Kartu Merah Lisandro Martinez Jadi Titik Balik, Edwin Van der Sar Soroti 2 Wajah Man United Saat Tumbang dari Leeds

Bola.net - Legenda Edwin van der Sar menyoroti perbedaan mencolok dalam performa Manchester United saat menghadapi Leeds United di laga Premier League. Menurutnya, Setan Merah tampil jauh lebih hidup di babak kedua, meski harus bermain dengan 10 orang.
Bermain di Old Trafford, Senin malam, United justru dibuat tertekan sejak awal pertandingan. Tim tamu tampil agresif dan berhasil mencuri keunggulan cepat melalui Noah Okafor pada menit kelima.
Penyerang Leeds itu bahkan menggandakan keunggulan sebelum laga memasuki setengah jam pertama, membuat tuan rumah tertinggal 0-2 saat turun minum.
Akar Masalah Man United

Situasi tersebut memaksa pelatih interim Michael Carrick untuk memutar otak mencari solusi di ruang ganti. Tekanan besar jelas berada di pundaknya untuk membalikkan keadaan di babak kedua.
Namun, Van der Sar menilai akar masalah United sudah terlihat sejak paruh pertama. Ia menyoroti lemahnya lini pertahanan yang membuat tim terlalu mudah kebobolan.
“Babak pertama tidak menarik untuk ditonton, terlalu banyak kesalahan di lini belakang,” ujarnya, dikutip dari laman resmi Premier League.
Titik Balik Man United

Alih-alih membaik, United justru mendapat pukulan tambahan di babak kedua. Bek andalan mereka, Lisandro Martinez, diganjar kartu merah kontroversial pada menit ke-56 usai insiden tarik rambut terhadap striker Leeds, Dominic Calvert-Lewin.
Meski kehilangan satu pemain, momen tersebut justru dianggap Van der Sar sebagai titik balik kebangkitan mental United. Ia melihat adanya perubahan sikap dan semangat juang yang lebih besar setelah insiden itu.
“Babak kedua, setelah kartu merah Martinez, ada semangat juang yang muncul dari United,” tambahnya.
Pujian Van der Sar

Perlawanan tuan rumah akhirnya membuahkan hasil di menit ke-69. Gelandang veteran Casemiro sukses memperkecil ketertinggalan lewat sundulan keras memanfaatkan umpan silang Bruno Fernandes.
Casemiro nyaris menjadi pahlawan dengan mencetak gol penyama kedudukan. Ia kembali mengancam melalui situasi bola mati, namun peluang emas tersebut digagalkan oleh aksi heroik Calvert-Lewin yang menyapu bola tepat di garis gawang.
Van der Sar pun memuji kontribusi kedua pemain tersebut. “Casemiro menciptakan beberapa peluang dan kita tahu dia sangat kuat dalam duel udara. Tapi ada satu momen krusial saat Calvert-Lewin melakukan penyelamatan di garis gawang,” jelasnya.
Di sisa waktu pertandingan, laga berlangsung semakin ketat. United terus menekan meski bermain dengan 10 orang, namun Leeds mampu bertahan hingga peluit akhir.
Kemenangan ini menjadi dorongan penting bagi Leeds dalam upaya menjauh dari zona degradasi. Sebaliknya, hasil negatif ini menjadi pukulan bagi Manchester United dalam perburuan posisi empat besar klasemen akhir Premier League.
Klasemen Premier League 2025/2026
Jangan Lewatkan!
- Liverpool Nirgelar Walau Belanja Rp10 Triliun di Awal Musim 2025/2026
- 4 Hal Mengejutkan dari Kekalahan Man United vs Leeds, plus 1 Alasan untuk Tetap Optimistis
- 5 Pelajaran dari Kekalahan Man United Saat Jamu Leeds: Setan Merah Dirugikan Kartu Merah Kontroversial
- Erling Haaland Ikut Bersukacita atas Kekalahan Man United dari Leeds di Old Trafford
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Harry Maguire Absen Lawan Chelsea, Manchester United Dihantam Krisis Bek
Liga Inggris 15 April 2026, 23:41
-
Perkokoh Tembok Pertahanan, Manchester United Incar Bintang Bournemouth Ini
Liga Inggris 15 April 2026, 17:07
-
Alasan Manchester United Kalah dari Leeds: Kobbie Mainoo Absen
Liga Inggris 15 April 2026, 16:33
LATEST UPDATE
-
Revolusi Lini Depan Arsenal: Marcus Rashford Jawabannya!
Liga Inggris 2 Juni 2026, 04:29
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam PSG dan Arsenal, Ada Mikel Arteta
Editorial 29 Mei 2026, 14:23
-
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Musim Panas Ini
Editorial 28 Mei 2026, 14:04






















KOMENTAR