
Bola.net - Kekalahan Liverpool dari Manchester City (1-2) di Anfield tidak hanya berdampak pada posisi klasemen, tetapi juga mencatatkan catatan statistik yang kurang menguntungkan bagi tim tuan rumah. Hasil tersebut menambah daftar persoalan yang membayangi perjalanan mereka di Liga Inggris musim ini.
Pertandingan yang berlangsung ketat itu kembali menunjukkan kerentanan Liverpool dalam menjaga keunggulan, terutama pada fase akhir laga. Situasi ini menjadi perhatian karena berulang kali terjadi sepanjang musim berjalan.
Dengan kompetisi yang memasuki tahap krusial, hasil tersebut memperlebar jarak Liverpool dari zona Liga Champions. Tekanan pun semakin besar bagi tim asuhan Arne Slot untuk segera menemukan solusi.
Rekor Gol Penentu di Menit Akhir Kembali Terjadi

Hasil buruk kali ini membuat Liverpool menyamai rekor kebobolan gol penentu hasil terbanyak di menit-menit akhir dalam satu musim Liga Inggris. Gol penalti Erling Haaland pada menit ke-93 memastikan tiga poin untuk tim tamu.
Liverpool sempat unggul lebih dulu pada menit ke-74 melalui tendangan bebas Dominik Szoboszlai. Namun, keunggulan itu sirna setelah Bernardo Silva menyamakan kedudukan sepuluh menit kemudian.
Gol Haaland menjadi kali keempat Liverpool kebobolan gol kemenangan lawan pada masa tambahan babak kedua musim ini. Catatan tersebut menjadi yang terbanyak secara bersama dalam satu kampanye Liga Inggris.
Konsistensi Menurun dan Tekanan pada Arne Slot
Hasil tersebut membuat Liverpool tertahan di posisi keenam klasemen dengan 39 poin dari 25 pertandingan. Mereka telah kehilangan poin dalam 14 laga liga musim ini, atau sekitar 56 persen dari total pertandingan.
Gol Haaland di laga ini adalah keempat kalinya Liverpool kebobolan gol penentu kemenangan di waktu injury time babak kedua musim ini. Mereka termasuk dua di antara tim terburuk Premier League dengan catatan negatif tersebut dalam semusim.
Kondisi ini menunjukkan bahwa Liverpool belum cukup konsisten untuk bersaing di papan atas. Meski dinilai memiliki kualitas untuk memenangi lebih banyak pertandingan, performa mereka belum mencerminkan potensi tersebut.
Sorotan juga mengarah pada Arne Slot yang dinilai belum mampu memperbaiki masalah defensif tim. Lawan kerap memanfaatkan pressing pasif Liverpool serta mampu mengungguli lini tengah yang diisi Ryan Gravenberch dan Alexis Mac Allister.
Peluang Liga Champions dan Masa Depan Tim
Saat ini Liverpool tertinggal lima poin dari Manchester United di peringkat keempat dan empat poin dari Chelsea di posisi kelima. Kedua rival tersebut menunjukkan peningkatan performa setelah melakukan pergantian pelatih.
Jika Liverpool ingin menjaga peluang tampil di Liga Champions, tekanan terhadap manajemen untuk mengambil keputusan tegas semakin besar. Salah satu opsi yang muncul adalah mempertimbangkan perubahan di kursi pelatih.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cuma Satu Stadion yang Belum Ditaklukkan Erling Haaland di Premier League, Di Mana?
Liga Inggris 9 Februari 2026, 19:51
-
Seberapa Bagus Gianluigi Donnarumma Dibanding Kiper Premier League Lain?
Liga Inggris 9 Februari 2026, 19:48
-
Carragher Menyerah, Sepakat dengan Roy Keane: Liverpool Adalah Juara yang Buruk
Liga Inggris 9 Februari 2026, 16:03
LATEST UPDATE
-
Prediksi Brasil vs Kroasia 1 April 2026
Piala Dunia 31 Maret 2026, 01:03
-
Prediksi Argentina vs Zambia 1 April 2026
Piala Dunia 31 Maret 2026, 01:02
-
Prediksi Amerika Serikat vs Portugal 1 April 2026
Piala Dunia 31 Maret 2026, 01:01
-
Timnas Indonesia Kalah Tipis, Jay Idzes Tetap Bangga dengan Perjuangan Tim
Tim Nasional 30 Maret 2026, 22:57
-
Timnas Indonesia Terhubung dengan Baik Selama 90 Menit
Tim Nasional 30 Maret 2026, 22:51
-
Timnas Indonesia Dominan, tapi Tumbang
Tim Nasional 30 Maret 2026, 22:45
LATEST EDITORIAL
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45
-
5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool
Editorial 27 Maret 2026, 15:50
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56





















KOMENTAR