
Bola.net - Penampilan perdana Thomas Partey sebagai starter di Arsenal telah membuat banyak orang terkesan. Kehadiran gelandang asal Ghana tersebut juga bisa memaksa Mikel Arteta untuk meninggalkan formasi yang kerap ia gunakan.
Partey memutuskan bergabung dengan Arsenal jelang bursa transfer musim panas ditutup. Lebih tepatnya, ia harus pindah ke London sebab the Gunners menebus klausul pelepasannya di Atletico Madrid senilai 45 juta pounds.
Partey sendiri merupakan buruan Arsenal sejak lama. Mereka mencoba mendapatkan sang pemain dengan harga yang lebih murah, namun dikarenakan Atletico Madrid tidak bergeming, alhasil Arsenal harus menebus klausul pelepasannya.
Ternyata, uang yang dikeluarkan Arsenal tidak sia-sia. Partey tampil sejak menit awal pertandingan untuk pertama kalinya saat melawan Rapid Vienna di ajang Liga Europa dan langsung menunjukkan performa terbaiknya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Arteta Meninggalkan Formasi 4-3-3?
Partey nampak nyaman memainkan formasi 4-3-3 yang diusung Arteta dalam pertandingan kali ini. Sebuah formasi yang telah diujicoba pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut sejak mengalahkan Liverpool di pentas FA Cup.
Namun perlu diketahui juga kalau Arteta biasanya memakai formasi 3-4-3 untuk mengakali lini pertahanan the Gunners yang rapuh. Sayangnya, materi gelandang yang dimiliki Arteta tidak cukup bagus untuk memainkan skema tersebut.
Sepertinya, Arteta bakalan menanggalkan formasi 4-3-3 guna mengakomodir kemampuan terbaik Partey. Perlu diketahui bahwa Partey cukup familiar dengan formasi ini dan sering memainkannya saat masih memperkuat Atletico Madrid.
Dengan Formasi 4-4-2...
Dengan format dua gelandang, kemampuan Partey dalam melakukan peran box-to-box bisa semakin mantap. Dalam kemampuan terbaiknya, Partey bisa membantu Nicolas Pepe dan Bukayo Saka menunjukkan potensi maksimalnya.
Partey dikenal sebagai seorang gelandang yang memiliki umpan panjang ciamik. Umpan panjang seperti itu bakalan memudahkan Pepe untuk menerobos lini pertahanan lawan dengan kecepatannya.
Dengan formasi 4-4-2 juta, Arteta bisa menduetkan Pierre-Emerick Aubameyang dengan striker lainnya, Alexandre Lacazette. Sesuatu yang sulit ia lakukan dalam format tiga penyerang.
Tentu, butuh waktu untuk beradaptasi dengan formasi baru. Sebenarnya Arteta pernah menerapkan skema ini sewaktu mengambil alih jabatan pelatih dari Freddie Ljungberg, tapi hanya pada beberapa kesempatan saja.
(Express)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Coret Mesut Ozil dari Skuat Arsenal, Sang Agen Semprot Mikel Arteta
Liga Inggris 23 Oktober 2020, 22:00
-
Data dan Fakta Premier League: Arsenal vs Leicester City
Liga Inggris 23 Oktober 2020, 16:13
-
Prediksi Arsenal vs Leicester City 26 Oktober 2020
Liga Inggris 23 Oktober 2020, 16:12
-
Seperti Jack Wilshere, Mesut Ozil Bisa Mencari Pertolongan di West Ham
Liga Inggris 23 Oktober 2020, 15:08
-
Kehadiran Thomas Partey Bisa Mengubah Formasi Arsenal, Bagaimana Mungkin?
Liga Inggris 23 Oktober 2020, 14:32
LATEST UPDATE
-
Menyala Bersama Kanada, John Herdman Dinilai Cocok Nahkodai Timnas Indonesia
Tim Nasional 6 Januari 2026, 18:07
-
Resmi! Chelsea Perkenalkan Liam Rosenior Sebagai Manajer Baru
Liga Inggris 6 Januari 2026, 17:42
-
Live Streaming Lecce vs Roma - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 6 Januari 2026, 17:00
-
AC Milan Cari Bek Baru, Nathan Ake Jadi Peluang atau Sekadar Mimpi?
Liga Italia 6 Januari 2026, 15:28
-
Prediksi West Ham vs Nottingham Forest 7 Januari 2026
Liga Inggris 6 Januari 2026, 15:19
-
Luapan Emosi Gonzalo Garcia Usai Cetak Hattrick di Laga Madrid vs Betis
Liga Spanyol 6 Januari 2026, 14:57
-
Prediksi Pisa vs Como 6 Januari 2026
Liga Italia 6 Januari 2026, 14:43
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40





















KOMENTAR