- Kekuatan Chelsea musim ini patut diwaspadai. Meski ditangani pelatih anyar yang belum sepenuhnya beradaptasi dengan gaya sepak bola Premier League, Chelsea sukses meraih lima kemenangan beruntun dan mengamankan puncak klasemen sementara.
Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri membawa perubahan besar ke Stamford Bridge. Gaya bermain Chelsea kini lebih atraktif, lebih berani menyerang dan menguasai bola, jauh berbeda dengan gaya sepak bola yang sempat diterapkan Antonio Conte.
Kedatangan Sarri ke Chelsea sebenarnya sempat diragukan. Sebab dia baru ditunjuk sebagai pelatih dua pekan sebelum laga pembuka Premier League dimulai, kondisi ini cukup menyulitkan bagi pelatih anyar yang sebenarnya masih butuh waktu menyesuaikan diri.
Sarri ternyata membantah semua anggapan tersebut. Chelsea racikannya cukup berbahaya. Salah satu pemain yang paling penting dalam taktik Sarri adalah Jorginho, baca penjelasannya di bawah ini:
Jorginho
Sarri tak hanya datang sendiri ke Chelsea, dia membawa serta Jorginho, pemain yang jadi andalannya semasa masih melatih Napoli. Peran Jorginho ternyata sangat penting, bukan hanya sebagai gelandang pengatur serangan, Jorginho adalah perwakilan Sarri di lapangan. Jamie Carragher memuji langsung kualitas Jorginho.
\\Dia (Jorginho) tampak berkelas,\\ kata Carragher di skysports. \\Saat pelatih baru datang anda bisa langsung menilai gaya bermainnya ketika dia memilih pemain seperti itu (Jorginho) dalam peran holding midfielder, seorang pengumpan daripada pemain seperti N\\\'Golo Kante, yang merupakan perusak serangan lawan.\\
\\Dia sudah memindahkan posisi Kante untuk memainkan dia (Jorginho) di sana dan hal itu menunjukkan bagaimana Sarri ingin bergerak maju dengan timnya.\\
Pelatih di Lapangan

Menurut Carragher, Jorginho lebih dari sekadar ahli membagi bola. Dia menilai saat ini Jorginho sudah mulai memberi intruksi pada pemain lain, Jorginho adalah pelatih di lapangan.
\\Dia sudah memberi perintah pada pemain di sekitarnya. Dia adalah orangnya Sarri, dia pelatih di lapangan.\\
\\Perbedaan Chelsea saat ini adalah lebih banyak tekanan di depan. Di bawah Mourinho dan Antonio Conte mereka menjuarai Premier League dengan menunggu tim lawan, itu bukan masalah, tetapi Chelsea saat ini berbeda,\\ pungkas dia.
Tonton Vidio Menarik Ini
Berita video Time Out kali ini tentang manajer-manajer di Premier League yang posisinya terancam pada musim 2018-2019.
[pos_1]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ketika Kante Ketinggalan Kereta dan Akhirnya Makan Malam Bareng Suporter Arsenal
Bolatainment 18 September 2018, 17:52
-
Jadwal Liga Champions 2018 Pekan Ini
Liga Champions 18 September 2018, 14:30
-
5 Manajer Dengan Start Terbaik di Premier League
Editorial 18 September 2018, 14:29
-
Sejak Awal Musim, Chelsea Dinilai Siap Tampil Menyerang
Liga Inggris 18 September 2018, 11:00
-
Jorginho, Pemain yang Terasa Seperti Pelatih di Lapangan
Liga Inggris 18 September 2018, 10:40
LATEST UPDATE
-
Alasan Persib Pilih Igor Tolic Jadi Penerus Era Emas Bojan Hodak
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:26
-
Ini Alasan Di Balik Perpisahan Persib Bandung dan Bojan Hodak
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:17
-
RESMI: Persib Ganti Bojan Hodak dengan Igor Tolic
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:09
-
Piala Dunia 2026: Pesan Haru Gavi Setelah Masuk Skuad Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 01:00
-
Juventus dan AC Milan Buang Tiket Liga Champions karena Tim Kecil
Liga Italia 25 Mei 2026, 23:34
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
























KOMENTAR