
Bola.net - Manajer Liverpool, Kenny Dalglish merasa jika kartu merah yang diterima pemainnya, Jay Spearing di Craven Cottage telah menjadi penentu atas kekalahan timnya 1-0 atas tuan rumah Fulham.
Harapan The Reds untuk meraih hasil positif seakan sirna ketika Spearing yang menggantikan peran Lucas Leiva, diganjar kartu merah langsung oleh wasit Kevin Friend di menit 72 karena dianggap melanggar keras Moussa Dembele.
Melawan 10 pemain Liverpool, serangan Fulham akhirnya berbuah manis lima menit jelang bubaran lewat gol Clint Dempsey dan Dalglish pun tinggal menyesali kekalahan yang menyebabkan mereka terganjal di posisi ketujuh klasemen.
"Ia mendapatkan bolanya. Mungkin ia membuat gusar wasit dengan aksi lanjutannya, namun bukan salahnya jika ada seseorang berdiri di sana," gusar Dalglish pada Sky Sports 1.
"Anda lihat terkadang mereka mendapatkan kartu merah, di saat lain mereka lolos. Masalah yang didapat semua orang adalah level interpretasinya - itu tak konsisten."
"Saya pikir Anda perlu bertanya pada wasit apa interpretasi mereka? Mana level yang bisa diterima? Jay tak pernah memiliki pikiran lain di benaknya selain merebut bola, dan ia benar-benar mendapatkannya."
"Selama wasit konsisten, itu tak masalah. Tapi saya tak merasa kami akan mendapatkan apapun malam ini, bukan begitu? Gol Luis Suarez yang dianggap offside, Charlie Adam harusnya mendapat penalti," sindir Dalglish.
"Saya pikir kami bisa mendapatkan sesuatu jika kami bermain dengan 11 orang. Saya tak merasa kami bermain sebaik biasanya, tapi kami bekerja cukup baik untuk pulang dengan sesuatu, tapi kami tak bisa melakukannya." (espn/row)
Harapan The Reds untuk meraih hasil positif seakan sirna ketika Spearing yang menggantikan peran Lucas Leiva, diganjar kartu merah langsung oleh wasit Kevin Friend di menit 72 karena dianggap melanggar keras Moussa Dembele.
Melawan 10 pemain Liverpool, serangan Fulham akhirnya berbuah manis lima menit jelang bubaran lewat gol Clint Dempsey dan Dalglish pun tinggal menyesali kekalahan yang menyebabkan mereka terganjal di posisi ketujuh klasemen.
"Ia mendapatkan bolanya. Mungkin ia membuat gusar wasit dengan aksi lanjutannya, namun bukan salahnya jika ada seseorang berdiri di sana," gusar Dalglish pada Sky Sports 1.
"Anda lihat terkadang mereka mendapatkan kartu merah, di saat lain mereka lolos. Masalah yang didapat semua orang adalah level interpretasinya - itu tak konsisten."
"Saya pikir Anda perlu bertanya pada wasit apa interpretasi mereka? Mana level yang bisa diterima? Jay tak pernah memiliki pikiran lain di benaknya selain merebut bola, dan ia benar-benar mendapatkannya."
"Selama wasit konsisten, itu tak masalah. Tapi saya tak merasa kami akan mendapatkan apapun malam ini, bukan begitu? Gol Luis Suarez yang dianggap offside, Charlie Adam harusnya mendapat penalti," sindir Dalglish.
"Saya pikir kami bisa mendapatkan sesuatu jika kami bermain dengan 11 orang. Saya tak merasa kami bermain sebaik biasanya, tapi kami bekerja cukup baik untuk pulang dengan sesuatu, tapi kami tak bisa melakukannya." (espn/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tempat Nonton Siaran Piala Dunia 2026: Prancis vs Spanyol
Piala Dunia 14 Juli 2026, 23:31
-
Link Nonton Streaming Piala Dunia 2026: Prancis vs Spanyol
Piala Dunia 14 Juli 2026, 22:19
-
Arsenal Lepas Leandro Trossard ke Besiktas Seharga Rp374 Miliar
Liga Inggris 14 Juli 2026, 21:53
-
Resmi! Manchester United Datangkan Kiper Karl Darlow
Liga Inggris 14 Juli 2026, 20:03
-
Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Bola Indonesia 14 Juli 2026, 19:37
-
Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis Paling Tajam, Spanyol Sulit Dibobol
Piala Dunia 14 Juli 2026, 19:23
-
Ragnar Oratmangoen Sudah Gabung di Tahap Kedua TC Timnas Indonesia
Bola Indonesia 14 Juli 2026, 19:22
-
Jadwal dan Jam Kick-off Semifinal Piala Dunia 2026: Inggris vs Argentina
Piala Dunia 14 Juli 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55




















KOMENTAR