Bola.net - - Pelatih Everton, Ronald Koeman mengungkapkan bahwa dirinya tak senang dengan kebiasaan dari tim pelatih Liverpool yang kerap berteriak dan melancarkan protes kepada wasit sepanjang pertandingan.
Seperti layaknya sebuah derby, derby Merseyside yang mempertemukan Liverpool dengan Everton di Anfield juga diwarnai beberapa insiden dan permainan keras dari kedua tim. Bahkan aksi saling berbalas tekel juga terjadi pada pertandingan yang dipimpin wasit Anthony Taylor tersebut.
Beberapa tekel pun bahkan diklaim layak mendapatkan kartu merah, seperti yang dilakukan Ross Barkley pada Dejan Lovren. Meskipun mengakui tekel adalah bagian dari permainan, Koeman tak senang dengan kebiasaan pelatih The Reds protes dari bangku cadangan.
"Tekel adalah bagian dari sepakbola. Saya telah melihat beberapa tekel dari Lucas," ujarnya kepada Sky Sports usai pertandingan.
"Ini semua tentang sepakbola, tapi kami tak membuat sebuah pertunjukan dari bangku cadangan seperti Liverpool. Ini sepakbola, sebuah pertandingan keras dan adil," sambungnya.
"Saya tak suka pelatih dari bangku cadangan sepanjang pertandingan berteriak pada wasit dan asisten wasit, membuat pertunjukan besar tentang tekel. Mereka gila. Mereka tak perlu physio di lapangan. Ini olahraga lelaki," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Milner: Liverpool Tampil Apik Lawan Everton
Liga Inggris 1 April 2017, 23:45
-
Walau Kalah Derby, Pelatih Everton Tetap Bangga Pada Tim
Liga Inggris 1 April 2017, 23:25
-
Koeman Tak Senang Dengan Kebiasaan Protes Liverpool
Liga Inggris 1 April 2017, 23:04
-
Klopp Komentari Tekel Keras Barkley Pada Lovren
Liga Inggris 1 April 2017, 22:35
-
Liga Inggris 1 April 2017, 22:04

LATEST UPDATE
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55




















KOMENTAR