Kartu Merah Lisandro Martinez Jadi Titik Balik, Edwin Van der Sar Soroti 2 Wajah Man United Saat Tumbang dari Leeds

Kartu Merah Lisandro Martinez Jadi Titik Balik, Edwin Van der Sar Soroti 2 Wajah Man United Saat Tumbang dari Leeds
Ekspresi Lisandro Martinez usai mendapatkan kartu merah di laga Manchester United vs Leeds United (c) AP Photo/Dave Thompson

Bola.net - Legenda Edwin van der Sar menyoroti perbedaan mencolok dalam performa Manchester United saat menghadapi Leeds United di laga Premier League. Menurutnya, Setan Merah tampil jauh lebih hidup di babak kedua, meski harus bermain dengan 10 orang.

Bermain di Old Trafford, Senin malam, United justru dibuat tertekan sejak awal pertandingan. Tim tamu tampil agresif dan berhasil mencuri keunggulan cepat melalui Noah Okafor pada menit kelima.

Penyerang Leeds itu bahkan menggandakan keunggulan sebelum laga memasuki setengah jam pertama, membuat tuan rumah tertinggal 0-2 saat turun minum.

1 dari 4 halaman

Akar Masalah Man United

Skuad Leeds United merayakan gol Noah Okafor ke gawang Manchester United, Selasa (14/4/2026) (c) AP Photo/Dave Thompson

Skuad Leeds United merayakan gol Noah Okafor ke gawang Manchester United, Selasa (14/4/2026) (c) AP Photo/Dave Thompson

Situasi tersebut memaksa pelatih interim Michael Carrick untuk memutar otak mencari solusi di ruang ganti. Tekanan besar jelas berada di pundaknya untuk membalikkan keadaan di babak kedua.

Namun, Van der Sar menilai akar masalah United sudah terlihat sejak paruh pertama. Ia menyoroti lemahnya lini pertahanan yang membuat tim terlalu mudah kebobolan.

“Babak pertama tidak menarik untuk ditonton, terlalu banyak kesalahan di lini belakang,” ujarnya, dikutip dari laman resmi Premier League.

2 dari 4 halaman

Titik Balik Man United

Skuad Manchester United menghibur Lisandro Martinez yang mendapatkan kartu merah di laga melawan Leeds United (c) AP Photo/Dave Thompson

Skuad Manchester United menghibur Lisandro Martinez yang mendapatkan kartu merah di laga melawan Leeds United (c) AP Photo/Dave Thompson

Alih-alih membaik, United justru mendapat pukulan tambahan di babak kedua. Bek andalan mereka, Lisandro Martinez, diganjar kartu merah kontroversial pada menit ke-56 usai insiden tarik rambut terhadap striker Leeds, Dominic Calvert-Lewin.

Meski kehilangan satu pemain, momen tersebut justru dianggap Van der Sar sebagai titik balik kebangkitan mental United. Ia melihat adanya perubahan sikap dan semangat juang yang lebih besar setelah insiden itu.

“Babak kedua, setelah kartu merah Martinez, ada semangat juang yang muncul dari United,” tambahnya.

3 dari 4 halaman

Pujian Van der Sar

Gelandang Manchester United, Casemiro merayakan golnya ke gawang Leeds United, Selasa (14/4/2026) (c) AP Photo/Dave Thompson

Gelandang Manchester United, Casemiro merayakan golnya ke gawang Leeds United, Selasa (14/4/2026) (c) AP Photo/Dave Thompson

Perlawanan tuan rumah akhirnya membuahkan hasil di menit ke-69. Gelandang veteran Casemiro sukses memperkecil ketertinggalan lewat sundulan keras memanfaatkan umpan silang Bruno Fernandes.

Casemiro nyaris menjadi pahlawan dengan mencetak gol penyama kedudukan. Ia kembali mengancam melalui situasi bola mati, namun peluang emas tersebut digagalkan oleh aksi heroik Calvert-Lewin yang menyapu bola tepat di garis gawang.

Van der Sar pun memuji kontribusi kedua pemain tersebut. “Casemiro menciptakan beberapa peluang dan kita tahu dia sangat kuat dalam duel udara. Tapi ada satu momen krusial saat Calvert-Lewin melakukan penyelamatan di garis gawang,” jelasnya.

Di sisa waktu pertandingan, laga berlangsung semakin ketat. United terus menekan meski bermain dengan 10 orang, namun Leeds mampu bertahan hingga peluit akhir.

Kemenangan ini menjadi dorongan penting bagi Leeds dalam upaya menjauh dari zona degradasi. Sebaliknya, hasil negatif ini menjadi pukulan bagi Manchester United dalam perburuan posisi empat besar klasemen akhir Premier League.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL