
Bola.net - Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp mengatakan bahwa melawan West Brom timnya seperti melawan tim yang hanya fokus bertahan. Dengan menyindir, Klopp menyebut tamunya itu memainkan formasi 6-4-0.
Pada akhir pekan lalu, Liverpool menjamu West Brom di Anfield, Minggu (27/12/2020) malam WIB. The Baggies yang baru saja berganti pelatih diprediksi akan dihajar oleh The Reds yang memang tengah onfire.
Mengapa Liverpool begitu diunggulkan di laga itu? Bagaimana tidak, sebelum duel di Anfield, Liverpool menang besar 7-0 atas Crystal Palace di Selhurst Park.
Prediksi itu didukung dengan fakta bahwa West Brom baru saja berganti pelatih. Manajer sebelumnya, Slaven Bilic dianggap gagal dan digantikan dengan Sam Allardyce.
Namun prediksi hanyalah prediksi. Yang terjadi di atas lapangan justru sebaliknya.
Dominasi vs Ultra-defensif
Liverpool memang mampu mendominasi permainan sepanjang pertandingan. Menurut catatan dari Whoscored, The Reds mampu mendominasi hingga angka 78,4% berbanding 21.6% milik The Baggies.
Dari statistik peluang yang dikreasi pun The Reds unggul jauh. Mohamed Salah dkk mampu menciptakan 17 ancaman sementara lawan hanya mampu membuat 5 ancaman sepanjang pertandingan.
Rasa frustrasi Jurgen Klopp setelah pertandingan pun tak tertahankan. Pelatih asal Jerman tersebut menyindir taktik Sam Allardyce.
"Saya tidak berpikir siapa pun bisa menduga West Brom akan bermain seperti yang mereka lakukan di babak pertama, seperti [formasi] 6-4 atau apapun itu. Saya pikir kami tampil dengan baik," sindir Klopp.
"Merupakan tantangan yang luar biasa untuk tetap aktif, untuk tetap hidup ketika Anda terus-menerus menghadapi 10 orang. Sejujurnya, West Brom melakukan pekerjaan mereka dalam waktu 90 menit," lanjutnya.
Leeds United Justru Menang Besar
Bila Liverpool mengeluhkan bagaimana defensif-nya taktik dari West Brom, Leeds United justru pesta gol ke gawang tim yang sama.
Leeds United seperti menunjukkan bagaimana caranya membongkar pertahanan gerendel West Brom. Bermain di pekan ke-16 Premier League, Rabu (30/12/2020) dini hari tadi, The Whites menang telak 5-0 atas The Baggies.
Gol bunuh diri Romaine Sawyers, gol Ezgjan Alioski, Jack Harrison, dan Rodrigo membawa Leeds United unggul empat gol di babak pertama. Di babak kedua, gol Raphinha pada menit ke-72 melengkapi kemenangan Leeds United dalam lawatan ke markas The Baggies di Stadion Hawthorn tersebut.
Efisien adalah kata kunci dari Leeds United. Setelah pertandingan, pelatih Leeds United, Marcelo Bielsa membuka rahasia bahwa efektivitas dalam serangan adalah senjata mereka.
"Andai kami tidak cukup efisien dalam memanfaatkan peluang, mungkin selisih golnya takkan sebesar ini. Terlepas dari gol pertama, yang merupakan gol bunuh diri, kami bisa mendominasi laga dan terus menciptakan peluang," terangnya.
Ya, bila dibandingkan dengan Liverpool, pada saat melawan West Brom, Rodrigo dkk mampu menciptakan 15 peluang dengan tingkat konversi mencapai 33%. Bandingkan dengan The Reds yang hanya memiliki tingkat konversi 5% dari 17 peluang mereka melawan West Brom.
Leeds United Naik Posisi
Dengan tambahan tiga poin dari lawatan mereka ke markas The Baggies tersebut, Leeds pun memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara Liga Inggris.
Dari 16 pertandingan, kini The Peacock mampu mengoleksi 23 poin dan ada di posisi 11 klasemen. Sementara itu West Brom masih tertahan di zona degradasi alias posisi 19 dengan baru meraih 8 poin dari 16 laga yang sudah dijalani.
Sumber: SkySport/Whoscored
Jangan Lewatkan ini Bolaneters
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sudah Gelar Pembicaraan Dengan Liverpool, Milan Berpeluang Menangi Perburuan Origi
Liga Italia 30 Desember 2020, 22:29
-
Liverpool Mundur dari Perburuan Milan Skriniar
Liga Inggris 30 Desember 2020, 21:40
-
Tampil Solid Sebagai Bek Tengah di Liverpool, Apa Rahasia Fabinho?
Liga Inggris 30 Desember 2020, 21:35
-
Update dari Virgil van Dijk: Kondisi Makin Oke, Kini Sudah Genjot Sepeda
Open Play 30 Desember 2020, 17:53
-
Liverpool Mulai Intip Kans Datangkan Jadon Sancho
Bundesliga 30 Desember 2020, 16:20
LATEST UPDATE
-
Dicari: Kiper Baru untuk Persib Bandung
Bola Indonesia 24 Agustus 2026, 15:11
-
Dean James Bersinar di Eredivisie: Bawa Go Ahead Eagles Raih Peringkat ke-2 Klasemen
Tim Nasional 24 Agustus 2026, 14:12
-
Ambisi Sandy Walsh Bersama Persib: Kejar Gelar Keempat hingga Tantang Klub Asia
Bola Indonesia 24 Agustus 2026, 13:48
-
Tanpa Striker Murni, Barcelona Ternyata Tetap Ganas di Area Penalti
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 13:16
-
Makna Selebrasi Spiderman Raphinha di Balik Kemenangan 5-0 Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 12:17
-
Ferran Torres Debut dan Cetak 2 Gol, PSG Selamat dari Kekalahan
Liga Eropa Lain 24 Agustus 2026, 12:01
-
Kesempatan Xavi Espart, Agresivitas Gavi, dan Debut Impresif Anthony Gordon
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 11:41
-
Debut Impian Anthony Gordon, 2 Assist dalam Kemenangan Besar Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 11:19
-
Adrien Rabiot Sudah Memahami Tuntutan Ruben Amorim di AC Milan
Liga Italia 24 Agustus 2026, 11:08
-
Randal Kolo Muani Bikin Luciano Spalletti Frustrasi
Liga Italia 24 Agustus 2026, 10:19
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR