
Bola.net - Kiper Chelsea, Robert Sanchez, akhirnya buka suara setelah melakukan blunder fatal. Momen itu terjadi saat timnya takluk 1-2 dari Manchester United di Old Trafford, Sabtu (20/9/2025) malam WIB.
Kartu merah yang diterimanya saat laga baru berjalan lima menit menjadi titik balik petaka bagi The Blues. Insiden tersebut secara efektif merusak rencana permainan tim.
Melalui sebuah pernyataan singkat, Sanchez secara jantan mengakui kesalahannya. Ia mengambil tanggung jawab penuh atas insiden yang sangat merugikan timnya tersebut.
Pengakuan ini datang di tengah pekan yang berat bagi Chelsea. Mereka kini telah menelan dua kekalahan beruntun dalam sepekan setelah sebelumnya kalah dari Bayern Munchen di Liga Champions.
Momen Petaka di Old Trafford

Robert Sanchez tidak punya banyak pilihan saat wasit Peter Bankes menghunuskan kartu merah. Aksi nekatnya keluar dari sarang untuk menjatuhkan Bryan Mbeumo adalah sebuah pelanggaran yang jelas.
Insiden ini langsung membuat babak pertama berjalan kaotis. Enzo Maresca dipaksa melakukan tiga pergantian cepat dan Chelsea harus tertinggal 0-2 saat jeda.
Di sisi lain, kemenangan ini menjadi angin segar bagi Manchester United dan Ruben Amorim. Mereka berhasil merespons tekanan dengan start pertandingan yang sangat agresif.
"Kami memulai pertandingan dengan sangat baik, sangat agresif. Kami sangat agresif dalam perebutan bola kedua," kata Amorim.
"Saya merasakan urgensinya, tentu saja kartu merah itu membantu kami. Kami harus lebih klinis untuk menyelesaikan pertandingan lebih cepat," tambahnya.
Permintaan Maaf Sang Penjaga Gawang
Tak lama setelah pertandingan usai, Robert Sanchez langsung angkat bicara. Ia menggunakan media sosial untuk menyampaikan permintaan maafnya secara terbuka.
Dalam sebuah pernyataan berisi 21 kata di Instagram Stories-nya, kiper asal Spanyol itu mengakui bahwa kekalahan ini adalah tanggung jawabnya. Ia meminta maaf atas blunder yang telah ia lakukan.
Unggahan story Robert Sanchez usai laga MU vs Chelsea. (c) instagram/robertsanchez_1
"'Kesalahan saya hari ini teman-teman, mohon maaf yang sebesar-besarnya untuk itu," tulis Sanchez.
"Tim telah berusaha keras di babak kedua tetapi tidak berhasil," sambungnya.
Awal Terburuk Sepanjang Musim
Namun, di balik sikap jantan Sanchez, ada fakta lain yang tak kalah mengkhawatirkan. Bek tengah Trevoh Chalobah justru menyoroti performa tim secara keseluruhan yang sangat buruk.
Chalobah secara blak-blakan menyebut bahwa 15 menit pertama laga tersebut adalah penampilan terburuk Chelsea sepanjang musim. Menurutnya, masalah timnya lebih besar dari sekadar kartu merah sang kiper.
"Itu tidak cukup baik dari kami sebagai sebuah klub," aku Chalobah kepada Sky Sports.
"Lima belas menit pertama adalah yang terburuk yang pernah kami mainkan sepanjang musim. Kami kesulitan di babak pertama," klaimnya.
Pekan Horor The Blues
Kekalahan dari Manchester United ini melengkapi pekan horor bagi pasukan Enzo Maresca. Tren positif mereka di awal musim kini seakan menguap begitu saja.
Setelah ditahan imbang Brentford, mereka takluk di tangan Bayern Munchen. Kekalahan di Old Trafford menjadi yang paling mengkhawatirkan, bahkan setelah Casemiro juga diusir wasit.
Chalobah pun menuntut timnya untuk segera berbenah dan belajar dari kesalahan. Ia merasa standar permainan tim harus segera ditingkatkan secara kolektif.
"Selalu sulit saat bermain dengan 10 orang. United bersemangat dan mereka menekan kami," ujar Chalobah.
"Kami perlu merenungkan mengapa tidak memulai dengan baik dan kami perlu meningkatkan standar kami sebagai sebuah kolektif," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Euforia Matheus Cunha Usai MU Kalahkan Chelsea
Liga Inggris 21 September 2025, 17:00
-
Berapa Laga yang Harus Dilewatkan Robert Sanchez Setelah Kartu Merah Lawan MU?
Liga Inggris 21 September 2025, 12:45
-
Alejandro Garnacho Jadi Bahan Ejekan Suporter MU di Old Trafford
Liga Inggris 21 September 2025, 11:37
LATEST UPDATE
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Raphinha Diproyeksikan Jadi Kapten Utama Barcelona
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:32
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
-
Manchester United, Bruno Fernandes, dan Sebuah Tawaran dari Galatasaray
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:33
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR