Kisah Joao Pedro: Minggu Lalu Masih Liburan di Pantai Brasil, Sekarang Tampil di Semifinal Piala Dunia Antarklub Bersama Chelsea

Bola.net - Rekrutan anyar Chelsea, Joao Pedro, menjalani sebuah pekan yang sangat luar biasa dan penuh kejutan dalam hidupnya. Penyerang asal Brasil itu harus beralih dari suasana liburan di pantai Rio de Janeiro ke panggung semifinal Piala Dunia Antarklub dalam sekejap mata.
Pemain berusia 23 tahun ini baru saja diresmikan sebagai pemain baru The Blues setelah diboyong dari Brighton dengan mahar mencapai 60 juta Pounds. Ia bahkan langsung melakoni debutnya hanya 48 jam setelah menandatangani kontrak dan tampil impresif di laga perempat final.
Kini, sebuah laga yang lebih besar dan emosional telah menantinya di babak semifinal melawan mantan klubnya, Fluminense. Joao Pedro pun buka suara mengenai profesionalismenya saat liburan, perasaannya menghadapi laga reuni, dan peran baru yang diinstruksikan oleh sang manajer, Enzo Maresca.
Kisah menarik di balik layar dari rekrutan mahal Chelsea ini tentu sangat layak untuk disimak. Mari kita bedah lebih dalam perjalanan singkat namun penuh makna dari seorang Joao Pedro.
Profesionalisme Tinggi Joao Pedro Saat Liburan

Joao Pedro menceritakan kisah luar biasa di balik kepindahannya yang sangat cepat ke Chelsea. Ia mengaku pekan lalu masih menikmati masa liburannya di pantai Rio de Janeiro bersama teman-temannya.
Namun, ia menunjukkan sebuah profesionalisme yang sangat tinggi karena sadar akan adanya minat dari Chelsea. Selama berlibur, ia sengaja menyewa seorang pelatih pribadi untuk memastikan kondisi fisiknya tetap prima dan siap kapan pun dibutuhkan.
"Saya sedang berada di Brasil untuk berlibur bersama teman-teman saya, di pantai dan menikmati makanan Brasil yang enak," kata Pedro. "Tetapi saya memiliki seorang pelatih pribadi dan saya juga berlatih, jadi saya sudah siap."
"Saya tahu Chelsea memiliki minat pada saya, jadi itulah mengapa saya berlatih lebih keras dan ketika mereka menelepon saya untuk datang ke sini, saya sudah siap, mungkin tidak 100 persen tetapi cukup siap untuk datang ke sini dan berlatih," ungkapnya.
Reuni Spesial Lawan Klub Pertama
Laga semifinal melawan Fluminense dipastikan akan menjadi sebuah momen yang sangat spesial dan emosional bagi Joao Pedro. Pasalnya, Fluminense adalah klub profesional pertama tempat ia menimba ilmu dan memulai kariernya sebagai pesepak bola.
Dalam laga tersebut, ia juga akan berhadapan dengan kapten Fluminense saat ini, Thiago Silva, yang merupakan legenda besar Chelsea dan juga Brasil. Meskipun menaruh rasa hormat yang tinggi, Pedro menegaskan akan bersikap profesional dan fokus untuk memberikan kemenangan bagi Chelsea.
"Tentu saja Fluminense akan menjadi spesial karena saya menghabiskan banyak waktu dan tahun di sana, saya tumbuh di sana dan itu akan menjadi pengalaman yang luar biasa," ujarnya.
"Thiago Silva adalah seorang legenda di negara saya, saya sangat menghormatinya tetapi sekarang dia bermain untuk pihak lain! Sekarang saya bermain untuk Chelsea jadi saya harus fokus pada tim saya dan siapa yang bermain lebih baik akan memenangkan pertandingan."
Peran Baru di Bawah Asuhan Enzo Maresca
Selain cerita mengenai transfernya, Joao Pedro juga mengungkapkan sebuah pesan dan instruksi khusus yang ia terima dari manajer Enzo Maresca. Ia mengaku diberi sebuah peran baru yang unik di lini depan The Blues.
Meskipun posisi aslinya adalah seorang penyerang tengah nomor 9, Maresca memintanya untuk bermain lebih fleksibel. Ia diinstruksikan untuk tidak hanya menunggu di depan, tetapi juga turun lebih dalam untuk menjemput bola dan terhubung dengan pemain lain.
"Saya akan mengatakan saya adalah seorang penyerang. Saya suka bermain sebagai nomor sembilan. Tetapi saya juga suka merasa bebas di lapangan," jelas Pedro.
"Dan itulah yang Enzo katakan kepada saya: 'Bermainlah seperti nomor sembilan tetapi turun lebih dalam untuk terhubung dengan pemain lain.' Saya adalah pemain yang sangat teknis. Saya juga suka mencetak gol. Saya bermain seperti nomor sembilan, tetapi saya juga memiliki pikiran seperti seorang nomor sepuluh."
Siap Bersaing Secara Sehat di Lini Depan
Joao Pedro sadar betul bahwa persaingan untuk memperebutkan posisi utama di lini depan Chelsea akan sangat ketat. Ia harus bersaing dengan nama-nama hebat seperti Nicolas Jackson dan Liam Delap.
Namun, ia sama sekali tidak gentar dengan persaingan tersebut dan justru melihatnya sebagai hal yang positif untuk tim. Menurutnya, pelatih akan memilih siapa pun yang bisa memberikan kontribusi terbaik, dan tugasnya adalah bekerja keras untuk membuktikan diri.
"Saya pikir siapa yang membawa lebih banyak hal baik untuk tim akan bermain. Semua orang harus bekerja keras dan kemudian Enzo yang akan memutuskan," katanya dengan bijak.
"Dia adalah pelatih yang sangat baik, sangat cerdas dan dia mencoba membuatnya mudah bagi kami. Saya merasa sangat nyaman. Rekan-rekan sangat ramah dan membantu saya. Saya sangat bersyukur berada di sini, berada di Chelsea," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Ketika Ruben Amorim Merasa Dikhianati Manajemen MU Soal Transfer Pemain
Liga Inggris 5 Januari 2026, 08:05
-
Man of the Match Inter Milan vs Bologna: Lautaro Martinez
Liga Italia 5 Januari 2026, 05:25
-
Man of the Match Man City vs Chelsea: Enzo Fernandez
Liga Inggris 5 Januari 2026, 04:24
-
Man of the Match Fulham vs Liverpool: Harry Wilson
Liga Inggris 5 Januari 2026, 03:54
-
Man of the Match Real Madrid vs Real Betis: Gonzalo Garcia
Liga Spanyol 5 Januari 2026, 00:24
-
Man of the Match Leeds United vs Manchester United: Matheus Cunha
Liga Inggris 4 Januari 2026, 21:44
-
Hasil Leeds vs Man Utd: Saling Serang di Elland Road Berakhir Imbang 1-1
Liga Inggris 4 Januari 2026, 21:31
-
Hasil Bali United vs Arema FC: Kalah Lagi, Tren Negatif Singo Edan Berlanjut
Bola Indonesia 4 Januari 2026, 21:05
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43
























KOMENTAR