Kisah 5 Striker Gaek di Man United: Ada yang jadi Pahlawan Treble, Ada yang Berakhir Pahit, Gimana Nih Ollie Watkins?

Bola.net - Manchester United memiliki sejarah menarik dalam merekrut striker-striker berpengalaman yang justru tampil gemilang. Ollie Watkins yang kini dikabarkan akan bergabung di usia 29 tahun bisa belajar banyak dari para pendahulunya.
Faktanya, beberapa striker yang datang ke Old Trafford di usia senja justru memberikan kontribusi besar. Mereka membuktikan bahwa kualitas dan pengalaman seringkali lebih penting daripada usia muda.
Dari Edinson Cavani hingga Zlatan Ibrahimovic, para veteran ini menorehkan prestasi mengesankan. Performa mereka menjadi bukti bahwa MU tak salah mempercayai striker-striker berpengalaman.
Bahkan beberapa di antaranya menjadi pahlawan penting yang membawa trofi. Berikut lima striker senior yang sukses besar bersama Setan Merah.
1. Edinson Cavani: Predator yang Tak Kenal Usia

Cavani datang ke MU di usia 33 tahun dengan bekal 200 gol untuk PSG. Striker Uruguay ini langsung menjadi penyeimbang setelah kekalahan memalukan 1-6 dari Tottenham.
Meski sering jadi pemain pengganti, Cavani mencetak 17 gol di musim pertamanya. Kontribusinya membantu MU finis sebagai runner-up Premier League 2020/21.
Kedatangan Cristiano Ronaldo di musim berikutnya mengurangi perannya. Namun aksi Cavani tetap membekas sebagai salah satu transfer terbaik MU di era pasca-Ferguson.
2. Cristiano Ronaldo: Comeback Sang Legenda

Ronaldo kembali ke MU di usia 36 tahun dengan beban harapan besar. Ia membuktikan kelasnya dengan menjadi top skorer tim di musim 2021/22 dengan 24 gol.
Di tengah performa tim yang buruk, Ronaldo tetap konsisten mencetak gol penting. Sayang, konflik dengan Erik ten Hag mengakhiri kisahnya secara tidak indah.
Meski berakhir pahit, musim pertama Ronaldo tetap layak dikenang. Ia membuktikan bahwa di usia 36 pun masih bisa menjadi mesin gol utama.
3. Zlatan Ibrahimovic: Raja yang Tak Pernah Ragu

Ibrahimovic datang ke MU di usia 34 tahun dengan mentalitas pemenang. Striker Swedia ini langsung menjadi top skorer dengan 27 gol di musim debutnya.
Sayang, cedera lutut parah memotong musim gemilangnya. Setelah pulih, posisinya tergeser oleh Romelu Lukaku yang didatangkan dengan mahal.
Meski hanya bertahan satu setengah musim, Zlatan meninggalkan kenangan manis. Karakternya yang kuat menjadi inspirasi bagi pemain muda MU.
4. Robin van Persie: Penentu Gelar Terakhir Ferguson

Van Persie bergabung di usia 29 tahun dan langsung menjadi pahlawan. Dengan 26 gol liga, ia membawa MU meraih gelar Premier League 2012/13.
Transfer dari Arsenal ini menjadi masterstroke Sir Alex Ferguson. Van Persie beradaptasi cepat dengan gaya permainan MU dan menjadi ujung tombak mematikan.
Sayang, pensiunnya Ferguson mengubah segalanya. Meski tetap produktif, Van Persie tak lagi sesukses di musim pertamanya.
5. Teddy Sheringham: Pahlawan Treble yang Tak Terduga
Sheringham datang di usia 31 tahun untuk menggantikan Eric Cantona. Awalnya sulit beradaptasi, tetapi akhirnya menjadi pahlawan treble 1999.
Gol-gol pentingnya di final FA Cup dan Liga Champions abadi dalam sejarah MU. Yang mengejutkan, ia justru mencapai puncak performa di usia 35 tahun.
Sheringham membuktikan bahwa striker senior bisa berkembang terlambat. Kesabarannya berbuah manis dengan gelar PFA Player of the Year di usia senja.
Pelajaran untuk Ollie Watkins
Sejarah MU menunjukkan bahwa striker berpengalaman seringkali menjadi solusi jitu. Watkins yang berusia 29 tahun tak perlu khawatir dengan label "terlalu tua".
Kunci suksesnya adalah adaptasi cepat dan mentalitas pemenang. Seperti para pendahulunya, Watkins harus siap memikul beban ekspektasi tinggi di Old Trafford.
Jika bisa mencontoh kesuksesan Cavani atau Van Persie, Watkins bisa menjadi pahlawan baru MU. Usia hanyalah angka ketika kualitas dan tekad berbicara.
Sumber: Football365
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- 3 Dilema Saga Transfer Ollie Watkins ke Manchester United: Libatkan Penjualan Tim Wanita Aston Villa
- Bersama Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo, Lini Depan MU Dijamin Tak Bapuk Lagi Seperti Musim Kemarin
- Boros tapi Tak Pandai Jual Pemain, Masalah Klasik Manchester United
- Kisah Unik Steve McClaren: Satu-satunya Pelatih yang Punya Rekor 100% Kemenangan di Manchester United
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester United Jajaki Transfer Gelandang Inter Milan Ini
Liga Inggris 2 Juli 2025, 20:01
-
Manchester United Batal Beli Striker Baru di Musim Panas 2025?
Liga Inggris 2 Juli 2025, 19:52
-
Update Transfer Rasmus Hojlund ke Inter Milan: Sudah Sejauh Mana?
Liga Inggris 2 Juli 2025, 19:43
-
Brentford Ultimatum MU Soal Transfer Bryan Mbeumo, Apa Isinya?
Liga Inggris 2 Juli 2025, 19:33
-
Akhirnya! MU Selangkah Lagi Jual Jadon Sancho ke Juventus
Liga Inggris 2 Juli 2025, 19:18
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR