
Bola.net - Manchester City menggelar parade spesial di Etihad Stadium untuk merayakan kesuksesan terbesar klub selama era Pep Guardiola. Dalam acara tersebut, seluruh 20 trofi mayor yang diraih City selama satu dekade terakhir dipamerkan kepada para pendukung.
Momen paling emosional dalam perayaan itu hadir saat Vincent Kompany kembali mengangkat trofi Premier League di hadapan ribuan fans. Kehadiran Kompany sempat disambut ramai di media sosial, mengingat statusnya sekarang sebagai pelatih Bayern Munchen, tapi ikut hadir dalam perayaan trofi Man City.
Acara ini menjadi bentuk penghormatan terhadap era paling sukses dalam sejarah klub. Selain menjadi perayaan kejayaan, parade tersebut juga menghadirkan nuansa nostalgia bagi para pendukung City.
Vincent Kompany Jadi Pusat Perhatian
The return of a hero 🫡🩵
— Manchester City (@ManCity) May 25, 2026
Watch LIVE 🔗 https://t.co/tbvxS68wMe pic.twitter.com/7GtFPlPWFt
Kompany hadir langsung dari Jerman, tempat ia kini melatih Bayern Munchen. Mantan kapten Manchester City itu menjadi salah satu tamu spesial dalam parade trofi yang digelar klub.
Saat mengangkat trofi Premier League, nama Kompany langsung menggema di seluruh stadion. Para pendukung City memberikan sambutan bak pahlawan kepada sosok yang pernah memimpin klub meraih banyak gelar domestik.
Kehadiran Kompany dianggap sebagai simbol penghubung antara awal kebangkitan Manchester City hingga status mereka saat ini sebagai salah satu kekuatan terbesar sepak bola dunia.
Momen tersebut juga membangkitkan kenangan tentang gol terkenalnya ke gawang Leicester City serta kepemimpinannya di lini belakang selama bertahun-tahun bersama City.
City Pamerkan 20 Trofi Era Guardiola
Manchester City mengatur parade dengan konsep unik. Setiap trofi mayor yang diraih selama era Guardiola dibawa masuk ke lapangan secara terpisah oleh tamu-tamu spesial.
Klub ingin menunjukkan besarnya pencapaian yang berhasil diraih sejak Guardiola datang ke Etihad Stadium. Parade itu sekaligus menjadi gambaran dominasi City di sepak bola Inggris dan Eropa dalam satu dekade terakhir.
Acara tersebut juga terasa seperti perpisahan emosional terhadap era Guardiola. Setiap trofi dianggap mewakili momen penting dalam perjalanan Manchester City membangun dominasi mereka di Premier League.
Sejak bergabung pada musim panas 2016, Guardiola telah memimpin Manchester City dalam 593 pertandingan. Dari jumlah itu, City meraih 423 kemenangan, 77 hasil imbang, dan 93 kekalahan.
Warisan Besar Guardiola di Manchester City
Guardiola meninggalkan Manchester City dengan total 20 trofi mayor. Koleksi tersebut mencakup enam gelar Premier League, satu Liga Champions, tiga FA Cup, dan lima League Cup.
Kesuksesan itu membuat era Guardiola dianggap sebagai periode paling bersejarah dalam perjalanan klub. Manchester City tidak hanya mendominasi kompetisi domestik, tetapi juga berhasil menembus level tertinggi sepak bola Eropa.
Parade trofi tahun 2026 ini menjadi simbol penutup dari perjalanan panjang tersebut. Klub menggunakan momen itu untuk merayakan warisan besar yang ditinggalkan Guardiola dan para pemain penting seperti Vincent Kompany.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR