Aston Villa di Eropa, jadi masih banyak yang harus dilakukan," terang Guardiola.

3 dari 4 halaman

Guardiola Waspadai Respons Taktik Arteta

Penyerang Manchester City, Erling Haaland mencoba melewati adangan pemain Arsenal di final Carabao Cup 2026. (c) AP Photo/Richard Pelham

Penyerang Manchester City, Erling Haaland mencoba melewati adangan pemain Arsenal di final Carabao Cup 2026. (c) AP Photo/Richard Pelham

Manchester City mendapat tambahan kekuatan dengan pulihnya Nico O'Reilly dari cedera hamstring. Pemain muda tersebut sebelumnya tampil gemilang saat mencetak dua gol melawan Arsenal di final Piala Carabao.

Meski begitu, Guardiola tidak ingin terlena dengan hasil pertemuan sebelumnya. Ia meyakini Arsenal akan datang dengan pendekatan berbeda kali ini.

Guardiola bahkan mengaku cukup mengenal gaya kepelatihan Mikel Arteta. Ia memperkirakan akan ada perubahan strategi untuk mengantisipasi permainan City.

"Jika kita bermain seperti yang kita lakukan selama 95 menit (seperti di Wembley) dan mereka melakukan apa yang mereka lakukan, kita akan menang. Tapi sepak bola tidak dapat diprediksi. Saya sedikit mengenal Mikel; mereka akan menyesuaikan sesuatu, dan kita harus siap."


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL