Kata Carragher: Kuras Tenaga di Liga Champions, Arsenal Rawan Terpeleset dan Bisa Gagal Juara Liga Inggris

Kata Carragher: Kuras Tenaga di Liga Champions, Arsenal Rawan Terpeleset dan Bisa Gagal Juara Liga Inggris
Gelandang Arsenal, Martin Zubimendi dan rekan setimnya usai kebobolan melawan Bournemouth, 12 April 2026 lalu. (c) AP Photo/Dave Shopland

Bola.net - Arsenal masih berada di pole position dalam perebutan gelar juara Liga Inggris musim ini. Namun menurut mantan bek Liverpool, Jamie Carragher ada faktor yang bisa merusak harapan The Gunners juara di akhir musim ini. Jadwal padat di penghujung musim disebut-sebut bisa menjadi penghalang terbesar bagi ambisi itu.

Tim asuhan Mikel Arteta baru saja mengamankan kemenangan penting atas Newcastle United. Gol tunggal Eberechi Eze memastikan tiga poin sekaligus menjaga posisi mereka di puncak klasemen dari tekanan para pesaing terdekat.

Meski begitu, ujian berat sudah menunggu di depan mata. Arsenal harus menghadapi Atletico Madrid pada babak semifinal Liga Champions di pertengahan pekan, yang tentu menguras fokus dan energi tim.

Jarak antar pertandingan yang sangat rapat menimbulkan kekhawatiran tersendiri. Waktu pemulihan yang terbatas membuat persiapan tim tidak bisa berjalan optimal. Jamie Carragher menilai kondisi ini bisa menjadi kerugian besar bagi Arsenal.

1 dari 3 halaman

Kerugian Jadwal Padat

Declan Rice usai laga Manchester City vs Arsenal, Minggu (19/4/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Declan Rice usai laga Manchester City vs Arsenal, Minggu (19/4/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Arsenal dijadwalkan menjamu Fulham dalam laga lanjutan Liga Inggris akhir pekan ini. Pertandingan derbi London tersebut datang di tengah situasi tim yang harus membagi fokus antara kompetisi domestik dan Eropa.

Laga itu berdiri di antara dua pertandingan berat di level internasional. Situasi tersebut membuat Mikel Arteta harus memikirkan rotasi pemain dengan sangat hati-hati. Kondisi fisik para pemain inti pun berpotensi terkuras dalam waktu singkat.

"Saya merasa Arsenal sangat kurang beruntung, dan saya tahu ini dari pengalaman bermain di semifinal Liga Champions, saat Anda bermain hari Rabu lalu Selasa, itu adalah perbedaan besar," ungkap Jamie Carragher.

"Anda sebenarnya memainkan tiga pertandingan dalam enam hari, bukan tiga pertandingan dalam delapan hari, dan ini adalah perbedaan masif pada tahap musim seperti ini," tambahnya.

2 dari 3 halaman

Ancaman Laga Domestik

Pemain Arsenal, Declan Rice, dan rekan setimnya Gabriel Magalhaes di akhir pertandingan Premier League melawan Manchester City, Minggu (19/4/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Dave Thompson

Pemain Arsenal, Declan Rice, dan rekan setimnya Gabriel Magalhaes di akhir pertandingan Premier League melawan Manchester City, Minggu (19/4/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Dave Thompson

Pertandingan tandang atau laga derbi seperti melawan Fulham jelas tidak bisa dianggap ringan. Tim lawan memiliki kualitas yang cukup untuk menyulitkan Arsenal sepanjang laga.

Di sisi lain, tekanan dalam perburuan gelar membuat situasi semakin sulit bagi skuad Arteta. Mereka harus terus menjaga jarak dari Manchester City yang terus menempel ketat di papan atas. Satu kesalahan kecil bisa berdampak besar pada akhir musim.

"Itulah sebabnya saya benar-benar mengkhawatirkan Arsenal tentang pertandingan menghadapi Fulham ini," jelas Carragher.

"Mereka sangat kurang beruntung dengan jadwal yang ada, sebab memainkan tiga pertandingan dalam enam hari itu benar-benar tugas yang berat," lanjutnya.

3 dari 3 halaman

Sinyal Bahaya Kelelahan

Tanda-tanda kelelahan mulai terlihat dari performa Arsenal di laga terakhir. Saat menghadapi Newcastle United, beberapa aspek permainan mereka tidak berjalan seefektif biasanya.

Gelandang Arsenal kesulitan mengimbangi intensitas permainan lawan. Sandro Tonali dan Bruno Guimaraes bahkan mampu mengontrol tempo laga di beberapa momen penting. Meski begitu, lini belakang Arsenal masih cukup disiplin untuk mempertahankan keunggulan hingga akhir pertandingan.

"Kekhawatiran saya saat menonton mereka bukanlah soal rasa gugup seperti beberapa minggu terakhir, kekhawatiran saya murni soal kelelahan," terang mantan bek timnas Inggris tersebut.

"Melihat Newcastle bermain dengan mudah di Emirates adalah sebuah kekhawatiran besar bagi saya dan itu sangat menunjukkan tanda kelelahan," pungkasnya.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL