
Bola.net - Mantan pemain Chelsea, Joe Cole mengungkapkan kekhawatiran soal masa depan Cole Palmer di Chelsea setelah muncul ketertarikan dari Manchester United. Ia menilai situasi internal klub yang belum stabil bisa mendorong pemain kunci hengkang pada musim panas.
Penurunan performa Chelsea dalam dua bulan terakhir memperkuat kekhawatiran itu. Setelah ditinggal Enzo Maresca, performa tim di bawah Liam Rosenior justru menurun, hanya meraih satu kemenangan dari enam laga liga. Kekalahan agregat telak dari Paris Saint-Germain di Liga Champions semakin menegaskan jarak mereka dengan tim elite.
Di tengah situasi tersebut, Palmer tetap tampil menonjol sejak direkrut dari Manchester City pada 2023, dengan torehan 46 gol dan 20 assist. Kondisi ini memunculkan spekulasi bahwa pemain 23 tahun itu bisa mempertimbangkan hengkang jika ambisinya tak sejalan dengan arah klub.
Posisi Chelsea yang kini berada di luar empat besar juga memperburuk keadaan. Bagi Joe Cole, persoalan utama bukan sekadar taktik, melainkan arah kebijakan klub yang dinilai tidak selaras dengan ambisi juara.
Visi Bisnis yang Membunuh Ambisi Juara

Sejak diambil alih dari Roman Abramovich pada 2022, Chelsea telah menggelontorkan lebih dari £1 miliar untuk transfer. Namun, Joe Cole menilai kebijakan tersebut lebih berorientasi pada investasi pemain muda dibanding kebutuhan kompetitif.
Akibatnya, Chelsea dinilai tertinggal dari rival seperti Manchester City dan Arsenal. Ketidakjelasan arah ini mulai memicu kekecewaan di kalangan suporter.
"Anda membeli pemain bukan untuk memenangkan pertandingan sepak bola, Anda membeli pemain sebagai aset dan saya pikir itu tidak akan pernah berhasil," ujar Joe Cole dalam siniar The Dressing Room.
Perbandingan dengan Era Roman Abramovich

Joe Cole menilai perbedaan mencolok antara manajemen saat ini dan era Abramovich. Dulu, seluruh kebijakan berorientasi pada hasil di lapangan dan target trofi.
Pendekatan itu dianggap lebih jelas dan tegas, berbeda dengan strategi saat ini yang dinilai spekulatif. Fokus pada pengembangan pemain muda dianggap belum mampu menghadirkan prestasi instan.
"Anda bisa bicara apa saja tentang era Roman Abramovich, tapi itu dibangun dengan satu hal di pikiran: memenangkan trofi. Itu dimulai dari lapangan sepak bola ke luar. Di bawah Roman, Chelsea menginginkan manajer terbaik dan pemain terbaik yang bisa didapat. Idenya adalah memenangkan setiap pertandingan dan setiap trofi," ungkap Joe Cole
"Sekarang grup pemilik baru masuk dan mereka menghabiskan banyak uang di awal, membuang banyak uang untuk tidak mendatangkan pemain yang tepat. Lebih dari £1 miliar dihabiskan dengan premis bahwa anak-anak ini akan berkembang. Tapi fans kecewa karena mereka merasa tidak sedang bersaing, dan memang tidak," kritiknya.
Frustrasi Pemain Bintang dan Ancaman Eksodus

Dampak kebijakan klub mulai terasa di ruang ganti. Enzo Fernandez dikabarkan membuka peluang hengkang, sementara Palmer disebut mulai mempertimbangkan masa depannya.
Ketertarikan Manchester United menjadi ancaman serius. Joe Cole menilai pemain dengan kualitas seperti Palmer memiliki banyak pilihan jika Chelsea gagal kembali bersaing di papan atas.
"Pemain merasa frustrasi. Dan Anda masuk ke posisi sekarang, di mana pemain terbaik akan mulai pergi. Jika Anda Cole Palmer, Anda berpikir: 'Saya bisa bermain di mana saja di dunia. Seperti... apa sih yang terjadi di sini?'" ujar Cole.
"Anda menjalankan klub seperti bisnis dan para penggemar tahu kapan mereka dibohongi. Chelsea tidak mencoba bersaing dengan Manchester City dan Arsenal, karena Anda tidak bisa. Bagaimana mereka bisa bersaing dengan perekrutan seperti ini? Mereka tidak bisa. Man City dan Arsenal sudah unggul jauh saat ini," lanjutnya.
Chelsea kini menghadapi jadwal krusial, termasuk laga melawan Port Vale dan duel penting kontra Manchester City serta Manchester United. Rangkaian hasil ini berpotensi menentukan masa depan pemain seperti Palmer di Stamford Bridge musim depan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
-
Barcelona Siapkan Manuver Kejutan: Viktor Gyokeres Masuk Radar Transfer
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 21:23
-
Here We Go! AC Milan Gelontorkan Rp 1 Triliun untuk Boyong Pemain Timnas Belgia Ini
Liga Italia 17 Agustus 2026, 20:57
-
Tidak Ada yang Gratis Bagi Marcus Rashford di MU: Dia Harus Berjuang!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 20:30
-
3 Tahun Deco di Barcelona: Sang Arsitek Era Baru Blaugrana
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 20:16
-
Juventus Incar 2 Pemain AC Milan Sekaligus: Youssouf Fofana dan Fikayo Tomori
Liga Italia 17 Agustus 2026, 19:18
-
Juventus Resmikan Transfer John Lucumi dari Bologna
Liga Italia 17 Agustus 2026, 19:04
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR