
Bola.net - Anfield kembali menjadi panggung drama yang menyakitkan. Bukan hanya soal kekalahan menyesakkan dari Manchester City, namun sorotan tajam tertuju pada satu keputusan wasit yang dianggap mengubah jalannya pertandingan.
Arne Slot tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Untuk keempat kalinya musim ini, Liverpool harus menelan pil pahit akibat gol kemenangan lawan yang tercipta di atas menit ke-90.
Namun, amarah sang pelatih bukan tertuju pada kartu merah yang diterima Dominik Szoboszlai di detik-detik akhir. Fokusnya justru terkunci pada insiden krusial di menit ke-69 yang melibatkan Mohamed Salah dan target transfer lama Liverpool, Marc Guehi.
Rasa frustrasi Slot ternyata beralasan. Mantan wasit Premier League, Mark Clattenburg, turut angkat bicara dan memvalidasi pandangan sang manajer mengenai insiden kontroversial tersebut.
Menurut Clattenburg, keputusan wasit untuk membiarkan bek Manchester City itu tetap bermain adalah sebuah kesalahan fatal.
Analisis Clattenburg: Guehi Beruntung Masih di Lapangan
Insiden bermula ketika Marc Guehi menarik Mohamed Salah. Wasit memutuskan kejadian tersebut sebagai pelanggaran di luar kotak penalti, namun hanya menghukum Guehi dengan kartu kuning.
Clattenburg menilai keputusan tersebut terlalu lunak. Ia melihat posisi Salah sudah sangat terbuka untuk mencetak gol tanpa gangguan berarti dari bek lain.
"Mo Salah ditarik oleh Marc Guehi dan tendangan bebas serta kartu kuning diberikan karena pelanggaran terjadi di luar kotak penalti," ujar Clattenburg secara eksklusif kepada Rousing The Kop.
Mantan pengadil lapangan hijau itu menekankan bahwa jika permainan dihentikan tepat saat pelanggaran terjadi, situasi "Dogso" (Denial of a Goal Scoring Opportunity) sangat jelas terlihat.
"Ketika Anda menghentikan aksi tepat saat pelanggaran terjadi, saya yakin Mo Salah sudah berhadapan dengan gawang karena bek pelapis terlalu jauh dan dia akan memiliki peluang mencetak gol. Marc Guehi beruntung masih berada di lapangan," tegasnya.
Ironisnya, Guehi justru menjadi salah satu pemain terbaik City malam itu. Ia berkali-kali menyelamatkan timnya, namun di menit ke-69, justru wasitlah yang "menyelamatkan" dirinya.
Frustrasi Slot dan Peluang yang Terbuang
Sebenarnya, penyesuaian taktik Slot saat turun minum cukup efektif. Liverpool menciptakan sejumlah peluang emas, namun penyelesaian akhir yang tumpul dari pemain andalan membuat mereka gagal membunuh pertandingan.
Berbeda dengan kekalahan sebelumnya, kali ini Slot merasa timnya dirugikan oleh keputusan pengadil, bukan semata kesalahan taktik. Dalam konferensi pers pasca-laga, ia menumpahkan unek-uneknya.
"Jika Anda mengikuti buku peraturan dan ada tarikan jelas dari Guehi pada Mo Salah, yang selama delapan tahun mencetak gol dari bola seperti itu setiap saat, 100 dari 100 kali dia mencetak gol—sedikit berlebihan memang—dan itu bukan kartu merah, maka di situlah letak frustrasi saya," keluh Slot.
Slot merasa haknya untuk marah sangat beralasan. Sebuah keputusan berbeda di momen itu bisa saja mengubah wajah pertandingan secara total, dan mungkin, hasil akhirnya.
Tekanan Kian Berat di Anfield
Laga yang ketat ini ditutup dengan kekacauan di masa injury time. Dominik Szoboszlai harus mandi lebih cepat setelah menjatuhkan Erling Haaland di menit terakhir, sebuah keputusan yang kali ini tidak banyak didebat oleh Slot.
Bagi sang pelatih, kemenangan melawan City seharusnya bisa menjadi momentum untuk mendongkrak popularitasnya di Anfield. Sayangnya, performa pemain tak cukup untuk mengamankan tiga poin di laga yang ditentukan oleh margin tipis ini.
Kini, Slot harus bersiap menghadapi pekan yang berat. Posisi dan kapabilitasnya dipastikan akan kembali dipertanyakan oleh sebagian basis suporter yang mulai gerah dengan hasil minor di laga-laga krusial.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cuma Satu Stadion yang Belum Ditaklukkan Erling Haaland di Premier League, Di Mana?
Liga Inggris 9 Februari 2026, 19:51
-
Seberapa Bagus Gianluigi Donnarumma Dibanding Kiper Premier League Lain?
Liga Inggris 9 Februari 2026, 19:48
-
Carragher Menyerah, Sepakat dengan Roy Keane: Liverpool Adalah Juara yang Buruk
Liga Inggris 9 Februari 2026, 16:03
LATEST UPDATE
-
Benarkah Alejandro Garnacho Pembelian Gagal Chelsea?
Liga Inggris 13 Februari 2026, 09:08
-
Tragedi Metropolitano! Barca Hancur Lebur, Flick Sebut Cek VAR 7 Menit Tak Masuk Akal
Liga Spanyol 13 Februari 2026, 08:55
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 13 Februari 2026, 08:40
-
Atletico Madrid vs Barcelona: Skor 4-0 dan Kembalinya Magis Julian Alvarez
Liga Spanyol 13 Februari 2026, 08:35
-
5 Pelajaran dari Brentford vs Arsenal: Persaingan Gelar Dijamin Panas hingga Akhir
Liga Inggris 13 Februari 2026, 07:24
-
Rapor Pemain Arsenal Saat Ditahan Imbang Brentford: Semuanya Serba Nanggung
Liga Inggris 13 Februari 2026, 06:19
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Barcelona: Ademola Lookman
Liga Spanyol 13 Februari 2026, 05:56
-
Man of the Match Brentford vs Arsenal: Piero Hincapie
Liga Inggris 13 Februari 2026, 05:42
-
Hasil Atletico Madrid vs Barcelona: Blaugrana Luluh Lantak di Metropolitano
Liga Spanyol 13 Februari 2026, 05:23
-
Gerrard Terpukau Wirtz Usai Liverpool Hentikan Rekor Kandang Sunderland
Liga Inggris 13 Februari 2026, 02:37
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
-
5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Tottenham, Ada Xabi Alonso dan Xavi
Editorial 11 Februari 2026, 19:03
-
3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Termasuk Pemain Man Utd
Editorial 10 Februari 2026, 21:00























KOMENTAR